Persepam MU Kembali Coret Dua Pemain
Editor Bolanet | 10 Juli 2014 14:36
- Klub Indonesia Super League Wilayah Timur, Persepam MU kembali melakukan pencoretan di jeda kompetisi kali ini. Dua nama menjadi korban, yakni dan M. Yusuf.
Manajer Persepam MU, Achsanul Qosasi, menerangkan jika keputusan ini diambil setelah manajemen melakukan evaluasi tim.
Saat pertandingan terakhir sebelum jeda kompetisi ISL, kami juga memangkas sebanyak tiga pemain. Salah satunya, Sillah Abu Bakar, kata Achsanul Qosasi.
Kami akan selalu melihat rapor pemain melalui progres setiap pertandingan. Yusuf bukanlah pemain yang tidak bagus, namun karena posisi dia banyak yang bisa menjalankannya. Dampaknya, Yusuf sering tidak bisa dimainkan. Sejak bergabung, Yusuf hanya bermain satu kali itupun tidak 90 menit penuh, ujarnya.
Yusuf yang menempati lini gelandang bertahan harus bersaing dengan Khoirul Mashuda, Ade Suhendra, Busari, serta Eduard Vluta. Proses rotasi yang sering dilakukan pelatih Arcan Iurie berdampak tergerusnya keberadaan Yusuf.
Hingga akhir musim, kami tidak akan ada lagi evaluasi pemain yang menyebabkan diputus kontrak. Keputusan akhir, nantinya pada awal musim baru. Itupun, hanya kalau ada yang masuk dalam proses evaluasi, tuntasnya. [initial]
(esa/pra)
Manajer Persepam MU, Achsanul Qosasi, menerangkan jika keputusan ini diambil setelah manajemen melakukan evaluasi tim.
Saat pertandingan terakhir sebelum jeda kompetisi ISL, kami juga memangkas sebanyak tiga pemain. Salah satunya, Sillah Abu Bakar, kata Achsanul Qosasi.
Kami akan selalu melihat rapor pemain melalui progres setiap pertandingan. Yusuf bukanlah pemain yang tidak bagus, namun karena posisi dia banyak yang bisa menjalankannya. Dampaknya, Yusuf sering tidak bisa dimainkan. Sejak bergabung, Yusuf hanya bermain satu kali itupun tidak 90 menit penuh, ujarnya.
Yusuf yang menempati lini gelandang bertahan harus bersaing dengan Khoirul Mashuda, Ade Suhendra, Busari, serta Eduard Vluta. Proses rotasi yang sering dilakukan pelatih Arcan Iurie berdampak tergerusnya keberadaan Yusuf.
Hingga akhir musim, kami tidak akan ada lagi evaluasi pemain yang menyebabkan diputus kontrak. Keputusan akhir, nantinya pada awal musim baru. Itupun, hanya kalau ada yang masuk dalam proses evaluasi, tuntasnya. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cerita Presiden Madura United Melepas Syahrian Abimanyu ke JDT dengan Bangga
Bola Indonesia 23 Desember 2020, 20:40
-
Buku Memoar Sepak Bola Presiden Madura United Resmi Diluncurkan
Bolatainment 16 Oktober 2020, 04:40
-
Ikuti Arema dan Persija, Madura United Seleksi Pemain Muda Asal Brasil
Bola Indonesia 20 Agustus 2020, 16:32
-
Calon Pemain Timnas U-20 Bakal Merapat ke Madura United
Bola Indonesia 19 Agustus 2020, 16:02
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55














