Persib Klarifikasi Banned Transfer FIFA: Bukan Penunggakan Gaji Pemain, tapi Terminasi Kontrak Daisuke Sato

Dimas Ardi Prasetya | 30 Mei 2026 15:37
Persib Klarifikasi Banned Transfer FIFA: Bukan Penunggakan Gaji Pemain, tapi Terminasi Kontrak Daisuke Sato
Suasana pawai Persib Bandung saat merayakan gelar juara BRI Super League 2025/2026 (c) Bagaskara Lazuardi

Bola.net - Persib Bandung memberikan penjelasan terkait FIFA Registration Ban List. Maung Bandung memastikan bahwa perkara tersebut berkaitan dengan penyelesaian kontrak mantan pemainnya, Daisuke Sato.

Sanksi tersebut muncul setelah berakhirnya kerja sama antara Persib dan Sato pada Januari 2024. Saat itu, bek Filipina tersebut masih terikat kontrak dengan hingga 2025.

Advertisement

Sato bergabung dengan Persib pada pertengahan 2022 dari klub Thailand, Ratchaburi FC. Selama memperkuat Maung Bandung, ia tampil dalam 44 pertandingan dan menyumbangkan dua gol serta satu assist.

"Menanggapi informasi mengenai status larangan registrasi pemain baru dari FIFA yang saat ini beredar di publik, kami ingin menyampaikan bahwa Persib telah mengetahui dan mengikuti proses terkait perkara ini sejak awal," ujar Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan.

"Perlu kami jelaskan bahwa keputusan tersebut berasal dari satu perkara spesifik yang berkaitan dengan penyelesaian terminasi kontrak mantan pemain Persib, Daisuke Sato, pada tahun 2023."

"Dengan demikian, persoalan ini bukan terkait penunggakan gaji pemain ataupun bentuk pengabaian terhadap hak-hak pemain sebagaimana yang mungkin dipersepsikan oleh sebagian pihak," lanjutnya.

1 dari 3 halaman

Kewajiban Sedang Diselesaikan

Kewajiban Sedang Diselesaikan

Logo FIFA ditampilkan pada jam hitung mundur Piala Dunia 2026 di luar BC Place Stadium, Vancouver, British Columbia, Senin, 4 Mei 2026. (c) Darryl Dyck/The Canadian Press via AP

Menurut Adhitia, Persib saat ini sedang menyelesaikan kewajiban yang menjadi bagian dari keputusan FIFA. Maung Bandung juga terus menjalankan proses administratif yang dibutuhkan agar persoalan tersebut dapat segera dituntaskan.

"Sebagai klub yang berkomitmen menjalankan tata kelola sepak bola yang baik, Persib senantiasa berupaya memenuhi seluruh kewajiban kontraktual serta menjalankan setiap proses sesuai regulasi yang berlaku, baik di tingkat nasional maupun internasiona," ucapnya.

"Penghormatan terhadap hak pemain, pelatih, karyawan, mitra, dan seluruh pemangku kepentingan merupakan prinsip yang selalu kami pegang dalam menjalankan klub."

"Saat ini, kami sedang menyelesaikan kewajiban yang menjadi bagian dari keputusan tersebut dan menindaklanjuti seluruh proses administratif yang diperluka."

"Setelah kewajiban tersebut diselesaikan, kami akan melanjutkan proses sesuai mekanisme yang berlaku di FIFA agar status tersebut dapat ditinjau dan dicabut sebagaimana ketentuan yang berlaku," tegas Adhitia.

2 dari 3 halaman

Tidak Mengganggu Persiapan Persib

Tidak Mengganggu Persiapan Persib

Persib Bandung juara BRI Super League 2025/2026 (c) Bagaskara Lazuardi

Adhitia juga memastikan bahwa status larangan registrasi pemain baru tidak mengganggu persipapan dalam menyambut musim baru. Berbagai program yang telah disusun disebut tetap berjalan sesuai rencana.

"Kami juga ingin memastikan kepada seluruh Bobotoh, mitra, dan masyarakat sepak bola Indonesia bahwa situasi ini tidak memengaruhi stabilitas maupun arah pengembangan klub. Aktivitas operasional, persiapan tim, serta berbagai agenda strategis yang telah direncanakan tetap berjalan dengan baik dan sesuai target," jelas Adhitia.

"Dalam ekosistem sepak bola profesional global, persoalan administratif maupun sengketa kontraktual dapat terjadi dan merupakan bagian dari dinamika yang dihadapi banyak klub. Yang terpenting adalah bagaimana setiap pihak menunjukkan itikad baik, tanggung jawab, dan komitmen untuk menyelesaikannya secara profesional. Itulah yang saat ini sedang dilakukan oleh Persib," sambungnya.

3 dari 3 halaman

Alasan Memberikan Penjelasan

Alasan Memberikan Penjelasan

Persib Bandung merayakan gelar juara BRI Super League 2025/2026 (c) Bagaskara Lazuardi

Adhitia turut menjelaskan alasan memberikan keterangan secara terbuka kepada publik. Langkah itu diambil agar Bobotoh dan masyarakat sepak bola memperoleh informasi yang utuh mengenai situasi yang sedang terjadi.

"Kami memahami besarnya perhatian dan kecintaan Bobotoh terhadap klub ini. Karena itu, kami merasa penting untuk memberikan penjelasan yang utuh agar seluruh pihak memperoleh konteks yang tepat mengenai situasi yang sedang berlangsung. Kami percaya bahwa keterbukaan, tanggung jawab, dan kepatuhan terhadap regulasi merupakan fondasi penting dalam membangun klub yang sehat dan berkelanjutan," tutur Adhitia.

"Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan, kepercayaan, dan perhatian yang terus diberikan kepada Persib. Kami akan menyelesaikan proses ini dengan penuh tanggung jawab dan tetap fokus menjalankan komitmen untuk terus bertumbuh, menjaga standar profesionalisme, serta memberikan yang terbaik bagi Bobotoh dan sepak bola Indonesia," imbuhnya.

LATEST UPDATE