Klub Divisi Utama LI Kembali Tunggak Gaji Pemain
Editor Bolanet | 6 Mei 2013 15:38
- Keluhan masalah pembayaran gaji pemain di pentas sepak bola Indonesia kembali bergejolak. Persisko Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), klub kontestan Grup I Divisi Utama versi PT Liga Indonesia (PT LI) musim 2012/2013, dikeluhkan tidak memenuhi kewajibannya terhadap pemain asal Nigeria, Lucky Diokpara.
Manajemen Persisko Tanjabbar, tidak membayar gaji Lucky terhitung sejak Januari hingga Mei 2013. Merujuk kesepakatan dalam kontrak, manajemen diwajibkan membayar gaji Lucky per bulannya sebesar Rp16,875 juta.
Jumlah tersebut, belum termasuk uang kontrak sebesar Rp45 juta. Selama ini, manajemen hanya menjanjikan dan memberikan uang Rp 1 juta setiap menjalani pertandingan, ujar Fatima, istri Lucky di kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Senin (06/5).
Persisko Tanjabbar, merupakan kontestan Grup I versi PT LI, bersama PS Bangka, Persih Tembilahan, PSMS Medan, PSPA Sigli, dan PS Bengkulu. Dikatakannya Fatima lagi, dalam surat kontrak yang dimiliki suaminya tersebut, terdapat tanda tangan dari Arief Munandar selaku Manajer Tim sekaligus menjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Jambi dan Eddy Syaputra, notabene agen pemain di bawah CV Ligina Sportindo.
Namun, berkali-kali dihubungi, Eddy menolak ikut bertanggungjawab. Padahal, ada tandatangannya, sambungnya.
Kondisi semakin parah, lantaran Lucky kini ditahan pihak imigrasi akibat dianggap sebagai pendatang ilegal. Padahal, pemain kelahiran Nigeria, Lagos, 11 November 1987 tersebut, memiliki Kitas resmi sebagai pesepakbola. Akibatnya, Fatima kini berencana melaporkan kasus tersebut kepada Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo.
Suami saya ditahan bersama satu pemain Persiko lainnya dari Chile, Christian Alejandro. Keduanya, sudah ditahan selama satu bulan lebih empat hari. Semula, yang mengurus Kitas Lucky dan Cristian adalah Eddy Syahputra. Keduanya, sudah membayar Rp7 juta, namun pihak klub juga membayar Rp45 juta, terangnya.
Sejak suami saya ditahan, tidak satupun pengurus Persisko yang perduli. Gaji yang menjadi hak kami, juga tidak dibayarkan, keluhnya.
Hutang gaji yang dilakukan klub kepada pemain, sebelumnya juga menimpa Diego Mendieta (Persis Solo) dan Moukwelle Sylvain (Persewangi Banyuwangi). Moukwelle Sylvain, pemain asal Prancis tersebut, sempat terbaring di kos-kosannya karena sakit Typus yang dideritanya.
Moukwelle tidak mampu memeriksakan kesehatan ke Puskemas. Ironisnya, yang menemaninya ke Puskemas bukanlah pengurus sepakbola Persiwangi, melainkan salah satu fans klub Persiwangi.
Selain Typus, Maukwelle juga menderita tekanan pikiran, karena baru menerima uang Rp35 juta dari total nilai kontrak sekitar Rp.400 juta. Kala itu, Persewangi Banyuwangi tidak belum membayar gaji Moukwelle Sylvain selama 9 bulan, sehingga terbaring sakit Typus tapi tidak mempunyai dana untuk berobat ke rumah sakit besar.
Selain itu, pemain asing dari klub Bontang FC, Masahiro Fusawa dan Camara Abdoulaye Sekou dari Persipro Probolinggo. Mereka sempat mendatangi kantor PSSI, untuk meminta bantuan atas nasib gajinya yang belum diterima selama 6 bulan. (esa/mac)
Manajemen Persisko Tanjabbar, tidak membayar gaji Lucky terhitung sejak Januari hingga Mei 2013. Merujuk kesepakatan dalam kontrak, manajemen diwajibkan membayar gaji Lucky per bulannya sebesar Rp16,875 juta.
Jumlah tersebut, belum termasuk uang kontrak sebesar Rp45 juta. Selama ini, manajemen hanya menjanjikan dan memberikan uang Rp 1 juta setiap menjalani pertandingan, ujar Fatima, istri Lucky di kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Senin (06/5).
Persisko Tanjabbar, merupakan kontestan Grup I versi PT LI, bersama PS Bangka, Persih Tembilahan, PSMS Medan, PSPA Sigli, dan PS Bengkulu. Dikatakannya Fatima lagi, dalam surat kontrak yang dimiliki suaminya tersebut, terdapat tanda tangan dari Arief Munandar selaku Manajer Tim sekaligus menjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Jambi dan Eddy Syaputra, notabene agen pemain di bawah CV Ligina Sportindo.
Namun, berkali-kali dihubungi, Eddy menolak ikut bertanggungjawab. Padahal, ada tandatangannya, sambungnya.
Kondisi semakin parah, lantaran Lucky kini ditahan pihak imigrasi akibat dianggap sebagai pendatang ilegal. Padahal, pemain kelahiran Nigeria, Lagos, 11 November 1987 tersebut, memiliki Kitas resmi sebagai pesepakbola. Akibatnya, Fatima kini berencana melaporkan kasus tersebut kepada Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo.
Suami saya ditahan bersama satu pemain Persiko lainnya dari Chile, Christian Alejandro. Keduanya, sudah ditahan selama satu bulan lebih empat hari. Semula, yang mengurus Kitas Lucky dan Cristian adalah Eddy Syahputra. Keduanya, sudah membayar Rp7 juta, namun pihak klub juga membayar Rp45 juta, terangnya.
Sejak suami saya ditahan, tidak satupun pengurus Persisko yang perduli. Gaji yang menjadi hak kami, juga tidak dibayarkan, keluhnya.
Hutang gaji yang dilakukan klub kepada pemain, sebelumnya juga menimpa Diego Mendieta (Persis Solo) dan Moukwelle Sylvain (Persewangi Banyuwangi). Moukwelle Sylvain, pemain asal Prancis tersebut, sempat terbaring di kos-kosannya karena sakit Typus yang dideritanya.
Moukwelle tidak mampu memeriksakan kesehatan ke Puskemas. Ironisnya, yang menemaninya ke Puskemas bukanlah pengurus sepakbola Persiwangi, melainkan salah satu fans klub Persiwangi.
Selain Typus, Maukwelle juga menderita tekanan pikiran, karena baru menerima uang Rp35 juta dari total nilai kontrak sekitar Rp.400 juta. Kala itu, Persewangi Banyuwangi tidak belum membayar gaji Moukwelle Sylvain selama 9 bulan, sehingga terbaring sakit Typus tapi tidak mempunyai dana untuk berobat ke rumah sakit besar.
Selain itu, pemain asing dari klub Bontang FC, Masahiro Fusawa dan Camara Abdoulaye Sekou dari Persipro Probolinggo. Mereka sempat mendatangi kantor PSSI, untuk meminta bantuan atas nasib gajinya yang belum diterima selama 6 bulan. (esa/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persebaya 99 Persen Yakin Berkompetisi Lagi
Bola Indonesia 29 Desember 2016, 07:59
-
Tolak Main di Liga Nusantara, Persebaya Minimal di Divisi Utama
Bola Indonesia 17 Agustus 2016, 08:06
-
Kesaksian Pelaku Sepakbola Gajah Ternyata Diskenariokan
Bola Indonesia 30 Juli 2015, 17:07
-
Promotor Berikan Batas Akhir Bagi Klub ISL Untuk Ikuti PIS
Bola Indonesia 30 Juli 2015, 00:53
-
Cegah Tunggakan Gaji Pemain, PT Liga Rancang Regulasi Anyar
Bola Indonesia 29 Juli 2015, 10:21
LATEST UPDATE
-
Tantang Australia, Menang Harga Mati untuk Timnas Indonesia U-20
Tim Nasional 6 September 2026, 11:00
-
Jadwal Timnas Indonesia U-20 vs Australia Sore Ini: Laga Hidup dan Mati Garuda Muda!
Liga Inggris 6 September 2026, 10:30
-
Messi Bikin Assist, Inter Miami Dua Kali Kena Comeback Atlanta United
Bola Dunia Lainnya 6 September 2026, 10:08
-
Real Madrid Terpeleset Lawan Real Betis, Bos Barcelona: Bodo Amat!
Liga Spanyol 6 September 2026, 10:00
-
Tantang Valencia, Lamine Yamal Bakal Absen Bela Barcelona?
Liga Spanyol 6 September 2026, 09:30
-
Jamu Chelsea, 3 Pemain Arsenal Berpotensi Comeback
Liga Inggris 6 September 2026, 09:00
-
Arsenal vs Chelsea, Mikel Arteta Siap Kesampingkan Pertemanan dengan Xabi Alonso
Liga Inggris 6 September 2026, 08:30
-
Xabi Alonso Terheran-heran dengan Kegacoran Morgan Rogers di Chelsea
Liga Inggris 6 September 2026, 08:00
-
Tantang Arsenal, Moises Caicedo Bisa Perkuat Chelsea?
Liga Inggris 6 September 2026, 07:30
-
MU Tandang ke Everton, Benjamin Sesko Sudah Siap Jadi Starter?
Liga Inggris 6 September 2026, 07:00
-
Michael Carrick Prediksi MU Bakal Kerepotan di Kandang Everton
Liga Inggris 6 September 2026, 06:30
-
Bos Inter Milan Sanjung Napoli: Mereka Lawan yang Benar-benar Merepotkan!
Liga Italia 6 September 2026, 06:00
-
Cristiano Ronaldo Tak Berkutik, Al-Nassr Telan Kekalahan Pertama di Musim 2026/2027
Asia 6 September 2026, 05:28
-
Comeback Lawan Napoli, Chivu Sanjung Mental Juara Inter Milan
Liga Inggris 6 September 2026, 05:03
-
Man of the Match Inter vs Napoli: Lautaro Martinez
Liga Italia 6 September 2026, 01:27
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
