Piala Presiden, Prolog yang Kini Selalu Dinanti Sebelum Cerita Utama Sepak Bola Indonesia Benar-benar Dimulai

Gia Yuda Pradana | 8 Agustus 2026 00:43
Piala Presiden, Prolog yang Kini Selalu Dinanti Sebelum Cerita Utama Sepak Bola Indonesia Benar-benar Dimulai
Ilustrasi - Piala Presiden, prolog yang kini selalu dinanti sebelum cerita utama sepak bola Indonesia benar-benar dimulai (c) AI/ChatGPT

Bola.net - Ketika membaca sebuah buku, banyak pembaca langsung membuka bab pertama. Alhasil, sebelum benar-benar masuk ke cerita utama, ada satu bagian yang sering dilewati.

Prolog.

Advertisement

Padahal, dari sana, pembaca bisa mulai mengenal tokoh dan gambaran tentang cerita yang akan mereka ikuti.

Seperti itulah posisi Piala Presiden dalam percaturan sepak bola Indonesia saat ini.

Turnamen pramusim yang bergengsi dan kompetitif ini awalnya hadir untuk mengisi kekosongan kompetisi. Kini, tanpa terasa, turnamen ini telah menuntaskan edisi kedelapannya, di mana Persebaya Surabaya berhasil menduduki singgasana juara usai menaklukkan Persib Bandung dalam partai final Piala Presiden 2026 yang berlangsung hingga adu penalti.

Sekarang, setiap Liga musim baru belum bergulir, masyarakat lebih dulu antusias menantikannya.

Jika diibaratkan, Piala Presiden memang bukan cerita utama dalam buku yang mengisahkan sepak bola negeri ini. Namun, sejak beberapa tahun terakhir, ajang ini telah menjadi prolog yang selalu dinanti sebelum musim baru benar-benar dimulai.

1 dari 4 halaman

Piala Presiden, Prolog yang Begitu Memikat

Prolog yang bagus mampu memikat pembaca dan membuat mereka ingin membuka halaman berikutnya. Piala Presiden 2026 menunjukkan tanda-tanda serupa.

Dari fase grup sampai semifinal, yang disiarkan langsung oleh Indosiar dan Vidio, average audience rating-nya 4,3%.

Share-nya 24,5%.

Naik 16% dibandingkan tahun sebelumnya.

"Piala Presiden tahun ini jauh lebih sukses menurut saya, apalagi kalau dari saya sebagai official broadcaster. Melihat dari sisi kepemirsaan TV saja, itu meningkat 16 persen dibanding tahun lalu, dan ini adalah paling tinggi dibanding tahun-tahun sebelumnya," ucap Harsiwi Achmad, Direktur Emtek, official broadcaster sejak turnamen pertama kali digelar pada tahun 2015.

Angka tersebut menunjukkan antusiasme masyarakat yang begitu besar sekaligus membuktikan bahwa Piala Presiden telah menjadi hiburan dengan daya tarik luar biasa.

"Ini merupakan turnamen pre-season paling besar di Indonesia saat ini," tegas Harsiwi Achmad.

Antusiasme tersebut tidak lahir begitu saja. Ada proses panjang di baliknya.

2 dari 4 halaman

Piala Presiden, Sebuah Penanda

Infografis - Mengapa Piala Presiden layak disebut prolog? (c) AI/ChatGPT

Piala Presiden awalnya lahir sebagai pengisi kekosongan kompetisi akibat sanksi FIFA pada 2015. Sejak saat itu, turnamen ini pun mulai konsisten digelar setiap tahun.

Ibarat prolog, turnamen ini telah menjadi bagian tak terpisahkan.

Di sini, pelatih bisa menguji tim.

Di sini, pemain baru bisa menjalani debut.

Di sini, pemain muda bisa mendapatkan kesempatan untuk tampil.

Di sini, suporter kembali memenuhi stadion.

Di sini, atmosfer sepak bola mulai hidup lagi.

Mungkin, tanpa disadari, turnamen pramusim ini perlahan telah berubah fungsi. Ajang ini tak lagi sekadar mengisi jeda, melainkan menjadi penanda bahwa musim baru sepak bola Indonesia akan segera dimulai.

3 dari 4 halaman

Piala Presiden, Pembuka Menuju Cerita Sesungguhnya

Perjalanan Piala Presiden 2026 memperlihatkan bagaimana turnamen ini menjadi panggung pertama bagi banyak cerita. Persib dan Persebaya melangkah ke final, Persija merebut posisi ketiga, sementara sejumlah pemain mencuri perhatian lewat penampilan mereka.

Francisco Rivera dari Persebaya dinobatkan sebagai Pemain Terbaik.

Arlyansyah dari Persija jadi Pemain Muda Terbaik.

Gustavo Henrique dari Arema menyabet penghargaan Pencetak Gol Terbanyak.

Ada pemain-pemain baru yang tampil. Pelatih-pelatih pun mulai menemukan komposisi tim. Tak kalah penting, laga-laga berlangsung kompetitif walau berstatus pramusim.

Liga nanti akan menjadi cerita utamanya. Akan tetapi, sebelum masuk ke sana, banyak tokoh diperkenalkan lebih dahulu melalui turnamen pramusim ini.

4 dari 4 halaman

Piala Presiden, Ketika Prolog Menjadi Bagian yang Selalu Dinanti

Awalnya, Piala Presiden hanya pengisi kekosongan. Sekarang, ajang ini telah menjadi ritual sebelum musim baru dimulai.

Klub menunggu untuk menguji kekuatan. Pemain menunggu kesempatan untuk menjalani debut atau membuktikan diri di atas lapangan. Suporter dan penonton menunggu untuk kembali merasakan denyut sepak bola nasional.

Kini, musim baru seolah terasa belum lengkap tanpa turnamen ini sebagai pembukanya.

──────── ⬢ ────────

Dalam sebuah buku, prolog memang tidak pernah menjadi cerita utama. Akan tetapi, tanpa prolog yang baik, perjalanan menuju halaman terakhir kadang terasa kurang utuh.

Ajang pramusim ini pun demikian. Liga memang akan selalu menjadi cerita utama yang paling ditunggu. Namun, sejak beberapa tahun terakhir, masyarakat tidak pernah melewatkan prolognya.

Ini bukan lagi sekadar pengisi jeda kompetisi.

Piala Presiden kini telah menjadi prolog yang selalu dinanti sebelum cerita utama sepak bola Indonesia benar-benar dimulai.

LATEST UPDATE