Manajemen Enggan Pikirkan Nakhoda Arema Pengganti Suharno
Editor Bolanet | 20 Agustus 2015 10:00
- Wafatnya Suharno membuat Arema Cronus harus mencari nakhoda baru bagi tim mereka. Namun, mereka enggan tergesa memikirkan pengganti pelatih yang karib disapa Coach Once ini.
Saya pikir saat ini kita masih dalam suasana duka. Kita juga masih fokus memberi penghormatan terakhir pada beliau, ujar CEO Arema Cronus, Iwan Budianto.
Nanti akan kita pikirkan beberapa hari ke depan, sambungnya.
Sebelumnya, Suharno wafat pada Rabu (19/08) pukul 19.40 malam di Puskesmas Pakisaji Kabupaten Malang. Penyakit jantung disebut menjadi penyebab wafatnya pelatih asal Klaten ini.
Suharno sendiri wafat usai memimpin latihan anak asuhnya di Stadion Kanjuruhan dan melakukan meeting dengan manajemen Arema Cronus. Pada perjalanan pulang ke Malang, Suharno mengaku mual dan sempat muntah. Ia segera dilarikan ke Puskesmas Pakisaji. Namun, usai sepuluh menit dalam penanganan darurat tim medis, pelatih yang karib disapa Coach Once ini dinyatakan wafat.
Jenazah Suharno sejak pukul 22.00 tadi malam sudah diberangkatkan ke Blitar, tempat beliau akan dimakamkan siang nanti. Menurut rencana, Suharno bakal dikebumikan di Pemakaman Desa Jabung, Selopuro Kabupaten Blitar, pukul 10.00 WIB hari ini.
Lebih lanjut, Iwan menegaskan manajemen Arema akan memberikan semacam penghargaan bagi keluarga almarhum. Penghargaan ini diberikan atas loyalitas dan jasa-jasa Suharno pada Arema Cronus selama hidupnya.
Nanti akan kita berikan semacam penghargaan atas jasa-jasa beliau selama ini, tandasnya. (den/dzi)
Saya pikir saat ini kita masih dalam suasana duka. Kita juga masih fokus memberi penghormatan terakhir pada beliau, ujar CEO Arema Cronus, Iwan Budianto.
Nanti akan kita pikirkan beberapa hari ke depan, sambungnya.
Sebelumnya, Suharno wafat pada Rabu (19/08) pukul 19.40 malam di Puskesmas Pakisaji Kabupaten Malang. Penyakit jantung disebut menjadi penyebab wafatnya pelatih asal Klaten ini.
Suharno sendiri wafat usai memimpin latihan anak asuhnya di Stadion Kanjuruhan dan melakukan meeting dengan manajemen Arema Cronus. Pada perjalanan pulang ke Malang, Suharno mengaku mual dan sempat muntah. Ia segera dilarikan ke Puskesmas Pakisaji. Namun, usai sepuluh menit dalam penanganan darurat tim medis, pelatih yang karib disapa Coach Once ini dinyatakan wafat.
Jenazah Suharno sejak pukul 22.00 tadi malam sudah diberangkatkan ke Blitar, tempat beliau akan dimakamkan siang nanti. Menurut rencana, Suharno bakal dikebumikan di Pemakaman Desa Jabung, Selopuro Kabupaten Blitar, pukul 10.00 WIB hari ini.
Lebih lanjut, Iwan menegaskan manajemen Arema akan memberikan semacam penghargaan bagi keluarga almarhum. Penghargaan ini diberikan atas loyalitas dan jasa-jasa Suharno pada Arema Cronus selama hidupnya.
Nanti akan kita berikan semacam penghargaan atas jasa-jasa beliau selama ini, tandasnya. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tak Lagi di PSSI, Iwan Budianto Bakal Kembali ke Kubu Arema FC
Bola Indonesia 15 Januari 2023, 17:43
-
Iwan Budianto Enggan Dicalonkan dan Mencalonkan Diri sebagai Exco PSSI 2023-2027
Bola Indonesia 15 Januari 2023, 11:49
-
Pemilik Saham Arema FC: Ada Raffi Ahmad dan Juragan 99, Iwan Budianto Mayoritas
Bola Indonesia 28 Oktober 2022, 11:23
LATEST UPDATE
-
Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 22:03
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
-
Kylian Mbappe Cetak Rekor Langka, Lampaui Pencapaian Messi dan Ronaldo
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34













