Pelatih Timnas Indonesia Jawab Kritikan Soal Formasi 3-4-3
Dimas Ardi Prasetya | 14 Juni 2019 22:57
Bola.net - Kritikan datang menghampiri pelatih Timnas Indonesia, Simon McMenemy pasca timnya takluk 1-4 dari Yordania. Banyak yang menilai jika kekalahan tersebut terjadi lantaran Simon salah menerapkan formasi.
Pada laga tersebut, mantan pelatih Bhayangkara FC ini menggunakan formasi 3-4-3. Skema itu memang jarang dipakai Timnas Indonesia, lantaran pelatih-pelatih sebelumnya lebih sering memakai formasi 4-3-3.
Menanggapi kritikan tersebut, Simon santai. Sebab, mantan pelatih Timnas Filipina ini hanya ingin agar timnya bisa berkembang.
"Kita Indonesia tolong kasih pemain kesempatan untuk mereka belajar. Mungkin terlalu banyak kita menuntut mereka (pemain) untuk memberikan lebih kepada Indonesia. Tetapi kita tahu ya bumi itu berputar, sepak bola itu terus berkembang dan kita harus ikut dengan itu," ujar Simon di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Jumat (14/6).
Baca halaman berikutnya ya Bolaneters
Tak Perlu Khawatir
Simon juga meminta agar masyarakat tak perlu cemas dengan kekalahan Timnas Indonesia dari Yordania. Terlebih di laga tersebut, banyak pelajaran yang didapatkan timnya.
"Tidak usah khawatir, tujuan kita tetap sama, buat Indonesia lebih baik lagi. Saya yakinkan setelah pertandingan lawan Yordania kemarin, di dalam dan di luar lapangan pemain akan lebih baik lagi," tutur Simon.
"Kalau nantinya kita akan bertemu tim dari Timur Tengah di Kualifikasi Piala Dunia, mudah-mudahan kita lebih siap, karena kita sudah dapat pembelajaran yang kita petik dari pertandingan lawan Yordania," imbuh arsitek asal Skotlandia ini.
Baca Juga:
- Vanuatu Jadikan Timnas Indonesia Pemanasan Sebelum Tampil di Piala OFC
- Timnas Indonesia Termotivasi Kalahkan Vanuatu
- Timnas Indonesia Vs Vanuatu: Simon McMenemy Bersemangat Menanti Debut di Kandang
- Daftar 20 Pemain Timnas Indonesia untuk laga melawan Vanuatu
- Di Balik Sukses Virgil van Dijk, Ada Jasa Besar Eks Direktur Teknik Timnas Indonesia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Yang Unik dari Piala AFF 2026: Durasi Turnamen Rasa Piala Dunia, Padahal Cuma 10 Tim
Tim Nasional 18 Januari 2026, 07:30
-
Hasil PSG vs LOSC: Verdonk Absen, Lille Remuk di Parc des Princes
Liga Eropa Lain 17 Januari 2026, 05:27
-
Serba-Serbi ASEAN Hyundai Cup 2026: Hasil Undian Sampai Jadwal Timnas Indonesia
Tim Nasional 16 Januari 2026, 10:57
LATEST UPDATE
-
Prediksi Susunan Pemain Arsenal Lawan Inter: Bakal Ada Rotasi di Semua Lini
Liga Champions 21 Januari 2026, 00:22
-
Prediksi Bayern vs Union Saint-Gilloise 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:28
-
Prediksi Atalanta vs Athletic Club 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:24
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06










