La Nyalla: Djohar Tinggalkan PSSI dengan Utang 19 Miliar
Editor Bolanet | 6 Juli 2015 15:42
- Ketua Umum PSSI, La Nyalla Mahmud Mattalitti mengungkapkan bahwa organisasi pimpinannya tersebut mengalami kesulitan keuangan.
Bahkan, La Nyalla menegaskan jika neraca keuangan PSSI saat ini berada dalam kondisi minus akibat utang yang ditinggalkan periode kepemimpinan Djohar Arifin.
Saat saya masuk kembali, PSSI minus Rp 17 miliar. Dengan dibekukan Menpora, kami berutang kepada salah satu stasiun televisi, yaitu utang kegiatan dan program. Itu sampai Rp 21 miliar. Jangan anggap PSSI banyak uangnya, sebab tidak ada. PSSI sudah keropos, ungkap La Nyalla.
Meski demikian, La Nyalla membantah jika ada anggapan bahwa terdapat mafia yang menggerogoti uang di tubuh PSSI.
Di PSSI, gali lubang, tutup lubang. Yang dikatakan mafia, itu tidak ada. Saya masuk sudah dalam posisi minus. Djohar punya utang dan harus dibayarkan Rp 19 miliar, urainya.
Kami sangat membuka diri jika terdapat pihak yang ingin mengetahui kondisi PSSI. Prinsipnya, PSSI terbuka kalau bertanya dengan sopan, pungkasnya. [initial]
(esa/pra)
Bahkan, La Nyalla menegaskan jika neraca keuangan PSSI saat ini berada dalam kondisi minus akibat utang yang ditinggalkan periode kepemimpinan Djohar Arifin.
Saat saya masuk kembali, PSSI minus Rp 17 miliar. Dengan dibekukan Menpora, kami berutang kepada salah satu stasiun televisi, yaitu utang kegiatan dan program. Itu sampai Rp 21 miliar. Jangan anggap PSSI banyak uangnya, sebab tidak ada. PSSI sudah keropos, ungkap La Nyalla.
Meski demikian, La Nyalla membantah jika ada anggapan bahwa terdapat mafia yang menggerogoti uang di tubuh PSSI.
Di PSSI, gali lubang, tutup lubang. Yang dikatakan mafia, itu tidak ada. Saya masuk sudah dalam posisi minus. Djohar punya utang dan harus dibayarkan Rp 19 miliar, urainya.
Kami sangat membuka diri jika terdapat pihak yang ingin mengetahui kondisi PSSI. Prinsipnya, PSSI terbuka kalau bertanya dengan sopan, pungkasnya. [initial]
Jangan Lewatkan!
La Nyalla Ungkap Kucuran Dana APBN ke PSSI
PSSI Persoalkan Sponsor Piala Kemerdekaan
'Lapangan Saja Tidak Punya Kok Mau Profesional'
La Nyalla: Klub Peserta Piala Kemerdekaan Abal-abal
PSSI: Pengaturan Skor Adalah Konsekuensi Dari Industri Sepakbola
Jubir PSSI, Towel Kembali Ancam Klub Peserta Piala Kemerdekaan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Nonton Piala Dunia 2026 Full 104 Laga Cukup Beli Voucher FolaPlay di GoPay
Lain Lain 23 Juli 2026, 11:03
-
Kabar Duka, Legenda Sepak Bola Indonesia M Basri Tutup Usia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 11:00
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
-
Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
Asia 23 Juli 2026, 08:46
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55














