Kisruh Laga PSIM vs Persis, Hisyam Tolle Kedapatan Menghantam Pemain Lawan
Yaumil Azis | 23 Oktober 2019 02:24
Bola.net - Hisyam Tolle menjadi sorotan saat timnya, PSIM Yogyakarta, tengah berhadapan dengan Persis Solo di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, Senin (21/10/2019). Ia terlihat melakukan serangan terhadap pemain lawan dan juga awak media yang meliput pertandingan.
Ainur Rohman, editor Jawapos dalam kicauannya menyebutkan, Hisyam Tolle awalnya dikartu merah wasit gara-gara memukul gelandang Persis, M Sulthon. Saat mengetahui Sulthon tengah berada di pinggir lapangan, Hisyam yang sudah menyopot kostumnya tiba-tiba berlari ke lapangan. Sejurus kemudian dia melayangkan tendangan ke arah Sulthon.
Aksi ini sempat terekam dan kini viral di media sosial. Aksi ini kemudian memicu keributan yang lebih besar lagi karena penonton mulai turun ke lapangan. Para pemain Persis Solo pun berusaha menyelamatkan diri dengan berlari menuju lorong ganti Stadion Mandala, Krida.
Aksi Hisyam ternyata tidak sampai di situ saja. Mantan pemain PSM Makassar tersebut juga menyerang wartawan yang mengabadikan kejadian itu. Hisyam yang juga pernah bermain di Sriwijaya FC memaksa wartawan untuk menghapus foto-foto yang ada di kameranya.
Indsiden ini menuai kecaman dari berbagai kalangan. Salah seorang pengguna Twitter yang mengaku pendukung PSIM, Angger Worodjati, juga kecewa melihat kelakuan Hisyam.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya
Terancam Pidana
Tindakan Hisyam tidak hanya menggambarkan sikap tidak profesional sebagai pesepak bola. Kekerasan yang dilakukannya terhadap wartwan juga melanggar undang-undang. Sebab UU Pers pasal 4 telah menjamin kemerdekaan pers dan pers nasional memiliki hak mencari, memperoleh dan menyebarluaskan gagasan atau informasi yang didapat.
Dalam ketentuan pasal 18 UU pers disebutkan setiap orang yang melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang dapat menghambat atau menghalangi ketentuan pasal 4 diancam pidana kurungan penjara selama 2 tahun atau denda paling banyak Rp 500 juta.
Gas Air Mata
Derbi Mataram yang menjadi laga pamungkas penyisihan Grup Timur Liga 2 2019 memanas jelang berakhirnya laga di mana Persis Solo sebagai tim tamu unggul 3-2 atas PSIM.
Di penghujung laga, wasit memberikan tambahan waktu lima menit. Namun baru dua menit masa injury time berlangsung, keributan pecah. Penonton berhamburan ke tengah lapangan.
Para pemain Persis Solo berusaha menyelamatkan diri dengan berlari ke ruang ganti. Kepolisian akhirnya melepaskan gas air mata yang membuat penonton berhamburan. Beberapa wanita dan anak kecil bertumbangan terkena gas air mata.
Mereka kemudian dibawa ke ruang media agar lebih kondusif. Kepanikan tampak di wajah penonton yang dievakuasi termasuk, Eva Siregar, istri Cristian Gonzales.
Sumber: Liputan6.com/Marco Tampubolon/Edu Krisnadefa
Published: 22 Oktober 2019
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Persija 22 April 2026
Bola Indonesia 21 April 2026, 19:52
-
Prediksi BRI Super League: Persis vs Bhayangkara FC 22 April 2026
Bola Indonesia 21 April 2026, 19:47
LATEST UPDATE
-
Timnas Argentina: Siapa Saja yang Hampir Pasti Masuk Skuad Piala Dunia 2026?
Piala Dunia 23 April 2026, 01:00
-
106 Hari yang Berujung Pemecatan: Kisah Singkat Liam Rosenior di Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:24
-
Calum McFarlane Kembali Jadi Pelatih Sementara Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:17
-
Juventus Cari Alternatif: Alisson Sulit, De Gea Jadi Opsi
Liga Italia 22 April 2026, 23:23
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37














