MSBI Optimis Indonesia Gantikan Qatar Sebagai Tuan Rumah Piala Dunia 2022
Editor Bolanet | 11 Maret 2015 00:58
- Kesempatan untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia, terbuka lebar. Ketua Masyarakat Sepak Bola Indonesia (MSBI), Sarman L Hakim, meyakini jika hal tersebut dapat direalisasikan pada 2022.
Dikatakannya, Indonesia mampu menggantikan posisi yang kini tengah terancam kehilangan haknya sebagai tuan rumah Piala dunia 2022. Selain karena faktor cuaca yang terlalu panas, juga adanya indikasi praktik suap menyuap yang dilakukan mantan Presiden AFC, Mohamed bin Hammam dalam proses terpilihnya Qatar.
Jika nantinya terbukti melakukan penyuapan dan FIFA tetap mempercayakan Qatar sebagai tuan rumah Piala dunia 2022, sebanyak 54 negara yang tergabung dalam konfederasi sepak bola Eropa (UEFA) mengancam akan keluar dari keanggotaan federasi sepak bola dunia tersebut.
Karena itu, tidak ada alasan kita untuk pesimis. Kita harus merebutnya, kata Sarman didampingi Sekretaris Jenderal (Sekjen) MSBI, Fachrudin dan perwakilan masyarakat sepak bola Jepang, Hiraki Himoto.
Negara kita memiliki modal yang kuat. Masyarakat kita hidup 24 jam dan juga memiliki sifat yang ramah. Kemudian, negara kita tidak mengenal musim. Jalan-jalan juga sudah bagus dan kita memiliki 10 stadion berstandar internasional di 10 Provinsi. Pariwisata kita juga sudah sangat dikenal oleh wisatawan dunia, pungkasnya. (esa/dim)
Dikatakannya, Indonesia mampu menggantikan posisi yang kini tengah terancam kehilangan haknya sebagai tuan rumah Piala dunia 2022. Selain karena faktor cuaca yang terlalu panas, juga adanya indikasi praktik suap menyuap yang dilakukan mantan Presiden AFC, Mohamed bin Hammam dalam proses terpilihnya Qatar.
Jika nantinya terbukti melakukan penyuapan dan FIFA tetap mempercayakan Qatar sebagai tuan rumah Piala dunia 2022, sebanyak 54 negara yang tergabung dalam konfederasi sepak bola Eropa (UEFA) mengancam akan keluar dari keanggotaan federasi sepak bola dunia tersebut.
Karena itu, tidak ada alasan kita untuk pesimis. Kita harus merebutnya, kata Sarman didampingi Sekretaris Jenderal (Sekjen) MSBI, Fachrudin dan perwakilan masyarakat sepak bola Jepang, Hiraki Himoto.
Negara kita memiliki modal yang kuat. Masyarakat kita hidup 24 jam dan juga memiliki sifat yang ramah. Kemudian, negara kita tidak mengenal musim. Jalan-jalan juga sudah bagus dan kita memiliki 10 stadion berstandar internasional di 10 Provinsi. Pariwisata kita juga sudah sangat dikenal oleh wisatawan dunia, pungkasnya. (esa/dim)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Gary Neville: Tanpa Lionel Messi, Argentina Sulit Tembus Semifinal
Piala Dunia 22 Juli 2026, 10:01
-
Arda Guler Jadi Pilar Proyek Baru Jose Mourinho di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 23:59
LATEST UPDATE
-
Liverpool Jalani Pramusim, 8 Pemain Ini Butuh Penampilan Impresif
Liga Inggris 24 Juli 2026, 01:00
-
Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 22:03
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34












