Ikuti Protokol Pencegahan COVID-19 di Bidang Olahraga, Arema FC Tak Adakan Tes kepada Para Pemain
Serafin Unus Pasi | 19 Maret 2020 17:39
Bola.net - Arema FC dipastikan tak akan menggelar tes paparan Virus Corona terhadap para pemainnya jelang sesi latihan pertama mereka usai libur jeda kompetisi. Klub berlogo singa mengepal ini menyebut bahwa hal tersebut tak lepas dari Protokol Pencegahan COVID-19 di Bidang Keolahragaan.
"Kami tidak bisa mengadakan tes paparan COVID-19," kata Dokter Tim Arema FC, dr. Nanang Tri Wahyudi Sp.KO, pada Bola.net.
"Sesuai protokol, jika ada gejala dan riwayat kontak, maka baru diisolasi san mengontak call center COVID," sambungnya.
Menurut Dokter Nanang, protokol yang ada ini memang sedikit menyulitkan. Pasalnya, sambung lulusan Universitas Indonesia tersebut, sulit untuk melakukan tes preventif untuk COVID-19, yang lebih dikenal dengan nama Virus Corona ini.
"Harus ada indikasi dulu baru dites," tuturnya.
"Sementara, tes darah dan rontgen pun tak bisa mendeteksi," Dokter Nanang menambahkan.
Arema FC sendiri akan mulai berlatih lagi usai mendapat libur selama lima hari. Hendro Siswanto dan kawan-kawan dijadwalkan bakal menggelar sesi latihan perdana mereka usai libur pada Jumat (20/03) sore.
Sesi latihan ini sendiri digelar dalam bayang-bayang ancaman pandemi Virus Corona.
Saat ini, virus yang menyerang saluran pernapasan tersebut sudah menjadi wabah di hampir seluruh pelosok dunia. Di wilayah Malang Raya pun, sudah ada beberapa orang yang menjadi suspect penderita Corona, bahkan ada di antara mereka yang sudah dipastikan terjangkit virus ini.
Pandemi Virus Corona ini berdampak pada semua sektor, termasuk sepak bola. Salah satu dampaknya, dan untuk mencegah penyebaran virus ini kian masif, kompetisi sepak bola Indonesia dihentikan sementara.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Tes Sesuai Protokol
Namun, kendati tak ada tes khusus yang melihat apakah para penggawa Arema terpapar Virus Corona atau tidak, Dokter Nanang memastikan tetap akan melakukan tes pada tim besutan Mario Gomez tersebut. Tes ini, sambung pria berusia 41 tahun tersebut, akan dilakukan sesuai protokol yang ada.
"Sesuai protokol, pemeriksaan meliputi tes temperatur dan gejala demam atau batuk tiap sebelum latihan," kata Dokter Nanang.
"Ini tak berbeda dari pemeriksaan pada umumnya," ia menandaskan.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
BRI Super League 2025/2026: Arema FC dan Ian Puleio Resmi Berpisah
Bola Indonesia 16 Januari 2026, 21:44
-
BRI Super League: Persita Tangerang yang Rendah Hati, tapi Ambisius
Bola Indonesia 15 Januari 2026, 19:18
-
BRI Super League: Dilepas Arema FC, Yann Motta Percaya Rencana Tuhan
Bola Indonesia 15 Januari 2026, 18:59
LATEST UPDATE
-
Madrid vs Monaco: Arbeloa Pasang Target 8 Besar UCL dan Misi Damai dengan Suporter
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 10:22
-
Gelandang Barcelona Ini Bakal Jadi Suksesor Casemiro di Manchester United?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 10:21
-
Mbappe Muak Lihat Rekannya di Madrid Dibully: Kritik Timnya, Jangan Orangnya!
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 10:10
-
Carrick Effect! Kobbie Mainoo Putuskan Bertahan di MU
Liga Inggris 20 Januari 2026, 09:51
-
Real Madrid vs Monaco, Mbappe: Terima Kasih Mantan, Tapi Madrid Wajib Menang!
Liga Champions 20 Januari 2026, 09:50
-
Manchester United Incar Niko Kovac, Bagaimana Nasib Michael Carrick?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 09:43
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26











