Madura United Terancam Degradasi, Target Bangkit di Sisa Musim BRI Super League

Gia Yuda Pradana | 31 Maret 2026 19:56
Madura United Terancam Degradasi, Target Bangkit di Sisa Musim BRI Super League
Para pemain Madura United pada laga BRI Super League 2025/2026 (c) Dok. Madura United

Bola.net - Madura United kini berada dalam tekanan setelah masuk zona degradasi BRI Super League 2025/26. Tim asal Pulau Garam itu menempati posisi ke-16 dengan koleksi 20 poin.

Madura United menghadapi situasi sulit karena kalah head to head dari Persis Solo meski memiliki poin yang sama. Kondisi ini membuat posisi Laskar Sape Lerrab semakin rentan di papan bawah Liga 1.

Advertisement

Madura United juga belum aman dari kejaran tim lain di zona merah. Semen Padang memiliki poin identik, sementara PSBS Biak hanya terpaut dua angka.

1 dari 3 halaman

Jadwal Berat di Sisa Musim

Jadwal Berat di Sisa Musim

Pertandingan Madura United vs Arema FC di pekan ke-22 BRI Super League 2025-2026 (c) Instagram/aremafcofficial

Madura United masih memiliki sembilan pertandingan tersisa yang akan menjadi penentu nasib mereka. Laga-laga tersebut menghadirkan lawan kuat yang berpotensi menyulitkan upaya keluar dari zona degradasi.

Madura United dijadwalkan menghadapi Borneo FC, Persik Kediri, dan Persebaya Surabaya dalam waktu dekat. Tiga pertandingan ini dinilai krusial untuk mengumpulkan poin tambahan.

Madura United juga masih harus melawan Dewa United, Semen Padang, dan Bali United. Selain itu, mereka akan bertemu Bhayangkara FC, PSIM Yogyakarta, serta PSM Makassar.

Manajemen Madura United memahami bahwa setiap laga kini bernilai sangat penting. Kehilangan poin sedikit saja bisa berdampak besar pada posisi akhir klasemen.

2 dari 3 halaman

Upaya Pembenahan dan Target Bangkit

Upaya Pembenahan dan Target Bangkit

Selebrasi Lulinha (kiri) di laga Madura United vs Semen Padang di BRI Super League, Minggu (28/12/2025). (c) Dok. Instagram/Maduraunited.fc

Madura United mengambil langkah strategis dengan mencari pelatih baru untuk menggantikan Carlos Parreira. Upaya ini dilakukan demi meningkatkan performa tim dalam waktu singkat.

Madura United sempat mendekati Joel Cornelli untuk mengisi posisi pelatih kepala. Namun, kesepakatan tersebut batal terealisasi meski negosiasi hampir rampung.

“Sementara Coach RB yang pimpin latihan, tapi misi besar kami jelas, mau bangkit di sisa laga ini. Itu sudah jadi atensi dari presiden klub kami, Achsanul Qosasi,” ujar manajer Umar A. Wachdin, dikutip dari ileague.id.

Presiden klub Achsanul Qosasi menegaskan pentingnya keberanian dalam memanfaatkan peluang di sisa musim. Ia berharap tim mampu keluar dari tekanan dan bertahan di kompetisi kasta tertinggi.

“Ayo bangkit bersama. Jika kami takut mengambil peluang, kesempatan akan terbuang. Jika kami berani mengambil kesempatan, peluang akan terwujud,” ujarnya.

Sumber: ileague.id

3 dari 3 halaman

Klasemen

LATEST UPDATE