Klub ISL Tak Lunasi Gaji Pemain, Ini Sanksinya
Editor Bolanet | 2 Februari 2015 16:24
- PT Liga Indonesia menetapkan batas akhir pelunasan tunggakan gaji dan utang klub sebelum tampil di Indonesia Super League (ISL) 2015, yakni pada tanggal 13 Februari mendatang.
Sebelumnya PT Liga Indonesia merilis daftar tiga klub yang masih memiliki tanggungan utang gaji pemain dari musim lalu. Ketiga klub tersebut adalah PSM Makassar, Persija Jakarta, dan Persebaya Surabaya.
CEO PT Liga Indonesia, Joko Driyono mengatakan supaya klub bersangkutan segera melunasi tunggakan gaji pemain. Sebab jika tidak dipatuhi, ada sanksi berupa pembatasan pemain kepada klub pelanggar.
Klub tersebut hanya dibolehkan mendaftarkan 18 pemain saja tanpa pemain asing. Itu telah menjadi keputusan RUPS. Hasil keputusan tidak hanya mengikat pada tiga tim yang berutang, tetapi untuk 18 klub ISL 2015, tutur Jokdri.
Ada banyak cara untuk klub bisa merampungkan persoalan tersebut dengan para pemainnya yang belum diselesaikan gajinya. Pertama, klub bisa menyelesaikannya dengan proses arbitrase dengan para pemain tersebut. Selain itu, melakukan perjanjian baru hingga pemain itu tidak mempersoalkannya lagi, imbuhnya.
Lebih jauh dikatakan Joko Driyono, pihaknya tidak akan mempersoalkan apabila klub melakukan proses tersebut dan tidak ada persoalan antara klub dan pemain.
Sebab, kami menilai itu kepentingan aspek bisnis antar klub dan pemain. Tetapi bukan sebuah utang usaha, pungkasnya. [initial]
(esa/pra)
Sebelumnya PT Liga Indonesia merilis daftar tiga klub yang masih memiliki tanggungan utang gaji pemain dari musim lalu. Ketiga klub tersebut adalah PSM Makassar, Persija Jakarta, dan Persebaya Surabaya.
CEO PT Liga Indonesia, Joko Driyono mengatakan supaya klub bersangkutan segera melunasi tunggakan gaji pemain. Sebab jika tidak dipatuhi, ada sanksi berupa pembatasan pemain kepada klub pelanggar.
Klub tersebut hanya dibolehkan mendaftarkan 18 pemain saja tanpa pemain asing. Itu telah menjadi keputusan RUPS. Hasil keputusan tidak hanya mengikat pada tiga tim yang berutang, tetapi untuk 18 klub ISL 2015, tutur Jokdri.
Ada banyak cara untuk klub bisa merampungkan persoalan tersebut dengan para pemainnya yang belum diselesaikan gajinya. Pertama, klub bisa menyelesaikannya dengan proses arbitrase dengan para pemain tersebut. Selain itu, melakukan perjanjian baru hingga pemain itu tidak mempersoalkannya lagi, imbuhnya.
Lebih jauh dikatakan Joko Driyono, pihaknya tidak akan mempersoalkan apabila klub melakukan proses tersebut dan tidak ada persoalan antara klub dan pemain.
Sebab, kami menilai itu kepentingan aspek bisnis antar klub dan pemain. Tetapi bukan sebuah utang usaha, pungkasnya. [initial]
Jangan Lewatkan!
Cegah Main Mata, PT Liga Indonesia Tanggung Penuh Biaya Wasit
PT LI Tetapkan Jadwal ISL di RUPS
PT LI Pastikan India Super League Bukan Breakaway League
Jadwal Partai Pembuka ISL 2015 Masih Buram
Nasib Persik dan Persiwa di Piala Indonesia Tak Jelas
PT LI Perpanjang Masa Pendaftaran Pemain, Persebaya Girang
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Resmi, Joko Driyono Divonis 1,5 Tahun Penjara
Bola Indonesia 23 Juli 2019, 17:03
-
Jadwal Lawan Persib Bandung Digeser ke Agustus, Arema Keberatan
Bola Indonesia 31 Mei 2019, 22:05
-
Sidang Ke-2 Joko Driyono Digelar 9 Mei 2019, Berikut Agendanya
Bola Indonesia 7 Mei 2019, 14:38
-
Jalani Proses Sidang, Joko Driyono Minta Doa
Bolatainment 6 Mei 2019, 22:45
-
PSM Desak PSSI Segera Gelar KLB
Bola Indonesia 2 Mei 2019, 19:18
LATEST UPDATE
-
Cari Pengganti Rafael Leao, AC Milan Ikut Berebut Winger West Ham
Liga Italia 4 Juni 2026, 21:50
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47












