IPL Review: Andik Masih Mandul, Semen Padang Kokoh di Puncak
Editor Bolanet | 14 April 2012 17:37
- Andik Vermansyah masih saja mandul di Indonesian Premier League (IPL) 2011-2012. Ia tetap tak mampu mencetak gol untuk Persebaya Surabaya dan harus takluk 2-1 dari Semen Padang di Stadion H.Agus Salim Padang, Sabtu (14/4).
Shocking therapy berbentuk gol cepat langsung diberikan tuan rumah atas tamu mereka yang memang menguntit di klasemen Indonesian Premier League (IPL) ini. Laga baru memasuki detik ke-38, Edward Wilson Junior mampu melepaskan diri dari hadangan Khomad Suharto dan menendang bola ke sudut kanan gawang tanpa mampu ditepis Endra Prasetya. Skor berubah 1-0 di menit pertama dan Edward memimpin daftar top skor sementara IPL.
Mental Persebaya tak begitu terpengaruh dengan gol cepat itu. Mereka tetap bermain dengan umpan-umpan pendek khas mereka dan sesekali mengancam. Akan tetapi, di babak pertama ini seolah belum menjadi milik mereka. Tercatat tiga peluang yang dihasilkan dari tendangan Andik Vermansyah masih tipis saja dari tiang gawang Semen Padang.
Persebaya lebih mendominasi jalannya babak pertama ini. Dari sisi tembakan, mereka mencatat 8 kali usaha sementara tuan rumah hanya mampu mencetak 5 tendangan ke arah gawang. Skor 1-0 pun menutup jalannya babak pertama.
Babak kedua baru berjalan dua menit, Persebaya sempat mendapatkan peluang emas. Berawal dari umpan daerah Mat Halil yang mampu dikejar Andik, pemain Timnas itu mampu melewati pemain belakang Semen Padang. Namun, Andik tak langsung menembak bola tersebut dan lebih memilih menyodorkan bola kepada Fernando Soler yang tak terkawal. sayang tendangan striker asal Argentina itu masih bisa diantisipasi Jandia eka putra
Usai peluang Persebaya tersebut, Semen Padang malah mampu memperlebar keunggulan mereka melalui sundulan Ferdinand Sinaga. Gol ini tercipta berkat sebuah situasi set piece yang dikirimkan oleh Elie Aboy. Umpan pemain gaek ini mampu disambar kepala Ferdinand yang datang dari belakang dan memenangkan duel dengan Revalino. Semen Padang unggul kian jauh, 2-0.
Demi mengejar gol, pelatih Divaldo Alves akhirnya menarik keluar full back Edi Gunawan dan menggantikannya dengan Feri Ariawan. Mat Halil pun kembali ditarik untuk menjadi bek kiri.
Rotasi pemain itu langsung berbuah hasil bagi Persebaya. Tepat di menit ke-63 akhirnya mereka mampu membobol gawang tuan rumah. Proses gol ini terjadi ketika umpan mampu dikejar Fernando Soler. Di tengah himpitan dua pemain belakang dan hadangan Jandia Eka Putra, Soler mampu menceploskan bola untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1.
Laga ini pun berubah menjadi reuni Timnas U-21 ketika Divaldo Alves memasukkan Miko Ardiyanto (73) dan Nurmufid Fastabikul Khairat (79) untuk menggantikan Edi Gunawan dan M. Yusuf Hamzah. Sementara Nil Maizar memasukkan Joshua Pahabol di menit ke-74. Praktis ada empat pemain Timnas U-21 yang bermain di laga ini.
Andik belum juga bisa memecah kebuntuannya di IPL musim ini. Di menit ke-83 ia mampu berkelit dari tiga pemain belakang Semen Padang. Namun lagi-lagi arah tendangannya masih belum menemui jala gawang.
Lima menit jelang laga usai, permainan sempat ricuh ketika Soler yang beradu bola dengan Jandia terjatuh di kotak penalti. Dalam tayangan televisi terlihat kalau Jandia memang sengaja mengangkat kakinya untukm engganjal striker asal Argentina itu. Namun wasit Sulistyoko malah memberi kartu kepada Soler karena dianggap diving.
Skor 2-1 akhirnya bertahan hingga laga usai dan Semen Padang mampu mempertahankan posisi puncak klasemen sementara. Mereka kini memimpin dengan 24 angka, sedangkan Persebaya tertahan di peringkat ketiga dengan 19 angka.
Shocking therapy berbentuk gol cepat langsung diberikan tuan rumah atas tamu mereka yang memang menguntit di klasemen Indonesian Premier League (IPL) ini. Laga baru memasuki detik ke-38, Edward Wilson Junior mampu melepaskan diri dari hadangan Khomad Suharto dan menendang bola ke sudut kanan gawang tanpa mampu ditepis Endra Prasetya. Skor berubah 1-0 di menit pertama dan Edward memimpin daftar top skor sementara IPL.
Mental Persebaya tak begitu terpengaruh dengan gol cepat itu. Mereka tetap bermain dengan umpan-umpan pendek khas mereka dan sesekali mengancam. Akan tetapi, di babak pertama ini seolah belum menjadi milik mereka. Tercatat tiga peluang yang dihasilkan dari tendangan Andik Vermansyah masih tipis saja dari tiang gawang Semen Padang.
Persebaya lebih mendominasi jalannya babak pertama ini. Dari sisi tembakan, mereka mencatat 8 kali usaha sementara tuan rumah hanya mampu mencetak 5 tendangan ke arah gawang. Skor 1-0 pun menutup jalannya babak pertama.
Babak kedua baru berjalan dua menit, Persebaya sempat mendapatkan peluang emas. Berawal dari umpan daerah Mat Halil yang mampu dikejar Andik, pemain Timnas itu mampu melewati pemain belakang Semen Padang. Namun, Andik tak langsung menembak bola tersebut dan lebih memilih menyodorkan bola kepada Fernando Soler yang tak terkawal. sayang tendangan striker asal Argentina itu masih bisa diantisipasi Jandia eka putra
Usai peluang Persebaya tersebut, Semen Padang malah mampu memperlebar keunggulan mereka melalui sundulan Ferdinand Sinaga. Gol ini tercipta berkat sebuah situasi set piece yang dikirimkan oleh Elie Aboy. Umpan pemain gaek ini mampu disambar kepala Ferdinand yang datang dari belakang dan memenangkan duel dengan Revalino. Semen Padang unggul kian jauh, 2-0.
Demi mengejar gol, pelatih Divaldo Alves akhirnya menarik keluar full back Edi Gunawan dan menggantikannya dengan Feri Ariawan. Mat Halil pun kembali ditarik untuk menjadi bek kiri.
Rotasi pemain itu langsung berbuah hasil bagi Persebaya. Tepat di menit ke-63 akhirnya mereka mampu membobol gawang tuan rumah. Proses gol ini terjadi ketika umpan mampu dikejar Fernando Soler. Di tengah himpitan dua pemain belakang dan hadangan Jandia Eka Putra, Soler mampu menceploskan bola untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1.
Laga ini pun berubah menjadi reuni Timnas U-21 ketika Divaldo Alves memasukkan Miko Ardiyanto (73) dan Nurmufid Fastabikul Khairat (79) untuk menggantikan Edi Gunawan dan M. Yusuf Hamzah. Sementara Nil Maizar memasukkan Joshua Pahabol di menit ke-74. Praktis ada empat pemain Timnas U-21 yang bermain di laga ini.
Andik belum juga bisa memecah kebuntuannya di IPL musim ini. Di menit ke-83 ia mampu berkelit dari tiga pemain belakang Semen Padang. Namun lagi-lagi arah tendangannya masih belum menemui jala gawang.
Lima menit jelang laga usai, permainan sempat ricuh ketika Soler yang beradu bola dengan Jandia terjatuh di kotak penalti. Dalam tayangan televisi terlihat kalau Jandia memang sengaja mengangkat kakinya untukm engganjal striker asal Argentina itu. Namun wasit Sulistyoko malah memberi kartu kepada Soler karena dianggap diving.
Skor 2-1 akhirnya bertahan hingga laga usai dan Semen Padang mampu mempertahankan posisi puncak klasemen sementara. Mereka kini memimpin dengan 24 angka, sedangkan Persebaya tertahan di peringkat ketiga dengan 19 angka.
(bola/fjr)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Resmi! Manchester United Umumkan Transfer Andrey Santos dari Chelsea
Liga Inggris 13 Juli 2026, 20:20
-
PORAL 2026 Resmi Dibuka, Perkuat Kemampuan dan Soliditas Prajurit TNI AL
Lain Lain 13 Juli 2026, 19:49
-
Jejak Marko Simic dan Kedatangan Denis Kolinger ke Persija Jakarta
Bola Indonesia 13 Juli 2026, 19:23
-
UEFA dan Gelombang Penolakan Wacana Piala Dunia 2030 Diikuti 64 Negara
Piala Dunia 13 Juli 2026, 18:47
-
Noni Madueke tak Lebih Baik dari Kabel!
Piala Dunia 13 Juli 2026, 18:32
-
Persebaya Perkuat Skuad, Francisco Rivera Optimistis Sambut Musim Baru
Bola Indonesia 13 Juli 2026, 18:12
-
Daftar 7 Pemain Timnas Indonesia yang Berlaga di Eredivisie 2026/2027
Bola Indonesia 13 Juli 2026, 17:58
-
Here We Go! Gantikan Ederson, Manchester United Rekrut Youri Tielemans
Liga Inggris 13 Juli 2026, 17:38
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55








