Jadwal Hearing Pro Duta - CAS Telah Ditentukan
Editor Bolanet | 30 April 2014 15:31
- Setelah lama tak terdengar kabarnya, gugatan Pro Duta melalui Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) menemui titik terang. Jadwal hearing antara Pro Duta dan CAS telah diterima kuasa hukum klub berjuluk Kuda Pegasus ini.
Sebelumnya, melalui CAS, Pro Duta menuntut haknya tampil di kasta tertinggi kompetisi Indonesia. Dalam upaya hukum menggugat ketidakadilan yang dilakukan PSSI tersebut, Pro Duta tak berjuang sendiri. Mereka menggandeng kuasa hukum Teuku Syahrul Ansari SH, MH dari dari kantor TSA Advocates.
Rencananya, 7 Juli 2014 mendatang kita akan melakukan hearing dengan perwakilan CAS, ujar Legal Officer Pro Duta, Catur Agus Saptono pada .
Untuk tempatnya, hearing ini akan dilakukan di Kuala Lumpur. Usai hearing, kita akan dapat keputusan dari CAS, sambungnya.
Sementara, kuasa hukum Pro Duta, Teuku Syahrul Ansari, menyatakan bahwa gugatan Pro Duta FC ini dilakukan sebagai klub anggota PSSI yang tidak ingin adanya diskriminasi di tubuh federasi. Mereka berharap penyelesaian dualisme kompetisi benar-benar mengacu kepada spirit yang terkandung pada MOU antara PSSI, KPSI, dan PT Liga Indonesia, 7 Juni 2012 lalu. (den/pra)
Sebelumnya, melalui CAS, Pro Duta menuntut haknya tampil di kasta tertinggi kompetisi Indonesia. Dalam upaya hukum menggugat ketidakadilan yang dilakukan PSSI tersebut, Pro Duta tak berjuang sendiri. Mereka menggandeng kuasa hukum Teuku Syahrul Ansari SH, MH dari dari kantor TSA Advocates.
Rencananya, 7 Juli 2014 mendatang kita akan melakukan hearing dengan perwakilan CAS, ujar Legal Officer Pro Duta, Catur Agus Saptono pada .
Untuk tempatnya, hearing ini akan dilakukan di Kuala Lumpur. Usai hearing, kita akan dapat keputusan dari CAS, sambungnya.
Sementara, kuasa hukum Pro Duta, Teuku Syahrul Ansari, menyatakan bahwa gugatan Pro Duta FC ini dilakukan sebagai klub anggota PSSI yang tidak ingin adanya diskriminasi di tubuh federasi. Mereka berharap penyelesaian dualisme kompetisi benar-benar mengacu kepada spirit yang terkandung pada MOU antara PSSI, KPSI, dan PT Liga Indonesia, 7 Juni 2012 lalu. (den/pra)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 23:56
-
Ezri Konsa Bikin Arsenal Tetap Kokoh Walau Tanpa William Saliba
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 22:25
-
Kinerja Jose Mourinho yang Memuaskan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:16
-
Menang di Markas Barcelona, Real Madrid dan Jose Mourinho Dapat Pujian dari Ronaldo
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:01
-
Kabar Buruk bagi Inter, Lautaro Martinez Terancam Absen di Derby Milan
Liga Italia 27 Oktober 2026, 20:46
-
Candaan Diktator Berujung Petaka, Kylian Mbappe Terancam Diboikot China!
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 20:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18







