Persipura Berharap Alami Mukjizat di Jayapura
Editor Bolanet | 19 September 2014 14:33
- Laga leg kedua semifinal Piala AFC 2014 jadi kunci Persipura Jayapura dalam upaya meraih gelar juara. Nantinya, laga kontra tersebut, dijadwalkan berlangsung di Stadion Mandala, Kota Jayapura, Selasa (30/9) mendatang.
Pelatih Persipura Jayapura, Jacksen F Tiago, berharap skuatnya mampu memaksimalkan peluang tersebut.
Saya yakin, pada laga kedua nanti Persipura bisa menampilkan permainan terbaiknya. Hal tersebut menjadi harapan besar kita di Papua, kata Jacksen.
Kita harus berjuang, dan itu kalau Tuhan izinkan kita masih bisa mengalami mukjizat, sehingga kita akan mampu lolos ke partai final AFC. 90 menit di Stadion Mandala, Jayapura, akan menjadi penentu nasib kita di AFC, imbuh pelatih asal Brasil tersebut.
Pada laga pertama di markas Al-Qadsia, Mutiara Hitam kalah dengan skor 2-4. Diterangkan Jacksen, saat itu skuatnya bermain terlalu mundur di area pertahanan sendiri pada babak kedua.
Alhasil, mereka memberikan peluang kepada tuan rumah untuk mengejar ketertinggalan. Lebih jauh dikatakannya, jika faktor psikologis juga mendorong kegagalan meraih hasil positif di kandang Al Qadsia.
Di babak kedua kita mundur terlalu dalam di daerah pertahanan kita. Karena itu, memberikan keleluasaan bagi gelandang Al Qadsia untuk menembus pertahanan, pungkasnya. [initial]
(esa/pra)
Pelatih Persipura Jayapura, Jacksen F Tiago, berharap skuatnya mampu memaksimalkan peluang tersebut.
Saya yakin, pada laga kedua nanti Persipura bisa menampilkan permainan terbaiknya. Hal tersebut menjadi harapan besar kita di Papua, kata Jacksen.
Kita harus berjuang, dan itu kalau Tuhan izinkan kita masih bisa mengalami mukjizat, sehingga kita akan mampu lolos ke partai final AFC. 90 menit di Stadion Mandala, Jayapura, akan menjadi penentu nasib kita di AFC, imbuh pelatih asal Brasil tersebut.
Pada laga pertama di markas Al-Qadsia, Mutiara Hitam kalah dengan skor 2-4. Diterangkan Jacksen, saat itu skuatnya bermain terlalu mundur di area pertahanan sendiri pada babak kedua.
Alhasil, mereka memberikan peluang kepada tuan rumah untuk mengejar ketertinggalan. Lebih jauh dikatakannya, jika faktor psikologis juga mendorong kegagalan meraih hasil positif di kandang Al Qadsia.
Di babak kedua kita mundur terlalu dalam di daerah pertahanan kita. Karena itu, memberikan keleluasaan bagi gelandang Al Qadsia untuk menembus pertahanan, pungkasnya. [initial]
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Prancis vs Maroko, 10 Juli 2026
Piala Dunia 9 Juli 2026, 23:30
-
Jorge Jesus Capai Kesepakatan Latih Portugal
Piala Dunia 9 Juli 2026, 23:08
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Swiss 12 Juli 2026
Piala Dunia 9 Juli 2026, 21:37
-
Generasi Baru Spanyol vs Pilar-pilar Senior Belgia
Piala Dunia 9 Juli 2026, 19:35
-
Thibaut Courtois: Dibesarkan Belgia, Ditempa Spanyol
Piala Dunia 9 Juli 2026, 19:26
-
Brahim Diaz, Harapan Maroko untuk Membongkar Lini Pertahanan Prancis
Piala Dunia 9 Juli 2026, 18:56
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55















