Persija dari Jakarta tapi Rasa Rio de Janeiro di BRI Super League: 10 Pemain dan 6 Ofisial Beraroma Negeri Samba
Serafin Unus Pasi | 20 Agustus 2025 13:46
Bola.net - Persija Jakarta semakin kental dengan nuansa Brasil di BRI Super League 2025/26. Dari 29 pemain Macan Kemayoran, sepuluh di antaranya berasal dari Negeri Samba.
Sepuluh pemain Persija dari Brasil yaitu Gustavo Almeida, Carlos Eduardo, Van Basty Sousa, Fabio Calonego, Gustavo Franca, Alan Cardoso, Allano Lima, Thales Lira, Maxwell Souza, dan Bruno Tubarao.
Jumlah tersebut menjadikan Persija sebagai tim dengan kontingen Brasil terbanyak di BRI Super League. Seperti diketahui, kompetisi musim ini didominasi pemain asing dari Negeri Samba.
Selain pemain, sentuhan Brasil juga terlihat jelas di kursi kepelatihan. Mauricio Souza bertindak sebagai pelatih, dibantu sejumlah staf senegara seperti Vitor Branca Da Cruz (pelatih fisik), Gerson Rodrigues (pelatih kiper), Caio Vito De Araujo (analis), dan Italo Bartole Resende serta Claudio Lazuardi sebagai penerjemah.
Julukan Baru
Fenomena ini langsung mendapat respons dari publik. Usai kemenangan telak 4-0 atas Persita Tangerang dan 3-0 atas Persis Solo, netizen memberi Persija dua julukan baru, Persija Brasil dan Persija Janeiro.
Lima dari tujuh gol Persija di BRI Liga 1 sampai dengan saat ini dicetak tiga pemain asal Brasil. Yaitu Allano Lima dua gol, Maxwell Souza dua gol, dan Gustavo Franca satu gol.
Rio Fahmi, bek Persija, mengaku kehadiran banyak pemain Brasil membuat suasana tim semakin hidup. Pemain lokal menyambut dengan terbuka legiun impor dari Negeri Samba.
"Kita sangat welcome dengan pemain-pemain tersebut karena kita satu tujuan untuk bisa membawa Persija menjadi juara. Kita menjalin pertemanan sesaat sebelum latihan atau saat berada di locker room," ujar Rio Fahmi.
Pemain Lokal Belajar Bahasa Portugis
Menurut Rio, proses adaptasi antara pemain lokal dan legiun Brasil berjalan lancar. Ditambah pemain lokal juga tidak segan untuk belajar bahasa Portugis supaya bisa berkomunikasi dengan lebih mulus dengan Alan Cardoso dan kawan-kawan.
"Saat latihan juga kita belajar, seperti para pemain lokal belajar sedikit bahasa Brasil. Pemain Brasil pun sebaliknya, belajar bahasa Indonesia untuk kepentingan pemahaman taktik, misalnya kanan atau kiri," tutur Rio Fahmi.
"Tentunya dengan kerja sama tersebut kita bisa membuahkan adaptasi cepat dari pemain Brasil maupun pemain Indonesia agar tim semakin kompak dan meraih apa yang ingin kita tuju," imbuh Rio Fahmi.
(Bola.net/Fitri Apriani)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Live Streaming Dewa United vs Persija Jakarta: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:25
-
Live Streaming Arema FC vs Bali United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:21
-
Live Streaming Persik vs Persita: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:16
-
Live Streaming PSM Makssar vs Madura United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:12
LATEST UPDATE
-
Hasil Man City vs Brighton: The Citizens Tumbang 0-1 di Etihad
Liga Inggris 1 November 2026, 05:33
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




