Kasus Pengaturan Skor Bukan Hal yang Baru Bagi RD
Editor Bolanet | 10 Desember 2018 08:30
Bola.net - - Saat ini, kasus pengaturan skor sepak bola nasional sedang menjadi bahan perbincangan hangat di tengah-tengah publik. Namun bagi pelatih Mitra Kukar, Rahmad Darmawan, menganggap hal tersebut bukanlah sesuatu yang baru.
Percobaan pengaturan skor terjadi dalam laga penyisihan grup Liga Champions Asia. Ketika itu, Sriwijaya FC yang sudah tidak berpeluang lolos fase grup menjamu Shandong Luneng yang mengincar tiket fase knock out.
Rahmad Darmawan mengaku ditelepon orang yang siap membayar Rp1,5 miliar. Syaratnya, Sriwijaya FC harus kalah dan memuluskan langkah Shandong Luneng ke babak selanjutnya.
Situasi saat itu sempat membuat pelatih yang akrab disapa RD itu gamang. Penyebabnya, ketika itu Sriwijaya FC sedang mengalami masalah finansial karena telat membayarkan gaji pemain.
"Pernah sekali saat di Sriwijaya FC pada laga Liga Champions Asia. Waktu itu pernah mereka menawarkan Rp1,5 miliar kebetulan kami telat gajian satu bulan setengah," kata RD kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (8/12/2018).
"Orang yang telepon saya minta bertemu. Saya tidak mau dan dia telepon lagi. Kami kalah atau menang tidak pengaruh, jadi mereka minta kami mengalah," ungkap RD.
Adanya masalah finansial membuat RD khawatir para pengatur skor berusaha membujuk pemain Sriwijaya FC. Kekhawatirannya bertambah ketika Laskar Wong Kito kebobolan dua gol pada babak pertama.
Namun, pada akhirnya di babak kedua mereka mampu meraih kemenangan 4-2 setelah mencetak gol melalui Keith Kayamba Gums (53'), Zah Rahan (73', 80'), dan Mohammad Nasuha (87').
"Dia ngakunya orang Indonesia dan berteman dengan pihak Shandong Luneng ketika itu. Mereka sempat unggul lebih dulu dan itu membuat saya takut. Jangan-jangan ada pemain yang bermain. Namun, Alhamdulillah kami bisa menang 4-2. Itu satu-satunya kejadian yang saya alami," ujar Rahmad Darmawan.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil BRI Super League: Gol Injury Time Persita Gagalkan Kemenangan Bali United
Bola Indonesia 25 Oktober 2026, 17:34
-
Hasil Arema FC vs Dewa United: Singa Edan Pesta Empat Gol
Bola Indonesia 25 Oktober 2026, 17:28
-
Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung di BRI Super League
Bola Indonesia 25 Oktober 2026, 16:00
-
Link Live Streaming Persita vs Bali United di BRI Super League
Bola Indonesia 25 Oktober 2026, 13:45
LATEST UPDATE
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:32
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:06
-
Link Streaming Java United vs Bhayangkara FC di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 15:17
-
Prediksi Barcelona vs Alaves 1 November 2026
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 14:26
-
Prediksi Milan vs Inter 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 13:29
-
Prediksi Bayern vs Dortmund 1 November 2026
Bundesliga 30 Oktober 2026, 12:31
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



