Kuasai Sidoarjo, Pelatih Persida Puas
Editor Bolanet | 29 April 2014 18:36
- Seyum pelatih Persida Sidoarjo, Freddy Muli mengembang usai timnya mengalahkan Deltras Sidoarjo dengan skor 2-0, Selasa (29/4) sore di Stadion Gelora Delta. Kemenangan ini menancapkan nama Persida sebagai penguasa Kota Udang.
Freddy menegaskan, meski menghadapi adiknya sendiri, Persida tak memiliki kata ampun. Sebab Persida mengejar prestige sekaligus membuktikan siapa tim penguasa Sidoarjo. Saya tegaskan mereka, kalau main di kandang harus mengamankan poin. Jangan sampai lengah, tutur Freddy.
Freddy menceritakan, pada babak pertama Persida tampil kurang greng. Pasalnya, bek kiri Wismoyo justru tak main sesuai dengan instruksi yang diberikan oleh Freddy. Pada babak kedua Deltras tingkatkan pressure. Saya tekankan ke pemain jangan sampai kecolongan, imbuh pelatih asal Palopo ini.
Saya suruh mereka untuk mainkan bola. Mereka kita pancing untuk masuk ke wilayah kami. Ketika kami melihat ada ruang, kami buat solo run untuk counter attack, imbuh Freddy. Menurut Freddy, Deltras juga bermain bagus. Utamanya pada babak kedua. The Losbter mulai berani menekan pertahanan Laskar Jenggolo.
Sementara itu, asisten pelatih Deltras, Harmadi menyebut timnya belum mampu menghadapi lawan sekelas Persida. Apalagi pada babak pertama pressing masih sangat jauh sehingga dipermainkan oleh Persida. Dalam kecepatan memang kita punya beberapa pemain muda, tapi itu belum cukup, tutup Harmadi. (faw/dzi)
Freddy menegaskan, meski menghadapi adiknya sendiri, Persida tak memiliki kata ampun. Sebab Persida mengejar prestige sekaligus membuktikan siapa tim penguasa Sidoarjo. Saya tegaskan mereka, kalau main di kandang harus mengamankan poin. Jangan sampai lengah, tutur Freddy.
Freddy menceritakan, pada babak pertama Persida tampil kurang greng. Pasalnya, bek kiri Wismoyo justru tak main sesuai dengan instruksi yang diberikan oleh Freddy. Pada babak kedua Deltras tingkatkan pressure. Saya tekankan ke pemain jangan sampai kecolongan, imbuh pelatih asal Palopo ini.
Saya suruh mereka untuk mainkan bola. Mereka kita pancing untuk masuk ke wilayah kami. Ketika kami melihat ada ruang, kami buat solo run untuk counter attack, imbuh Freddy. Menurut Freddy, Deltras juga bermain bagus. Utamanya pada babak kedua. The Losbter mulai berani menekan pertahanan Laskar Jenggolo.
Sementara itu, asisten pelatih Deltras, Harmadi menyebut timnya belum mampu menghadapi lawan sekelas Persida. Apalagi pada babak pertama pressing masih sangat jauh sehingga dipermainkan oleh Persida. Dalam kecepatan memang kita punya beberapa pemain muda, tapi itu belum cukup, tutup Harmadi. (faw/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Timnas Indonesia U-19 Bawa 26 Pemain untuk Tur Jawa Timur
Tim Nasional 16 Juli 2019, 21:34
-
Bonek Usulkan Nama Freddy Muli Jadi Pelatih Persebaya
Bola Indonesia 18 Agustus 2018, 21:55
-
Batal Lawan Persib, Persebaya Uji Coba Lawan Tim Liga 3
Bola Indonesia 17 Mei 2018, 23:36
-
Sambut Musim Baru, Persis Solo Jajal Juara Liga 1
Bola Indonesia 16 Februari 2018, 20:11
LATEST UPDATE
-
3 Cara Xabi Alonso Memaksimalkan Morgan Rogers di Chelsea
Liga Inggris 21 Juli 2026, 18:18
-
David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
Otomotif 21 Juli 2026, 18:02
-
Zinedine Zidane Sudah Teken Kontrak sebagai Pelatih Timnas Prancis
Piala Dunia 21 Juli 2026, 17:22
-
Manchester United Terdepan dalam Perburuan Gelandang Prancis
Liga Inggris 21 Juli 2026, 17:17
-
Juventus Rilis Jersey Tandang 2026-2027, Warna Pink Ikonik Kembali
Liga Italia 21 Juli 2026, 16:48
-
Ini Alasan Bernardo Silva Akan Bersinar di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 15:18
-
Juventus Minta Emiliano Martinez Paksa Pergi dari Aston Villa
Liga Italia 21 Juli 2026, 15:10
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55









