Persitara Kalah Telak Dari PSLS 5-2

Editor Bolanet | 25 Februari 2012 05:00
Persitara Kalah Telak Dari PSLS 5-2
- Persitara Jakarta Utara tertunduk lesu usai melakoni laga lanjutan Divisi Utama musim 2011/2012 gelaran PT Liga Prima Indonesia Sportindo (PT LPIS) lawan PSLS Lhokseumawe, di Stadion Tunas Bangsa, Jumat (24/2). Penyebabnya, Persitara kalah dengan skor telak 5-2.

Meski Persitara datang ke Lhokseumawe dengan semangat dan kepercayaan diri tinggi, namun modal tersebut tidak cukup untuk meraih poin dari pasukan yang dibesut Nasrul Koto. Laskar si Pitung - julukan Persitara - justru menjadi bulan-bulanan skuad tim berjuluk Laskar Pase tersebut.

Gol bagi tuan rumah dicetak Mahdi Sulaiman pada menit ke-28 dan 57, Raul Carlos di menit ke-53 dan 74, serta Macia Maloch menutup pesta gol PSLS pada menit ke-83. Sementara itu, dua gol Laskar si Pitung diborong oleh , masing-masing melalui penalti pada menit ke-80 dan saat perpanjangan waktu.

Hasil tersebut praktis membuat manajemen Laskar si Pitung kecewa dan harus menanggung malu. Sebab, takluk dengan skor 2-5 merupakan kekalahan terbesar tim besutan Dodi Sahetapy dalam mengarungi kompetisi kasta kedua PT LPIS musim ini.

Hasil ini benar-benar memalukan buat kami. Ini meninggalkan catatan buruk jelang memasuki putaran kedua, tandas Sutrisno, General Manajer Persitara kepada .

Kekalahan seolah semakin membulatkan tekad manajemen membongkar komposisi skuadnya pada putaran kedua kompetisi Divisi Utama PT LPIS, bahkan sutrisno mengungkapkan bahwa perombakan besar-besaran itu akan dilakukan.

Setelah memasuki jeda pada putaran pertama nanti, akan kami evaluasi semua. Bukan hanya pemain, namun termasuk tim pelatih. Pemain yang dianggap minim kontribusi pasti akan kami coret. Begitu juga dengan pelatih, kalau tidak mampu akan kami ganti, ujar Cak Tries - panggilan Sutrisno - seraya mengatakan rencana perombakan tim segera dirapatkan dengan jajaran manajemen.

Sementara itu, pelatih PSLS, Nasrul Koto, mengungkapkan bahwa kunci sukses anak asuhnya meraih kemenangan adalah variasi serangan yang diperagakan. Dengan demikian, anak asuhnya dinilai sukses membuat Persitara kewalahan.

Kami bermain sangat rapih, baik saat menyerang maupun bertahan. Anak-anak berhasil menjaga keseimbangan permainan, pungkasnya. (esa/gia)

TAG TERKAIT

BERITA TERKAIT