Liga 1 Tertunda, Ini Sikap Arema FC
Serafin Unus Pasi | 29 Juni 2021 22:27
Bola.net - Manajemen Arema FC angkat bicara soal pengunduran jadwal kick-off Liga 1 musim 2021. Klub berlogo singa mengepal ini mengaku bisa memahami pengunduran yang diakibatkan kembali menggilanya penularan Covid-19 di Indonesia.
"Opsi penundaan hingga akhir Juli 2021 adalah sebagai bentuk upaya bersama klub dan elemen masyarakat untuk menekan laju peningkatan angka positif Covid-19 di Indonesia," ucap Media Officer Arema FC, Sudarmaji, dilansir dari laman resmi klub tersebut.
Arema sendiri tak mau banyak menaggapi pengunduran ini. Sebagai gantinya, mereka lebih memilih membantu menyukseskan program vaksinasi yang dicanangkan pemerintah.
"Sebagai bentuk upaya yang bisa kita lakukan adalah dengan mendukung penuh pemerintah yang akan mengadakan program vaksin massal," sambungnya.
Usaha Arema ini, menurut Sudarmaji, sejalan dengan pernyataan PT LIB, yang memiliki skema bahwa kompetisi akan digelar pada tanggal 23 atau 30 Juli 2021 dengan syarat bahwa angka Covid-19 di Indonesia mengalami penurunan.
Sebelumnya, PSSI dan PT LIB memastikan bahwa kompetisi Liga 1 dan Liga 2 musim 2020 ini ditunda sampai akhir Juli mendatang. Penundaan ini tak lepas dari permintaan satgas penanganan Covid-19, menyikapi tingginya tingkat penularan Covid-19 belakangan ini.
Bukan hanya Liga 1 dan Liga 2 yang harus tertunda akibat meningkatnya penularan Covid-19 ini. Sebelumnya, gelaran Piala Wali Kota Solo juga harus tertunda sampai waktu yang tak bisa ditentukan akibat pandemi ini.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Harap Buka Akses Vaksin
Lebih lanjut, Sudarmaji berharap agar PSSI dan PT LIB membuka akses vaksin seluas-luasnya kepada pelaku sepak bola yang terlibat di dalam kompetisi. Akses vaksin yang dimaksud, sambung mantan wartawan tersebut, seperti ketika momentum Piala Menpora 2021 yang mewajibkan seluruh pihak yang terlibat untuk mengikuti program vaksinasi.
"Momentum Liga 1 2021 juga harus disambut dengan kampanye vaksinasi," tegas Sudarmaji.
"Hal ini sekaligus untuk meyakinkan masyarakat bahwa vaksin adalah aman dan berfungsi untuk menekan penyebaran Covid-19," imbuhnya.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persija Dirumorkan akan Rekrut Shayne Pattynama, Ini Kata Sang Manajer
Bola Indonesia 23 Januari 2026, 09:58
-
Persija Belum Dapat Jawaban dari Ivar Jenner, tapi Masih Menunggu
Bola Indonesia 23 Januari 2026, 09:32
-
2 Kunci PSIM Bersaing di Papan Atas BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 22 Januari 2026, 20:36
LATEST UPDATE
-
Prediksi Crystal Palace vs Chelsea 25 Januari 2026
Liga Inggris 23 Januari 2026, 20:48
-
Liverpool Mengintai, Thomas Frank Tegaskan Micky van de Ven Milik Tottenham
Liga Inggris 23 Januari 2026, 20:24
-
Prediksi Villarreal vs Real Madrid 25 Januari 2026
Liga Spanyol 23 Januari 2026, 20:05
-
Prediksi Bournemouth vs Liverpool 25 Januari 2026
Liga Inggris 23 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Inter vs Pisa - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 23 Januari 2026, 19:45
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Persik Kediri 24 Januari 2026
Bola Indonesia 23 Januari 2026, 19:38
-
Prediksi Man City vs Wolves 24 Januari 2026
Liga Inggris 23 Januari 2026, 18:28
-
Prediksi Bayern vs Augsburg 24 Januari 2026
Bundesliga 23 Januari 2026, 18:01
-
Gelandang Timnas Jerman Ini jadi Kandidat Suksesor Casemiro di MU?
Liga Inggris 23 Januari 2026, 17:30
-
Baru Lima Bulan Bersama, Alejandro Garnacho Mau Cabut dari Chelsea?
Liga Inggris 23 Januari 2026, 17:20
LATEST EDITORIAL
-
5 Bintang Manchester United yang Bisa Bersinar di Bawah Michael Carrick
Editorial 23 Januari 2026, 06:04
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






