Jack Komboy Minta Kemenpora Segera Cari Solusi
Editor Bolanet | 5 Juni 2015 22:33
- Persoalan yang terus menerpa sepak bola nasional, membuat Manajemen Persipura Jayapura membubarkan skuatnya. Bahkan, para pemain kontestan kompetisi QNB League musim 2015 tersebut, langsung diputus kontrak.
Mantan pemain Persipura, Kamasan Jakob Komboy, menilai jika hal tersebut sepenuhnya merupakan hak dari manajemen tim. Bahkan Jack Komboy- begitu sapaan Jakob Komboy- mengatakan jika hal tersebut sudah tepat dilakukan manajemen akibat sepakbola nasional sekarang penuh dengan ketidakpastian.
Saya tak lagi berhubungan dengan Persipura, terutama Manajemen. Saya hanya mantan pemain dan tidak pernah lagi ikut campur. Namun, saya memaklumi keputusan ini, walau ini sebuah keputusan yang sangat menyedihkan, ungkapnya.
Kondisi yang terjadi saat ini, dinilai Jack komboy membuat Manajemen Persipura pasti mengalami kesulitan mengelola tim. Selain itu, masalah dengan sponsor menjadi hal yang paling sulit dihadapi.
Sponsor kemungkinan besar bakal menarik diri dengan situasi ini. Hasilnya, pengelola klub yang kena imbasnya. Semua ini harus secepatnya diselesaikan, karena ini terkait masa depan dan yang terdekat adalah karier para pemain, imbuhnya.
Dikatakannya lagi, pemerintah Indonesia dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) segera mengambil tindakan. Jika tidak demikian, maka kondisi sepak bola Indonesia semakin buruk.
Terlepas dari sanksi FIFA atau pembekuan, harus ada solusi. Saya juga mempertanyakan sejauh mana kinerja Tim Transisi. Pemerintah Indonesia wajib bertanggung jawab dengan semua masalah ini. Untuk Persipura, saya sedih dengan keputusan itu tapi bisa dipahami, pungkasnya. (esa/mac)
Mantan pemain Persipura, Kamasan Jakob Komboy, menilai jika hal tersebut sepenuhnya merupakan hak dari manajemen tim. Bahkan Jack Komboy- begitu sapaan Jakob Komboy- mengatakan jika hal tersebut sudah tepat dilakukan manajemen akibat sepakbola nasional sekarang penuh dengan ketidakpastian.
Saya tak lagi berhubungan dengan Persipura, terutama Manajemen. Saya hanya mantan pemain dan tidak pernah lagi ikut campur. Namun, saya memaklumi keputusan ini, walau ini sebuah keputusan yang sangat menyedihkan, ungkapnya.
Kondisi yang terjadi saat ini, dinilai Jack komboy membuat Manajemen Persipura pasti mengalami kesulitan mengelola tim. Selain itu, masalah dengan sponsor menjadi hal yang paling sulit dihadapi.
Sponsor kemungkinan besar bakal menarik diri dengan situasi ini. Hasilnya, pengelola klub yang kena imbasnya. Semua ini harus secepatnya diselesaikan, karena ini terkait masa depan dan yang terdekat adalah karier para pemain, imbuhnya.
Dikatakannya lagi, pemerintah Indonesia dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) segera mengambil tindakan. Jika tidak demikian, maka kondisi sepak bola Indonesia semakin buruk.
Terlepas dari sanksi FIFA atau pembekuan, harus ada solusi. Saya juga mempertanyakan sejauh mana kinerja Tim Transisi. Pemerintah Indonesia wajib bertanggung jawab dengan semua masalah ini. Untuk Persipura, saya sedih dengan keputusan itu tapi bisa dipahami, pungkasnya. (esa/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


















