Analisis Grup F Piala Dunia 2026: Misi Besar Belanda, Jepang Bukan Lagi Kuda Hitam!

Analisis Grup F Piala Dunia 2026: Misi Besar Belanda, Jepang Bukan Lagi Kuda Hitam!
Para suporter Jepang bereaksi menjelang laga persahabatan internasional antara Jepang vs Islandia di Tokyo, Minggu, 31 Mei 2026 (c) AP Photo/Eugene Hoshiko

Bola.net - Piala Dunia 2026 kembali menghadirkan tantangan besar bagi Timnas Belanda. Tiga kali menjadi runner-up tanpa pernah mengangkat trofi membuat Oranje datang dengan misi menghapus salah satu kutukan terbesar dalam sejarah sepak bola.

Belanda tergabung di Grup F bersama Jepang, Swedia, dan Tunisia. Di atas kertas, mereka menjadi unggulan utama untuk finis sebagai juara grup dan melaju ke babak gugur.

Namun, jalan menuju fase berikutnya dipastikan tidak akan mudah. Jepang telah membuktikan mereka bukan kuda hitam, akan tetapi kekuatan besar dari Asia. Swedia dan Tunisia memiliki karakter permainan yang bisa merepotkan siapa pun.

Persaingan di Grup F berpotensi menjadi salah satu yang paling menarik pada fase grup Piala Dunia 2026. Empat tim datang dengan ambisi besar dan peluang yang relatif terbuka untuk bersaing memperebutkan tiket lolos.

Jepang

Jepang

Pemain Jepang Koki Ogawa (kiri) mendapat ucapan selamat dari rekan setimnya Hiroki Ito setelah mencetak gol pada laga persahabatan antara Jepang vs Islandia di Tokyo, 31 Mei 2026 (c) AP Photo/Eugene Hoshiko

Jepang datang ke Piala Dunia 2026 dengan reputasi yang terus meningkat. Samurai Biru menjadi negara pertama yang lolos melalui jalur kualifikasi selain tiga tuan rumah turnamen.

Pencapaian di Piala Dunia 2022 masih menjadi referensi utama kekuatan Jepang. Saat itu mereka sukses mengalahkan Jerman dan Spanyol dalam salah satu kejutan terbesar di fase grup.

Mayoritas pemain inti Jepang kini berkarier di Eropa. Pengalaman bermain di kompetisi elite membuat kualitas individu dan pemahaman taktik mereka semakin matang.

Kaoru Mitoma, Hiroki Ito, dan sejumlah pemain muda lainnya diharapkan menjadi motor permainan tim. Jika mampu mempertahankan disiplin dan efektivitas seperti di Qatar, Jepang bisa menjadi pesaing utama Belanda dalam perebutan posisi teratas grup.

Pertandingan Selanjutnya
World Cup World Cup | 15 Juni 2026
Belanda Belanda
03:00 WIB
Jepang Jepang

Belanda

Belanda

Selebrasi pemain Belanda usaia Cody Gakpo mencetak gol ke gawang Uzbekistan di laga uji coba jelang Piala Dunia 2026. (c) OnsOranje

Belanda masih membawa status sebagai salah satu negara terbesar yang belum pernah menjuarai Piala Dunia. Tiga kekalahan di final pada edisi 1974, 1978, dan 2010 menjadi bagian dari sejarah panjang yang ingin mereka akhiri.

Ronald Koeman kembali dipercaya memimpin Oranje dalam upaya meraih kejayaan. Legenda sepak bola Belanda itu memiliki pengalaman besar baik sebagai pemain maupun pelatih tim nasional.

Skuad Belanda saat ini dihuni banyak pemain berkualitas yang tampil di level tertinggi Eropa. Virgil van Dijk, Ryan Gravenberch, Tijjani Reijnders, dan Cody Gakpo menjadi fondasi utama kekuatan tim.

Meski begitu, sejumlah pengamat menilai generasi saat ini belum semewah era sebelumnya. Karena itu, konsistensi dan kolektivitas permainan akan menjadi faktor kunci bagi Belanda untuk memenuhi status favorit di Grup F.

Tunisia

Tunisia

Pemain Belgia, Jeremy Doku (tengah), berebut bola dengan pemain Tunisia, Ismaal Gharbi (kanan), dan Elias Achouri dalam pertandingan persahabatan internasional, Sabtu (6/6/2026). (c) AP Photo/Omar Havana

Tunisia kembali mencoba memecahkan batas yang selama ini sulit mereka lewati. Dalam enam penampilan sebelumnya di Piala Dunia, wakil Afrika Utara itu belum pernah lolos dari fase grup.

Pada edisi 2022, Tunisia nyaris menciptakan sejarah. Mereka bahkan mampu mengalahkan Prancis 1-0, tetapi hasil tersebut belum cukup untuk membawa mereka ke babak gugur.

Kini, Tunisia datang dengan pelatih baru Sabri Lamouchi yang ditunjuk setelah kegagalan di Piala Afrika. Ia mendapat tugas membangun tim yang lebih kompetitif untuk menghadapi tantangan di Amerika Utara.

Salah satu pemain yang layak mendapat perhatian adalah Khalil Ayari. Penyerang muda berusia 21 tahun yang musim ini bergabung dengan PSG itu diproyeksikan menjadi salah satu senjata utama Tunisia pada Piala Dunia 2026.

Swedia

Swedia

Winger Swedia, Anthony Elanga merayakan gol bersama Daniel Svensson di laga melawan Polandia di final playoff Piala Dunia 2026. (c) Jonas Ekstromer/TT via AP

Swedia menempuh jalan berliku untuk mencapai putaran final Piala Dunia 2026. Mereka harus melewati babak play-off setelah menjalani fase kualifikasi yang jauh dari kata meyakinkan.

Pergantian pelatih menjadi salah satu titik balik penting bagi tim ini. Graham Potter dipercaya memimpin Swedia dan berhasil membawa mereka melewati Ukraina serta Polandia dalam perjalanan menuju Piala Dunia.

Kualitas individu Swedia sebenarnya tidak bisa diremehkan. Alexander Isak dan Viktor Gyokeres merupakan dua penyerang yang tampil produktif di kompetisi Eropa dalam beberapa musim terakhir.

Selain itu, ada pula talenta muda seperti Lucas Bergvall dan Anthony Elanga yang siap memberikan warna baru. Kombinasi pengalaman dan energi muda membuat Swedia berpotensi menjadi kuda hitam di Grup F.

Sumber: AP News