Luncurkan Tim, Arema FC Kampanye Setop Cerawat
Gia Yuda Pradana | 22 Februari 2020 20:44
Bola.net - Arema FC mengusung misi khusus dalam acara peluncuran tim mereka jelang musim kompetisi 2020. Klub berlogo.singa mengepal ini menggelar kampanye untuk menyetop penyalaan cerawat (flare) dan sejenisnya di stadion.
Media Officer Arema, Sudarmaji menyebut bahwa sepanjang musim lalu, Arema banyak mendapat denda terkait perilaku negatif suporter. Salah satu hal yang paling banyak memancing denda adalah penyalaan cerawat dan bom asap di stadion selama masa pertandingan.
"Karenanya, pada launching ini, kami coba membalik paradigma yang ada. Kami justru akan meminta Aremania membakar cerawat, kembang api, dan menyalakan bom asap mereka," kata Sudarmaji.
"Kami berharap agar ini menjadi momen perpisahan mereka dengan cerawat dan teman-temannya tersebut. Setelah ini, kami harapkan, tak ada lagi cerawat, kembang api, bom asap, dan sejenisnya. Ini sesuai tagline kami: Habiskan flaremu, karena esok akan menjadi denda dan sanksi," sambungnya.
Sudarmaji optimistis kampanye ini akan berhasil. Pasalnya, menurut mantan wartawan tersebut, ajakan ini jauh dari kesan antipati dan berkonflik.
"Kami berpikir positif model kampanye seperti ini akan berhasil," tuturnya.
Arema sendiri berencana akan meluncurkan tim mereka untuk mengarungi musim kompetisi 2020. Peluncuran ini akan dihelat di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, Minggu (23/2/2020).
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Gelar Laga Uji Coba
Sudarmaji menyebut, kampanye anticerawat dan sejenisnya ini bukan satu-satunya agenda pada seremoni launching ini. Pria berusia 44 tahun ini mengatakan bahwa acara ini juga akan diisi oleh laga uji coba kontra Barito Putera.
"Kick-off pertandingan ini paling lambat akan dilaksanakan pada pukul 15.40 WIB. Kami sengaja bermain sore hari karena sesuai dengan permintaan tim pelatih," kata Sudarmaji.
Sebelum laga uji coba ini akan ada acara pengenalan penggawa Arema dan penabuhan bass drum oleh Hendro Siswanto dan kawan-kawan. Penabuhan bass drum ini sekaligus merupakan momen dinyalakannya cerawat, kembang api, bom asap dan sejenisnya.
"Nah, untuk kick-off, kami sudah berkoordinasi dengan perangkat pertandingan dan kubu Barito agar menunggu sampai asap di stadion hilang dulu," tandas Sudarmaji.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
Baca juga artikel-artikel lainnya:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Nonton Piala Dunia 2026 Full 104 Laga Cukup Beli Voucher FolaPlay di GoPay
Lain Lain 23 Juli 2026, 11:03
-
Kabar Duka, Legenda Sepak Bola Indonesia M Basri Tutup Usia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 11:00
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
-
Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
Asia 23 Juli 2026, 08:46
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34














