Keluarkan Ultimatum, Komnas HAM Siap Rekomendasikan Pembekuan PSSI
Gia Yuda Pradana | 3 November 2022 14:13
Bola.net - Sebuah ultimatum dilontarkan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Hak Asasi Manusia) terhadap PSSI, yang mereka sebut ikut bertanggung jawab terhadap buruknya tata kelola sepak bola Indonesia. Mereka menegaskan akan meminta pemerintah dan FIFA untuk membekukan kegiatan sepak bola di bawah PSSI jika tata kelola sepak bola Indonesia ini tak juga berbenah.
Komisioner Komnas HAM bidang Penyelidikan dan Pemantauan, Choirul Anam menyebut harus ada standarisasi kepada para penyelenggara kompetisi di Indonesia. Presiden sendiri disebut sudah mengajak FIFA untuk memonitor proses standarisasi yang harus dilakukan.
"Kalau dalam tiga bulan tidak dilakukan atau respons dalam memperbaiki lisensi para penyelenggara pertandingan ini tidak memiliki kapabilitas dan sebagainya, kami merekomendasikan untuk PSSI dibekukan seluruh permainannya," ungkapnya kala menyerahkan hasil investigasi timnya kepada Menko Polhukam, Mahfud MD, Kamis (03/11).
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Agar Apa?

"Agar apa? Agar ini menjadi satu pertandingan yang profesional," sambungnya.
Menurut Anam, gagasan dasar pertandingan sepak bola menurut FIFA adalah sesuatu dalam kondisi normal, membuat orang bahagia dan sehat. Namun, jika dalam pertandingan ada 135 korban jiwa atau memantik kekerasan, kebahagiaan dan kesehatan dipastikan tak akan terjadi.
"Karenanya, pertandingan harus dipastikan profesional. Lisensi, sertifikasinya, dan sebagainya menjadi tulang punggung profesionalisme. Karenanya, jika dalam tiga bulan tak bisa diperbaiki secara menyeluruh, kami rekomendasikan Pak Presiden, dengan menggandeng FIFA, untuk membekukan seluruh aktivitas PSSI," tegasnya.
FIFA Tak Lepas dari HAM

Lebih lanjut, Anam menyebut bahwa akan muncul pertanyaan soal apakah bisa Komnas HAM merekomendasikan pemerintah untuk membekukan PSSI. Menurutnya, Komnas HAM merupakan institusi independen yang diakui oleh dunia.
"FIFA juga tunduk kepada instrumen hak asasi manusia," tegas Anam.
"Kalau FIFA sudah tidak bertanggung jawab terhadap soal HAM, biarkan mereka bertanggung jawab terhadap mekanisme HAM. Kami sedang merancang satu mekanisme untuk mempersoalkan mengapa FIFA tak memberi perhatian lebih terhadap perspektif HAM, khususnya terhadap konteks kasus Kanjuruhan," ia menandaskan.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Komnas HAM Sebut Penggunaan Gas Air Mata sebagai Biang Kerok Tragedi Kanjuruhan
- LPSK Beber Sejumlah Pasal yang Bisa Digunakan untuk Usut Tragedi Kanjuruhan
- Sebulan Berlalu, Ini Lima Hoaks yang Tersebar Pasca-Tragedi Kanjuruhan
- Persebaya Desak Liga 1 Dilanjutkan, Aji Santoso: Akhir November Paling Ideal
- Iwan Bule Klarifikasi Pidato 'Hadirin Berbahagia' di Stadion Kanjuruhan: Saya Tidak Sengaja
- Iwan Bule Ungkap Kronologi Fun Football dengan Presiden FIFA: Infantino Sempat Marah
- Tantangan Besar Persebaya Tetap Berlatih di Tengah Vakumnya Liga 1 2022/2023
- Liga 1 2022/2023 Akan Dilanjutkan Dengan Memakai Sistem Bubble
- Akhir Pekan Ini, Ekshumasi dan Autopsi Dua Korban Tragedi Kanjuruhan Dilakukan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
PSIM vs Persija Jakarta: Misi Macan Kemayoran Jaga Tren Menang di Gianyar
Bola Indonesia 22 April 2026, 12:18
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Bali United 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:20
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Persebaya 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:08
-
Presiden Real Madrid Pasang Badan untuk Vinicius Junior di Tengah Kritik
Liga Spanyol 22 April 2026, 18:45
-
Chivu Buka Peluang Rotasi Kiper Inter Milan untuk Final Coppa Italia
Liga Italia 22 April 2026, 18:21
-
Juventus Pasang Harga Teun Koopmeiners Usai Dilirik Manchester United
Liga Italia 22 April 2026, 17:48
-
Para Penyerang Chelsea Tumpul, Harapan ke Liga Champions Kian Semu
Liga Inggris 22 April 2026, 17:36
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37












