Moukwelle Minta Manajemen Persewangi Lunasi Gajinya
Editor Bolanet | 2 Januari 2013 12:22
- Derita pesepakbola di kompetisi nasional rupanya masih belum berujung. Teranyar, nasib memprihatinkan dialami pemain asing Persewangi Banyuwangi asal Perancis, Moukwelle Sylvain.
Moukwelle meminta supaya manajemen Persewangi, kontestan Divisi Utama versi PT Liga Prima Indonesia Sportindo (PT LPIS), segera melunasi sisa pembayaran gaji sebesar Rp 217 juta.
Apabila telah dilunasi, aku ingin kembali ke Perancis. Semua kewajiban sudah dilakukan sampai selesai kompetisi. Tetapi aku belum mendapatkan hak sepenuhnya, terangnya.
Pemain yang menempati posisi gelandang bertahan tersebut mengaku, sangat sedih akibat di Hari Natal tidak bisa berkumpul bersama keluarga. Perjuangan Moukwelle Sylvain dalam menuntut pembayaran sisa gaji selama tujuh bulan, berdampak buruk pada kondisi kesehatannya.
Sudah hampir satu bulan, dia didiagnosa menderita penyakit tifus dan demam berdarah. Namun, tidak mempunyai uang untuk berobat ke Rumah Sakit dan hanya dirawat sejumlah suporter Persewangi di kamar kostnya.
Aku tidak minta dihargai, cuma mau manajemen segera membayar hak. Aku mau pulang ke Perancis. Aku mau melihat keluargaku. Kalau mereka memberikan Rp 200 juta, aku pulang dari pada badan ku tinggal di sini, tuturnya.
Moukwelle sempat dilarikan ke Rumah Sakit Islam Fatimah Banyuwangi pada Minggu malam (30/12), akibat kondisi fisiknya melemah dan mengalami sakit kepala yang tidak tertahankan. Namun, kondisinya sekarang sudah kembali berangsur membaik.
Di tengah kondisinya yang masih lemah, Moukwelle membawa foto buah hatinya Lampereur Sthepan yang masih berumur 7 tahun. Moukwelle berulang kali menuturkan bahwa rindu dengan keluarganya di Perancis.
Aku merasa terbebani sehingga sakit-sakitan. Ini semua karena gaji yang masih belum dibayar, tambahnya. (esa/mac)
Moukwelle meminta supaya manajemen Persewangi, kontestan Divisi Utama versi PT Liga Prima Indonesia Sportindo (PT LPIS), segera melunasi sisa pembayaran gaji sebesar Rp 217 juta.
Apabila telah dilunasi, aku ingin kembali ke Perancis. Semua kewajiban sudah dilakukan sampai selesai kompetisi. Tetapi aku belum mendapatkan hak sepenuhnya, terangnya.
Pemain yang menempati posisi gelandang bertahan tersebut mengaku, sangat sedih akibat di Hari Natal tidak bisa berkumpul bersama keluarga. Perjuangan Moukwelle Sylvain dalam menuntut pembayaran sisa gaji selama tujuh bulan, berdampak buruk pada kondisi kesehatannya.
Sudah hampir satu bulan, dia didiagnosa menderita penyakit tifus dan demam berdarah. Namun, tidak mempunyai uang untuk berobat ke Rumah Sakit dan hanya dirawat sejumlah suporter Persewangi di kamar kostnya.
Aku tidak minta dihargai, cuma mau manajemen segera membayar hak. Aku mau pulang ke Perancis. Aku mau melihat keluargaku. Kalau mereka memberikan Rp 200 juta, aku pulang dari pada badan ku tinggal di sini, tuturnya.
Moukwelle sempat dilarikan ke Rumah Sakit Islam Fatimah Banyuwangi pada Minggu malam (30/12), akibat kondisi fisiknya melemah dan mengalami sakit kepala yang tidak tertahankan. Namun, kondisinya sekarang sudah kembali berangsur membaik.
Di tengah kondisinya yang masih lemah, Moukwelle membawa foto buah hatinya Lampereur Sthepan yang masih berumur 7 tahun. Moukwelle berulang kali menuturkan bahwa rindu dengan keluarganya di Perancis.
Aku merasa terbebani sehingga sakit-sakitan. Ini semua karena gaji yang masih belum dibayar, tambahnya. (esa/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Video: Beginilah Kericuhan Laga Persewangi vs PSBK
Open Play 10 Oktober 2017, 21:39
-
Seperti Adu Silat, Laga PSBK vs Persewangi Tanpa Penyelesaian
Bola Indonesia 10 Oktober 2017, 19:23
-
Baku Pukul Warnai Laga Antara PSBK dan Persewangi
Bola Indonesia 10 Oktober 2017, 16:13
-
Tolak Playoff Lawan PSBK, Persewangi Tunggu Hasil Banding
Bola Indonesia 9 Oktober 2017, 22:59
-
Timnas U-22 Hanya Menang Tipis dari Klub Liga 2
Bola Indonesia 24 Mei 2017, 20:58
LATEST UPDATE
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat pada Bintang Berbakat Barcelona Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 22:18
-
Michael Carrick Tidak Terkejut Dirinya Tidak Jadi Dipecat Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:58
-
Goncalo Ramos Kesulitan di AC Milan: Transfer 73 Juta Euro Belum Mampu jadi Mesin Gol
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:44
-
Michael Carrick Girang Kobbie Mainoo Sudah Pulih, Tapi Prihatin dengan Kondisi Sesko
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:40
-
Michael Carrick Benarkan Sudah Berdamai dengan Bruno Fernandes
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:30
-
Dianggurin Chelsea, PSG Siap Tampung Estevao
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:20
-
Reaksi Juventus Usai Kalah dari Genoa: Gelar 'Retreat' Selama 2 Hari!
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:15
-
Roy Keane Senang Michael Carrick Tidak Jadi Dipecat, Tapi....
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:07
-
Setelah Chelsea, Liverpool Bidik Arsenal Sebagai Korban Berikutnya!
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 20:58
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Persijap 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:06
-
Prediksi BRI Super League: Java United vs Bhayangkara FC 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:02
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




