La Nyalla Pilih Diam Demi Menghormati Jokowi
Editor Bolanet | 4 Juni 2015 19:55
- Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), La Nyalla Mahmud Mattalitti, mengaku selama ini enggan menanggapi pernyataan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi dan timnya karena memiliki alasan khusus. Yakni, karena masih menghormati Presiden RI, Joko Widodo.
Hal tersebut, ditegaskan La Nyalla menyusul adanya rumor bahwa telah kendor semangatnya dalam memimpin PSSI. Saya diam karena saya masih menghormati Presiden Jokowi karena mendapat masukan yang salah dari pembantunya, ungkapnya.
Jangan sampai Presiden diremehkan masyarakat bola kalau saya kritik. Karena itu, lebih baik saya diam, ungkapnya.
Ditegaskan La Nyalla, dirinya tidak pernah meminta jabatan di PSSI. Karena itu, dirinya juga merasa tidak perlu menanggapi pernyataan apapun dari Menpora dan timnya.
Saya sumpah demi Allah, saya tidak pernah minta-minta jabatan, apalagi sebagai Presiden PSSI. Tetapi kalau saya diberi amanah, akan saya jalankan sebaik-baiknya. Menpora kan sudah tidak menganggap PSSI yang saya pimpin, ngapain masih bicara PSSI? Urus saja agenda-agenda Menpora, termasuk mau membuat FIFA tandingan, lanjut saja, tuturnya.
Ditambahkannya lagi, dirinya juga enggan menanggapi langkah apapun yang dilakukan Tim Transisi. Karena, selain sudah di wilayah yudikatif, juga tidak ada hubungan PSSI dengan Tim Transisi yang dibentuk Kemenpora. [initial]
(esa/mac)
Hal tersebut, ditegaskan La Nyalla menyusul adanya rumor bahwa telah kendor semangatnya dalam memimpin PSSI. Saya diam karena saya masih menghormati Presiden Jokowi karena mendapat masukan yang salah dari pembantunya, ungkapnya.
Jangan sampai Presiden diremehkan masyarakat bola kalau saya kritik. Karena itu, lebih baik saya diam, ungkapnya.
Ditegaskan La Nyalla, dirinya tidak pernah meminta jabatan di PSSI. Karena itu, dirinya juga merasa tidak perlu menanggapi pernyataan apapun dari Menpora dan timnya.
Saya sumpah demi Allah, saya tidak pernah minta-minta jabatan, apalagi sebagai Presiden PSSI. Tetapi kalau saya diberi amanah, akan saya jalankan sebaik-baiknya. Menpora kan sudah tidak menganggap PSSI yang saya pimpin, ngapain masih bicara PSSI? Urus saja agenda-agenda Menpora, termasuk mau membuat FIFA tandingan, lanjut saja, tuturnya.
Ditambahkannya lagi, dirinya juga enggan menanggapi langkah apapun yang dilakukan Tim Transisi. Karena, selain sudah di wilayah yudikatif, juga tidak ada hubungan PSSI dengan Tim Transisi yang dibentuk Kemenpora. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Prancis Vs Irak 23 Juni 2026
Piala Dunia 22 Juni 2026, 23:30
-
Thomas Partey Bisa Main Melawan Inggris
Piala Dunia 22 Juni 2026, 23:06
-
Tempat Menonton Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026, 23 Juni 2026
Piala Dunia 22 Juni 2026, 23:00
-
AI Tempatkan Norwegia sebagai Kuda Hitam Utama di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 22 Juni 2026, 22:42
-
Piala Dunia 2026: Keluhan Pelatih soal Fotografer Berlanjut
Piala Dunia 22 Juni 2026, 22:35
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Argentina vs Austria 23 Juni 2026
Piala Dunia 22 Juni 2026, 22:30
-
Piala Dunia 2026: Mengapa VAR Terasa Lebih Baik Dibanding Premier League?
Piala Dunia 22 Juni 2026, 22:14
-
Manchester United Fix Beli Bek Kiri Baru, Ini Target Utamanya
Liga Inggris 22 Juni 2026, 22:13
-
Ghana dan Peluang Meredam Inggris
Piala Dunia 22 Juni 2026, 22:03
-
Kabar Baik MU! Klub Inggris Ini Siap Tebus Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juni 2026, 21:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28











