Joko Driyono Siap Jadi Mediator Dualisme Arema
Editor Bolanet | 13 Agustus 2012 20:31
- Polemik dualisme yang terjadi di tim Arema Indonesia tak lepas dari perhatian Joko Driyono. salah satu anggota Joint Committee tersebut bahkan bersedia menjadi mediator untuk bersatunya kubu Arema IPL dan Arema ISL.
“Bagi sepakbola Indonesia, nama Arema Indonesia sudah menjadi klub papan atas. Arema memiliki segalanya untuk menjadi tim elit. Namun sayang jika ternyata satu keluarga saling bertengkar,” kata Joko usai menghadiri perayaan HUT Arema ke-25.
Lebih lanjut CEO PT Liga Indonesia ini pun menyatakan kesediaannya bila ditunjuk menjadi penengah. “Kalau memang saya diminta bantuannya, saya sungguh merasa terhormat dan juga akan sepenuh hati menerimanya. Arema adalah salah satu aset berharga dunia sepakbola kita,” tambahnya.
Meski bersedia menjadi mediator, namun Joko enggan ikut campur lebih dalam atas persoalan yang terjadi di tim Singo Edan. Karena menurutnya yang mampu menyelesaikan masalah ini adalah Arema sendiri.
“Konflik Arema itu unik, karena yang bertengkar adalah sama-sama anggota keluarga besar Arema. Beda dengan dualisme di klub-klub lain, yang tidak ada hubungan apa-apa lalu mendirikan klub dengan nama yang sama, bebernya.
Pada kesempatan ini, Joko pun memberikan sedikit solusi untuk menyelesaikan konflik tersebut. Tinggal kebesaran hati untuk saling memaafkan dan kemudian melangkah bersama lagi mengejar prestasi.
Dan momen ulang tahun perak ini, saya pikir adalah waktu yang tepat untuk mereka-mereka yang berseteru untuk duduk bersama melepaskan semua ego dan mulai merajut kembali silaturahmi yang retak,” harapnya. (bola/dzi)
“Bagi sepakbola Indonesia, nama Arema Indonesia sudah menjadi klub papan atas. Arema memiliki segalanya untuk menjadi tim elit. Namun sayang jika ternyata satu keluarga saling bertengkar,” kata Joko usai menghadiri perayaan HUT Arema ke-25.
Lebih lanjut CEO PT Liga Indonesia ini pun menyatakan kesediaannya bila ditunjuk menjadi penengah. “Kalau memang saya diminta bantuannya, saya sungguh merasa terhormat dan juga akan sepenuh hati menerimanya. Arema adalah salah satu aset berharga dunia sepakbola kita,” tambahnya.
Meski bersedia menjadi mediator, namun Joko enggan ikut campur lebih dalam atas persoalan yang terjadi di tim Singo Edan. Karena menurutnya yang mampu menyelesaikan masalah ini adalah Arema sendiri.
“Konflik Arema itu unik, karena yang bertengkar adalah sama-sama anggota keluarga besar Arema. Beda dengan dualisme di klub-klub lain, yang tidak ada hubungan apa-apa lalu mendirikan klub dengan nama yang sama, bebernya.
Pada kesempatan ini, Joko pun memberikan sedikit solusi untuk menyelesaikan konflik tersebut. Tinggal kebesaran hati untuk saling memaafkan dan kemudian melangkah bersama lagi mengejar prestasi.
Dan momen ulang tahun perak ini, saya pikir adalah waktu yang tepat untuk mereka-mereka yang berseteru untuk duduk bersama melepaskan semua ego dan mulai merajut kembali silaturahmi yang retak,” harapnya. (bola/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kata Gusti Randa Setelah Joko Driyono Dijebloskan ke Jeruji Besi
Bola Indonesia 25 Maret 2019, 19:21
-
Joko Driyono Resmi Ditahan Satgas Antimafia Bola
Bola Indonesia 25 Maret 2019, 17:45
-
Gusti Randa Enggan Disebut Plt Ketua Umum PSSI, Mengapa?
Bola Indonesia 20 Maret 2019, 07:12
-
SOS Pertanyakan Terpilihnya Gusti Randa Sebagai Plt Ketum PSSI
Bola Indonesia 20 Maret 2019, 00:22
-
Kerap Jadi Bahan Olok-olokkan Warganet, Gusti Randa Enggan Ambil Pusing
Bola Indonesia 19 Maret 2019, 20:18
LATEST UPDATE
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
-
Prancis Tinggalkan Banyak Catatan Positif dari Piala Dunia 2026
Piala Dunia 22 Juli 2026, 18:03
-
Spanyol Punya Modal Besar Pertahankan Gelar Piala Dunia pada 2030
Piala Dunia 22 Juli 2026, 17:31
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Kalah 0-3, Bali United Dapat Ujian Berkualitas dari Timnas Indonesia
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:39
-
Tampil di Piala AFF 2026, Singapura Kehilangan Dua Pemain Andalan
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:30
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55









