Pro Duta Optimistis Gugatan Mereka Bakal Dimenangkan CAS
Editor Bolanet | 5 Mei 2014 21:09
- Ditolaknya gugatan PT LPIS dan beberapa pihak lain oleh Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) tak membuat Pro Duta keder. Kuda Pegasus -julukan Pro Duta- mengaku optimistis terkait nasib gugatan mereka via CAS.
Kita tetap optimistis tentang gugatan kita di CAS, ujar Legal Officer Pro Duta, Catur Agus Saptono, pada .
Namun, kita jangan berandai-andai dulu dan harus siap apapun putusan mereka. CAS tidak seperti yang kita duga, sambungnya.
Sebelumnya, melalui CAS, Pro Duta menuntut haknya tampil di kasta tertinggi kompetisi Indonesia.
Nomor perkara Pro Duta di CAS sebagai berikut Nomor Perkara CAS 2014/A/3477 Pro Duta FC v. CLAC (Club Licensing Appeal Committee) dan PSSI, ungkap Catur.
Dalam upaya hukum menggugat ketidakadilan yang dilakukan PSSI tersebut, Pro Duta tak berjuang sendiri. Mereka menggandeng kuasa hukum Teuku Syahrul Ansari SH, MH dari dari kantor TSA Advocates.
Pro Duta gagal bermain di kompetisi kasta tertinggi Indonesia musim 2014 ini. Mereka disebut tak memiliki stadion layak untuk dijadikan kadang selama musim kompetisi. Alhasil, mereka gagal mendapat lisensi klub pro, yang merupakan tiket bermain di kasta tertinggi.
Selain tak memiliki stadion yang layak, konon alasan tak diloloskannya Pro Duta tak lepas dari tudingan pengaturan pertandingan mereka di fase playoff kompetisi Indonesian Premier League musim lalu. Tudingan ini dilontarkan Ketua Komisi Disiplin PSSI, Hinca IP Panjaitan.
Sementara, kuasa hukum Pro Duta, Teuku Syahrul Ansari, menyatakan bahwa gugatan Pro Duta FC ini dilakukan sebagai klub anggota Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), yang tidak ingin adanya diskriminasi di tubuh federasi. Mereka berharap penyelesaian dualisme kompetisi benar-benar mengacu kepada spirit yang terkandung pada MOU antara PSSI, KPSI, dan PT Liga Indonesia, 7 Juni 2012 silam. (den/dzi)
Kita tetap optimistis tentang gugatan kita di CAS, ujar Legal Officer Pro Duta, Catur Agus Saptono, pada .
Namun, kita jangan berandai-andai dulu dan harus siap apapun putusan mereka. CAS tidak seperti yang kita duga, sambungnya.
Sebelumnya, melalui CAS, Pro Duta menuntut haknya tampil di kasta tertinggi kompetisi Indonesia.
Nomor perkara Pro Duta di CAS sebagai berikut Nomor Perkara CAS 2014/A/3477 Pro Duta FC v. CLAC (Club Licensing Appeal Committee) dan PSSI, ungkap Catur.
Dalam upaya hukum menggugat ketidakadilan yang dilakukan PSSI tersebut, Pro Duta tak berjuang sendiri. Mereka menggandeng kuasa hukum Teuku Syahrul Ansari SH, MH dari dari kantor TSA Advocates.
Pro Duta gagal bermain di kompetisi kasta tertinggi Indonesia musim 2014 ini. Mereka disebut tak memiliki stadion layak untuk dijadikan kadang selama musim kompetisi. Alhasil, mereka gagal mendapat lisensi klub pro, yang merupakan tiket bermain di kasta tertinggi.
Selain tak memiliki stadion yang layak, konon alasan tak diloloskannya Pro Duta tak lepas dari tudingan pengaturan pertandingan mereka di fase playoff kompetisi Indonesian Premier League musim lalu. Tudingan ini dilontarkan Ketua Komisi Disiplin PSSI, Hinca IP Panjaitan.
Sementara, kuasa hukum Pro Duta, Teuku Syahrul Ansari, menyatakan bahwa gugatan Pro Duta FC ini dilakukan sebagai klub anggota Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), yang tidak ingin adanya diskriminasi di tubuh federasi. Mereka berharap penyelesaian dualisme kompetisi benar-benar mengacu kepada spirit yang terkandung pada MOU antara PSSI, KPSI, dan PT Liga Indonesia, 7 Juni 2012 silam. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Dianggurin Chelsea, PSG Siap Tampung Estevao
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:20
-
Reaksi Juventus Usai Kalah dari Genoa: Gelar 'Retreat' Selama 2 Hari!
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:15
-
Roy Keane Senang Michael Carrick Tidak Jadi Dipecat, Tapi....
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:07
-
Setelah Chelsea, Liverpool Bidik Arsenal Sebagai Korban Berikutnya!
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 20:58
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Persijap 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:06
-
Prediksi BRI Super League: Java United vs Bhayangkara FC 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:02
-
Bruno Fernandes On Fire, Siap Bawa MU Menang di Kandang Chelsea
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 18:00
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
Sir Jim Ratcliffe Pantau Langsung Laga Chelsea vs MU, Tekanan untuk Michael Carrick?
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:34
-
Tangan Dingin Carlos Pena Bikin Persita Tangerang Sulit Ditaklukkan
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:34
-
Jadwal Pekan ke-8 BRI Super League 2026/2027, Live di Indosiar dan Vidio!
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:30
-
3 Pemain Muda Borneo FC yang Mencuri Perhatian di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:27
-
Rafael Struick Tegaskan Siap Kembali Perkuat Timnas Indonesia
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:20
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18







