Penggabungan Kompetisi Belum Menemukan Kata Sepakat
Editor Bolanet | 11 Oktober 2012 19:16
- Penyatuan kompetisi profesional kembali dimatangkan Joint Committee (JC) di kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Kamis (11/10) petang. Namun pada pertemuan itu belum tercapai titik temu terkait unifikasi kompetisi.
Dari pihak Komite Penyelamat Sepakbola Indonesia (KPSI), dihadiri Joko Driyono sekaligus CEO PT Liga Indonesia (PT LI) dan Togar Manahan Nero. Sedangkan dari pihak PSSI, terdapat CEO PT Liga Prima Indonesia Sportindo (PT LPIS) .
Dalam pertemuan yang berlangsung selama dua jam tersebut, lebih difokuskan mengenai profil liga pada 2014, yang masih belum menemukan kata sepakat.
Dikatakan Joko, kedua belah pihak baru melakukan brainstorming mengenai poin-poin serta proses penetapan dari penggabungan kompetisi tersebut. Namun, masih terdapat perbedaan pemikiran dari poin-poin yang diajukan masing-masing pihak.
Poin tersebut mengenai tahapan penentuan keputusan, penyusunan regulasi kompetisi, dan standarisasi klub peserta. Perlu pemikiran dan diskusi lebih detail terkait komponen yang disebutkan tadi, ujar Joko.
Selain itu, Joko menilai jika penggabungan kompetisi berpotensi memunculkan adanya revisi statuta. Itu tidak terlepas dengan profil liga baru yang dikhwatirkan berbenturan dengan konstruksi statuta PSSI.
Prosesnya masih panjang. Sebab, konsep yang telah terbentuk nanti masih harus dilanjutkan kepada pemangku kebijakan untuk disepakati. Bisa saja melalui Komite Eksekutif ataupun melalui kongres. Terkait siapa yang berhak menyetujui pun masih belum bisa ditentukan, sebutnya.
Sementara itu, CEO PT LPIS, Widjajanto menuturkan jika hasil rapat tersebut baru sebatas penetapan standarisasi klub menuju terbentuknya penggabungan kompetisi.
Dirinya menilai, Joko Driyono memiliki konsisten untuk menyelesaikan penggabungan kompetisi. Dengan begitu, masing-masing pihak memiliki semangat untuk mengakhiri permasalahan sepak bola Indonesia.
Tadi baru dijelaskan poin-poinnya saja. Lebih jelasnya perlu dibahas pada pertemuan selanjutnya, tutup Widjajanto. (esa/dzi)
Dari pihak Komite Penyelamat Sepakbola Indonesia (KPSI), dihadiri Joko Driyono sekaligus CEO PT Liga Indonesia (PT LI) dan Togar Manahan Nero. Sedangkan dari pihak PSSI, terdapat CEO PT Liga Prima Indonesia Sportindo (PT LPIS) .
Dalam pertemuan yang berlangsung selama dua jam tersebut, lebih difokuskan mengenai profil liga pada 2014, yang masih belum menemukan kata sepakat.
Dikatakan Joko, kedua belah pihak baru melakukan brainstorming mengenai poin-poin serta proses penetapan dari penggabungan kompetisi tersebut. Namun, masih terdapat perbedaan pemikiran dari poin-poin yang diajukan masing-masing pihak.
Poin tersebut mengenai tahapan penentuan keputusan, penyusunan regulasi kompetisi, dan standarisasi klub peserta. Perlu pemikiran dan diskusi lebih detail terkait komponen yang disebutkan tadi, ujar Joko.
Selain itu, Joko menilai jika penggabungan kompetisi berpotensi memunculkan adanya revisi statuta. Itu tidak terlepas dengan profil liga baru yang dikhwatirkan berbenturan dengan konstruksi statuta PSSI.
Prosesnya masih panjang. Sebab, konsep yang telah terbentuk nanti masih harus dilanjutkan kepada pemangku kebijakan untuk disepakati. Bisa saja melalui Komite Eksekutif ataupun melalui kongres. Terkait siapa yang berhak menyetujui pun masih belum bisa ditentukan, sebutnya.
Sementara itu, CEO PT LPIS, Widjajanto menuturkan jika hasil rapat tersebut baru sebatas penetapan standarisasi klub menuju terbentuknya penggabungan kompetisi.
Dirinya menilai, Joko Driyono memiliki konsisten untuk menyelesaikan penggabungan kompetisi. Dengan begitu, masing-masing pihak memiliki semangat untuk mengakhiri permasalahan sepak bola Indonesia.
Tadi baru dijelaskan poin-poinnya saja. Lebih jelasnya perlu dibahas pada pertemuan selanjutnya, tutup Widjajanto. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kata Gusti Randa Setelah Joko Driyono Dijebloskan ke Jeruji Besi
Bola Indonesia 25 Maret 2019, 19:21
-
Joko Driyono Resmi Ditahan Satgas Antimafia Bola
Bola Indonesia 25 Maret 2019, 17:45
-
Gusti Randa Enggan Disebut Plt Ketua Umum PSSI, Mengapa?
Bola Indonesia 20 Maret 2019, 07:12
-
SOS Pertanyakan Terpilihnya Gusti Randa Sebagai Plt Ketum PSSI
Bola Indonesia 20 Maret 2019, 00:22
-
Kerap Jadi Bahan Olok-olokkan Warganet, Gusti Randa Enggan Ambil Pusing
Bola Indonesia 19 Maret 2019, 20:18
LATEST UPDATE
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



