Okto: Butuh Dari Sekedar Pengertian
Editor Bolanet | 14 Mei 2012 05:15
- Oktovianus Maniani mengaku tidak risau memikirkan klub yang dibela mendatang, setelah dipecat dari Persiram Raja Ampat, kontestan klub Indonesia Super League (ISL) musim 2011/2012.
Itu terjadi setelah pemain kelahiran Papua 10 Oktober 1990, memperkuat tim nasional Indonesia yang akan berlaga Al Nakba International Tournament di Palestina, 13-23.
“Kini, saya hanya fokus untuk membela timnas. Sebab, sudah kewajiban warga, untuk membela negaranya. Apalagi, panggilan timnas sangat dicita-citakan oleh semua pesepakbola, termasuk diri saya,” terangnya kepada Bola.net.
Selain pemain Persipura Jayapura, Titus Bonai, Okto- panggilannya- menjadi pemain ISL yang bergabung dengan Timnas Garuda senior.
“Butuh dari sekedar pengertian untuk tidak memperpanjang persoalan saya membela timnas. Sebagai pemain, saya tidak mau memikirkan apakah timnas milik Djohar Arifin Husin atau La Nyalla Mahhud Mattalitti. Intinya, saya bermain untuk timnas yang diakui FIFA dan AFC, yakni Djohar Arifin Husin,” tegasnya.
Terkait adanya ancaman Persiram yang akan memutuskan kontrak jika tetap memperkuat timnas, mantan pemain Sriwijaya FC tersebut mengaku tidak mempermasalahkan.
“Untuk masalah kontrak, sudah berakhir secara lisan. Namun, mengenai keputusan tertulis memang belum dikeluarkan manajer. Saya memiliki hak untuk membela timnas. Sehingga, klub tidak boleh melarangnya,” paparnya.
Mantan Kapten Persiram tersebut juga menampik tudingan adanya iming-iming dari pihak Djohar Arifn Husin. Pasalnya, Manajer Persiram Raja Ampat, Henry Wairara, menyebutkan jika keputusan Okto memperkuat timnas lantaran adanya pihak-pihak yang mempengaruhi dan menjanjikan sesuatu.
Bahkan, Henry juga sudah menyiapkan gugatan terhadap Okto yang dinilai telah melanggar kontrak dan bertindak indisipliner. Tak hanya itu, Persiram juga akan mengugat PSSI, karena dituding karena telah mengambil Okto tanpa persetujuan klub.
“Saya sudah mengembalikan uang kontrak yang akan berakhir sampai Agustus akhir musim ini. Seharusnya, itu sudah selesai dan tidak perlu ada masalah,” bebernya.
“Sekali lagi, ini murni dari hati saya. Siapapun, pastinya ingin membela negara, termasuk saya,” kata pemain mungil yang sempat bersinar di Piala AFF 2010 dan SEA Games 2011 tersebut. (esa/Rev)
Itu terjadi setelah pemain kelahiran Papua 10 Oktober 1990, memperkuat tim nasional Indonesia yang akan berlaga Al Nakba International Tournament di Palestina, 13-23.
“Kini, saya hanya fokus untuk membela timnas. Sebab, sudah kewajiban warga, untuk membela negaranya. Apalagi, panggilan timnas sangat dicita-citakan oleh semua pesepakbola, termasuk diri saya,” terangnya kepada Bola.net.
Selain pemain Persipura Jayapura, Titus Bonai, Okto- panggilannya- menjadi pemain ISL yang bergabung dengan Timnas Garuda senior.
“Butuh dari sekedar pengertian untuk tidak memperpanjang persoalan saya membela timnas. Sebagai pemain, saya tidak mau memikirkan apakah timnas milik Djohar Arifin Husin atau La Nyalla Mahhud Mattalitti. Intinya, saya bermain untuk timnas yang diakui FIFA dan AFC, yakni Djohar Arifin Husin,” tegasnya.
Terkait adanya ancaman Persiram yang akan memutuskan kontrak jika tetap memperkuat timnas, mantan pemain Sriwijaya FC tersebut mengaku tidak mempermasalahkan.
“Untuk masalah kontrak, sudah berakhir secara lisan. Namun, mengenai keputusan tertulis memang belum dikeluarkan manajer. Saya memiliki hak untuk membela timnas. Sehingga, klub tidak boleh melarangnya,” paparnya.
Mantan Kapten Persiram tersebut juga menampik tudingan adanya iming-iming dari pihak Djohar Arifn Husin. Pasalnya, Manajer Persiram Raja Ampat, Henry Wairara, menyebutkan jika keputusan Okto memperkuat timnas lantaran adanya pihak-pihak yang mempengaruhi dan menjanjikan sesuatu.
Bahkan, Henry juga sudah menyiapkan gugatan terhadap Okto yang dinilai telah melanggar kontrak dan bertindak indisipliner. Tak hanya itu, Persiram juga akan mengugat PSSI, karena dituding karena telah mengambil Okto tanpa persetujuan klub.
“Saya sudah mengembalikan uang kontrak yang akan berakhir sampai Agustus akhir musim ini. Seharusnya, itu sudah selesai dan tidak perlu ada masalah,” bebernya.
“Sekali lagi, ini murni dari hati saya. Siapapun, pastinya ingin membela negara, termasuk saya,” kata pemain mungil yang sempat bersinar di Piala AFF 2010 dan SEA Games 2011 tersebut. (esa/Rev)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Promotor PIS Klaim Sudah Dapatkan 14 Dari Rencana 16 Klub Peserta
Bola Indonesia 30 Juli 2015, 00:17
-
Persiram Baru Mulai Latihan Usai Lebaran
Bola Indonesia 9 Juli 2015, 21:25
-
Pelatih Persiram Belum Dapat Info Terkait Piala Indonesia Satu
Bola Indonesia 9 Juli 2015, 21:23
-
Dipecat Pusamania Borneo FC, Okto Maniani Akhirnya Minta Maaf
Bola Indonesia 1 Juni 2015, 13:25
-
Okto Maniani: Borneo FC Ingin Raih Poin di Kandang Bajul Ijo
Bola Indonesia 6 April 2015, 16:36
LATEST UPDATE
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
-
Gary Neville: Tanpa Lionel Messi, Argentina Sulit Tembus Semifinal
Piala Dunia 22 Juli 2026, 10:01
-
Inter Milan Dekati Cristian Romero, Tottenham Minta 50 Juta Euro
Liga Italia 22 Juli 2026, 08:01
-
Luka Modric Sepakat Perpanjang Kontrak di AC Milan
Liga Italia 22 Juli 2026, 05:52
-
Italia Siap Buat Pengecualian Anggaran demi Datangkan Pep Guardiola
Piala Dunia 22 Juli 2026, 05:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55







