Posisi Drago Mamic Di Ujung Tanduk
Editor Bolanet | 26 Maret 2012 06:15
- Posisi pelatih Persib Bandung, Drago Mamic, tengah berada di ujung tanduk. Drago dinilai gagal memberikan grafik permainan memuaskan bagi tim berjuluk Maung Bandung di kompetisi milik PT Liga Indonesia (PT LI), Indonesia Super League (ISL) musim 2011/2012. Misalnya saja, Drago Mamic dianggap kerap menerapkan strategi yang tidak tepat.
Jika pemecatan diperlukan, maka akan kami tempuh. Namun, sejauh ini masih belum diperbincangkan di jajaran manajemen meski tekanan memang begitu besar, terang wakil manager PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB), Muhammad Farhan, kepada .
Untuk memaparkan hasil yang sudah dicapai pada putaran pertama, Farhan mengatakan akan segera memanggil pihak manajemen, Selasa (27/3).
Itu karena pada putaran kedua ISL, kami ingin Persib tampil sempurna dan tidak banyak kehilangan poin. Sehingga, kekurangan yang terjadi selama putaran pertama tidak boleh kembali terulang, sambungnya.
Usaa pertemuan tersebut, Farhan berencana memanggil tim pelatih dan skuad Persib untuk mendapatkan bahan evaluasi mengadapi putaran kedua.
“Selama putaran pertama, tim tidak tampil optimal. Tentunya kami akan mempertanyakan hal itu, karena kami memiliki materi pemain dan pelatih yang bagus. Sayangnya, hal tersebut tidak sejalan dengan hasil yang dicapai sejauh ini, lanjut Farhan.
Saat ini, Persib berada di urutan ketujuh dengan mengumpulkan 25 poin dari 17 pertandingan. Persib tertinggal sebelas angka dari Sriwijaya FC selaku pemimpin klasemen sementara ISL. Persib baru meraih tujuh kali kemenangan, empat kali seri, dan enam kali kekalahan serta sudah kemasukan 25 gol dan baru memasukkan 21 gol. (esa/gia)
Jika pemecatan diperlukan, maka akan kami tempuh. Namun, sejauh ini masih belum diperbincangkan di jajaran manajemen meski tekanan memang begitu besar, terang wakil manager PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB), Muhammad Farhan, kepada .
Untuk memaparkan hasil yang sudah dicapai pada putaran pertama, Farhan mengatakan akan segera memanggil pihak manajemen, Selasa (27/3).
Itu karena pada putaran kedua ISL, kami ingin Persib tampil sempurna dan tidak banyak kehilangan poin. Sehingga, kekurangan yang terjadi selama putaran pertama tidak boleh kembali terulang, sambungnya.
Usaa pertemuan tersebut, Farhan berencana memanggil tim pelatih dan skuad Persib untuk mendapatkan bahan evaluasi mengadapi putaran kedua.
“Selama putaran pertama, tim tidak tampil optimal. Tentunya kami akan mempertanyakan hal itu, karena kami memiliki materi pemain dan pelatih yang bagus. Sayangnya, hal tersebut tidak sejalan dengan hasil yang dicapai sejauh ini, lanjut Farhan.
Saat ini, Persib berada di urutan ketujuh dengan mengumpulkan 25 poin dari 17 pertandingan. Persib tertinggal sebelas angka dari Sriwijaya FC selaku pemimpin klasemen sementara ISL. Persib baru meraih tujuh kali kemenangan, empat kali seri, dan enam kali kekalahan serta sudah kemasukan 25 gol dan baru memasukkan 21 gol. (esa/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Indonesia Atasi Perlawanan Mozambique, Namun Ole Romeny Kurang Puas
Tim Nasional 10 Juni 2026, 04:57
-
Indonesia vs Mozambique: John Herdman Akui Garuda Sempat Tertekan
Tim Nasional 10 Juni 2026, 01:10
-
Jadwal Semifinal Piala AFF U-19 2026
Tim Nasional 9 Juni 2026, 23:21
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19














