Jamu Sriwijaya FC, Arema Cronus Tertahan
Editor Bolanet | 3 Oktober 2015 20:13
- Arema Cronus gagal meraih poin penuh pada laga leg perdana Semifinal Piala Presiden. Menjamu Sriwijaya FC di Stadion Kanjuruhan Malang, Sabtu (03/10), anak asuh Joko Susilo ini tertahan imbang 1-1.
Pada laga ini, Arema unggul lebih dulu melalui gol Cristian Gonzales. Sementara itu, menjadi pencetak gol bagi Sriwijaya FC
Tampil di kandang sendiri, Arema Cronus langsung menggebrak pertahanan Sriwijaya FC. Usaha ini nyaris membuahkan hasil ketika laga belum genap semenit berjalan.
Sodoran Dendi Santoso, yang menusuk sisi kiri pertahanan Sriwijaya FC disambut cocoran Cristian Gonzales. Namun, Dian Agus masih sigap menghadang bola yang meluncur ke gawangnya.
Sriwijaya tak mau dijadikan bulan-bulanan sedemikian rupa. Mengandalkan kecepatan barisan penyerangnya, mereka berupaya membalas serangan Arema.
Menit tujuh, umpan Syakir Sulaiman dari sisi kanan pertahanan Arema menuju langsung ke kotak penalti Arema. Namun, Titus Bonai gagal menjangkau bola dengan sundulannya. Walhasil, kandaslah peluang pertama Laskar Wong Kito.
Lima menit berselang, Sriwijaya kembali menguji ketangguhan lini belakang Arema Cronus. Beruntung bagi tuan rumah, I Made Wardhana sukses menepis sepakan bebas Titus Bonai.
Memanfaatkan serangan balik cepat, Lancine Kone mendapat peluang mencetak gol pada menit 18. Namun, Fachrudin Aryanto masih sanggup menghalau sepakan pemain asal Pantai Gading ini.
Menit 21, Dian Agus sukses menggagalkan peluang Cristian Gonzales. Meninggalkan gawangnya, Dian menghalau bola menjauh dari penguasaan penyerang gaek ini.
Tujuh menit berselang, giliran Fabiano Beltrame berpeluang membawa Arema Cronus unggul. Namun, sepakan bebasnya masih tipis melambung di atas gawang Sriwijaya FC.
Usai water break, Patrich Wanggai sukses menembus sektor kiri pertahanan Arema Cronus dan melepas umpan ke kotak penalti. Namun, Syakir Sulaiman tak sempurna dalam mengontrol bola. Walhasil, kandaslah serbuan Sriwijaya FC.
Semenit berselang, giliran Arema mendapat peluang melalui Cristian Gonzales. Namun, kali ini sepakan El-Loco, julukan Gonzales, melenceng tipis di sisi kiri gawang Sriwijaya FC.
Berupaya memperkuat pertahanan, Sriwijaya FC melakukan perubahan komposisi pada menit 41. Gelandang serang Sriwijaya, Syakir Sulaiman ditarik dan diganti Fatchul Rachman, yang merupakan pemain bertahan.
Perubahan komposisi ini tak mengubah kedudukan. Walhasil, sampai babak pertama usai, kedudukan tetap bertahan tanpa gol
Pada babak kedua, Arema Cronus meningkatkan tempo serangan. Upaya ini nyaris membuahkan hasil melalui solo run Gonzales. Namun, Dian Agus masih sigap merebut bola dari penguasaan pemain berdarah Uruguay ini.
Menit 50, giliran Morimakan Koita melepas sepakan yang mengancam gawang Sriwijaya FC. Namun, bola tembakan gelandang anyar Arema ini masih melenceng tipis ke kanan gawang Dian Agus.
Sriwijaya ganti mengancam gawang Arema melalui serangan balik cepat lima menit berselang. Namun, sepakan Titus Bonai, memanfaatkan umpan Patrich Wanggai, masih meleset dari gawang I Made Wardhana.
Menit 58, Cristian Gonzales akhirnya mencetak gol ke gawang Sriwijaya. Gol ini sempat diprotes penggawa Sriwijaya FC. Mereka menganggap El Loco lebih dulu melakukan pelanggaran sebelum mencetak gol. Namun, wasit Hadiyana bergeming dengan keputusannya menganggap gol Arema sah.
Empat menit usai kebobolan, Sriwijaya FC kembali mengubah komposisi pemain. Wanggai dan Asri Akbar ditarik. Posisi mereka kemudian diisi Rizky Dwi Ramadhana dan Ichsan Kurniawan.
Masuknya dua pemain ini meningkatkan tempo permainan Sriwijaya FC. Selain itu, mereka juga mengubah taktik. Tak lagi mengandalkan serangan balik, anak asuh Benny Dollo ini juga mulai mencoba mengambil alih kendali permainan.
Menit 72, Sriwijaya akhirnya bisa menyamakan kedudukan. Memanfaatkan sepak pojok Titus Bonai, Wildansyah menyundul bola ke gawang Arema tanpa bisa diantisipasi oleh I Made Wardhana.
Usai water break kedua, Sriwijaya dan Arema sama-sama bermain keras dalam tempo tinggi. Beberapa kali wasit menghentikan laga menyusul pelanggaran-pelanggaran keras yang terjadi di lapangan.
Jelang laga usai, Arema memiliki peluang melalui sundulan Sunarto, memanfaatkan sepak pojok Dendi Santoso. Namun, sampai laga usai, tak ada gol tambahan tercipta. (den/gia)
Pada laga ini, Arema unggul lebih dulu melalui gol Cristian Gonzales. Sementara itu, menjadi pencetak gol bagi Sriwijaya FC
Tampil di kandang sendiri, Arema Cronus langsung menggebrak pertahanan Sriwijaya FC. Usaha ini nyaris membuahkan hasil ketika laga belum genap semenit berjalan.
Sodoran Dendi Santoso, yang menusuk sisi kiri pertahanan Sriwijaya FC disambut cocoran Cristian Gonzales. Namun, Dian Agus masih sigap menghadang bola yang meluncur ke gawangnya.
Sriwijaya tak mau dijadikan bulan-bulanan sedemikian rupa. Mengandalkan kecepatan barisan penyerangnya, mereka berupaya membalas serangan Arema.
Menit tujuh, umpan Syakir Sulaiman dari sisi kanan pertahanan Arema menuju langsung ke kotak penalti Arema. Namun, Titus Bonai gagal menjangkau bola dengan sundulannya. Walhasil, kandaslah peluang pertama Laskar Wong Kito.
Lima menit berselang, Sriwijaya kembali menguji ketangguhan lini belakang Arema Cronus. Beruntung bagi tuan rumah, I Made Wardhana sukses menepis sepakan bebas Titus Bonai.
Memanfaatkan serangan balik cepat, Lancine Kone mendapat peluang mencetak gol pada menit 18. Namun, Fachrudin Aryanto masih sanggup menghalau sepakan pemain asal Pantai Gading ini.
Menit 21, Dian Agus sukses menggagalkan peluang Cristian Gonzales. Meninggalkan gawangnya, Dian menghalau bola menjauh dari penguasaan penyerang gaek ini.
Tujuh menit berselang, giliran Fabiano Beltrame berpeluang membawa Arema Cronus unggul. Namun, sepakan bebasnya masih tipis melambung di atas gawang Sriwijaya FC.
Usai water break, Patrich Wanggai sukses menembus sektor kiri pertahanan Arema Cronus dan melepas umpan ke kotak penalti. Namun, Syakir Sulaiman tak sempurna dalam mengontrol bola. Walhasil, kandaslah serbuan Sriwijaya FC.
Semenit berselang, giliran Arema mendapat peluang melalui Cristian Gonzales. Namun, kali ini sepakan El-Loco, julukan Gonzales, melenceng tipis di sisi kiri gawang Sriwijaya FC.
Berupaya memperkuat pertahanan, Sriwijaya FC melakukan perubahan komposisi pada menit 41. Gelandang serang Sriwijaya, Syakir Sulaiman ditarik dan diganti Fatchul Rachman, yang merupakan pemain bertahan.
Perubahan komposisi ini tak mengubah kedudukan. Walhasil, sampai babak pertama usai, kedudukan tetap bertahan tanpa gol
Pada babak kedua, Arema Cronus meningkatkan tempo serangan. Upaya ini nyaris membuahkan hasil melalui solo run Gonzales. Namun, Dian Agus masih sigap merebut bola dari penguasaan pemain berdarah Uruguay ini.
Menit 50, giliran Morimakan Koita melepas sepakan yang mengancam gawang Sriwijaya FC. Namun, bola tembakan gelandang anyar Arema ini masih melenceng tipis ke kanan gawang Dian Agus.
Sriwijaya ganti mengancam gawang Arema melalui serangan balik cepat lima menit berselang. Namun, sepakan Titus Bonai, memanfaatkan umpan Patrich Wanggai, masih meleset dari gawang I Made Wardhana.
Menit 58, Cristian Gonzales akhirnya mencetak gol ke gawang Sriwijaya. Gol ini sempat diprotes penggawa Sriwijaya FC. Mereka menganggap El Loco lebih dulu melakukan pelanggaran sebelum mencetak gol. Namun, wasit Hadiyana bergeming dengan keputusannya menganggap gol Arema sah.
Empat menit usai kebobolan, Sriwijaya FC kembali mengubah komposisi pemain. Wanggai dan Asri Akbar ditarik. Posisi mereka kemudian diisi Rizky Dwi Ramadhana dan Ichsan Kurniawan.
Masuknya dua pemain ini meningkatkan tempo permainan Sriwijaya FC. Selain itu, mereka juga mengubah taktik. Tak lagi mengandalkan serangan balik, anak asuh Benny Dollo ini juga mulai mencoba mengambil alih kendali permainan.
Menit 72, Sriwijaya akhirnya bisa menyamakan kedudukan. Memanfaatkan sepak pojok Titus Bonai, Wildansyah menyundul bola ke gawang Arema tanpa bisa diantisipasi oleh I Made Wardhana.
Usai water break kedua, Sriwijaya dan Arema sama-sama bermain keras dalam tempo tinggi. Beberapa kali wasit menghentikan laga menyusul pelanggaran-pelanggaran keras yang terjadi di lapangan.
Jelang laga usai, Arema memiliki peluang melalui sundulan Sunarto, memanfaatkan sepak pojok Dendi Santoso. Namun, sampai laga usai, tak ada gol tambahan tercipta. (den/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil BRI Super League: Sempat Tertinggal, Persib Bandung Hancurkan PSM Makassar 3-1
Bola Indonesia 6 September 2026, 21:01
-
Hasil BRI Super League: Java United dan Garudayaksa FC Berbagi Poin
Bola Indonesia 6 September 2026, 17:28
-
Messi Bikin Assist, Inter Miami Dua Kali Kena Comeback Atlanta United
Bola Dunia Lainnya 6 September 2026, 10:08
-
Cristiano Ronaldo Tak Berkutik, Al-Nassr Telan Kekalahan Pertama di Musim 2026/2027
Asia 6 September 2026, 05:28
LATEST UPDATE
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
-
Hasil Juventus vs AC Milan: Gol Telat Gatti Buyarkan Kemenangan Rossoneri!
Liga Italia 7 September 2026, 04:25
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
-
Tempat Menonton Juventus vs AC Milan di Serie A, 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:59
-
Link Streaming Juventus vs AC Milan 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:45
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

