La Nyalla: Perbaiki Sepakbola Tidak Ada Kata Terlambat
Editor Bolanet | 1 Juni 2012 10:30
- Tidak ingin tertinggal dalam persiapan menghadapi pertemuan kedua dengan Satuan Tugas (Satgas) AFC, PSSI bentukan Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI) bergerak cepat.
Rencananya, PSSI pimpinan La Nyalla Mahmud Mattalitti tersebut, segera mengumpulkan anggotanya untuk memperteguh komitmen sebelum mengirimkan wakilnya bertemu Satgas AFC.
Pada pertemuan perdana, pihak KPSI diwakili Joko Driyono dan Hinca Pandjaitan, masing-masing selaku CEO PT Liga Indonesia, dan Komisi Disiplin.
Pertemuan dengan para anggota akan digelar di Jakarta pada Minggu (3/6) mendatang. Ini sebagai bentuk optimisme kami dalam menyambut deadline FIFA yang semakin dekat dalam membantu menyelesaikan konflik sepak bola Indonesia, 15 Juni, terang La Nyalla.
Selain itu, La Nyalla menegaskan, dalam pertemuan para anggota PSSI pimpinannya tersebut, akan membahas seputar perkembangan terakhir dari komunikasi dengan Satgas AFC yang direkomendasikan FIFA. Bahkan, La Nyalla juga menyebutkan, jika kepengurusannya segera mendapatkan legitimasi dari FIFA dan AFC.
Kami siap membawa PSSI kearah yang jauh lebih baik dari kepengurusan sebelumnya. Kepengurusan PSSI periode 2012/2016 yang terpilih melalui Kongres Luar Biasa (KLB), di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta, Minggu (18/3), siap bekerja dengan amanah, sambungnya.
La Nyalla menyebutkan, pertemuan kedua dengan Satgas AFC akan digelar antara tanggal 7 hingga 9 Juni mendatang. Dalam kesempatan tersebut, diterangkannya, Satgas AFC akan memberikan kesimpulan kepada. FIFA terkait ketidakberesan kepengurusan PSSI yang dipimpin Djohar Arifin.
Tidak boleh ada lagi pelanggaran terhadap statuta. Kompetisi harus diikuti klub-klub yang sesuai dengan hasil Kongres Tahunan PSSI di Bali pada 2010. Tidak boleh ada klub yang berada di luar anggota PSSI lalu ikut berkompetisi. Sepak bola harus segara diperbaiki, dan untuk itu tidak ada kata terlambat, tuntasnya. (esa/end)
Rencananya, PSSI pimpinan La Nyalla Mahmud Mattalitti tersebut, segera mengumpulkan anggotanya untuk memperteguh komitmen sebelum mengirimkan wakilnya bertemu Satgas AFC.
Pada pertemuan perdana, pihak KPSI diwakili Joko Driyono dan Hinca Pandjaitan, masing-masing selaku CEO PT Liga Indonesia, dan Komisi Disiplin.
Pertemuan dengan para anggota akan digelar di Jakarta pada Minggu (3/6) mendatang. Ini sebagai bentuk optimisme kami dalam menyambut deadline FIFA yang semakin dekat dalam membantu menyelesaikan konflik sepak bola Indonesia, 15 Juni, terang La Nyalla.
Selain itu, La Nyalla menegaskan, dalam pertemuan para anggota PSSI pimpinannya tersebut, akan membahas seputar perkembangan terakhir dari komunikasi dengan Satgas AFC yang direkomendasikan FIFA. Bahkan, La Nyalla juga menyebutkan, jika kepengurusannya segera mendapatkan legitimasi dari FIFA dan AFC.
Kami siap membawa PSSI kearah yang jauh lebih baik dari kepengurusan sebelumnya. Kepengurusan PSSI periode 2012/2016 yang terpilih melalui Kongres Luar Biasa (KLB), di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta, Minggu (18/3), siap bekerja dengan amanah, sambungnya.
La Nyalla menyebutkan, pertemuan kedua dengan Satgas AFC akan digelar antara tanggal 7 hingga 9 Juni mendatang. Dalam kesempatan tersebut, diterangkannya, Satgas AFC akan memberikan kesimpulan kepada. FIFA terkait ketidakberesan kepengurusan PSSI yang dipimpin Djohar Arifin.
Tidak boleh ada lagi pelanggaran terhadap statuta. Kompetisi harus diikuti klub-klub yang sesuai dengan hasil Kongres Tahunan PSSI di Bali pada 2010. Tidak boleh ada klub yang berada di luar anggota PSSI lalu ikut berkompetisi. Sepak bola harus segara diperbaiki, dan untuk itu tidak ada kata terlambat, tuntasnya. (esa/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Tottenham Akhirnya Cetak Gol, tetapi Kalah dari Aston Villa
Liga Inggris 19 September 2026, 21:25
-
Link Live Streaming Roma vs Inter 19 September 2026
Liga Italia 19 September 2026, 21:00
-
Hasil Bhayangkara FC vs Isenmulang FC: The Guardians Menang 2-0
Bola Indonesia 19 September 2026, 20:57
-
Hasil BRI Super League: Java United Tersungkur, Persija Lanjutkan Start Sempurna
Bola Indonesia 19 September 2026, 20:55
-
Skuad Italia Era Kedua Roberto Mancini: 9 Pemain Baru Masuk Daftar
Piala Eropa 19 September 2026, 19:30
-
Link Live Streaming Brighton vs Arsenal 19 September 2026
Liga Inggris 19 September 2026, 19:26
-
Skuad Perdana Zinedine Zidane di Timnas Prancis: Ada 5 Wajah Baru
Piala Eropa 19 September 2026, 18:52
-
Opening Ceremony Asian Games 2026: Dewa Ayu dan Daniel Bawa Budaya Bali-Batak Toba
Olahraga Lain-Lain 19 September 2026, 18:05
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Gagal Pertahankan Keunggulan, Garudayaksa Curi Satu Poin
Bola Indonesia 19 September 2026, 17:33
-
Hasil PSM Makassar vs Persita: Saling Kejar Gol, Laga Berakhir 2-2
Bola Indonesia 19 September 2026, 17:26
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs PSS Sleman 20 September 2026
Bola Indonesia 19 September 2026, 17:12
-
Link Live Streaming Bhayangkara FC vs Isenmulang di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 19 September 2026, 17:02
-
Link Live Streaming Persija vs Java United di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 19 September 2026, 17:00
-
Prediksi BRI Super League: Persijap vs Persib 20 September 2026
Bola Indonesia 19 September 2026, 16:18
-
Prediksi Susunan Pemain Brighton vs Arsenal: Saka dan Odegaard Kembali Starter
Liga Inggris 19 September 2026, 16:00
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33



