PSBS Biak dan Ancaman Degradasi yang Makin Nyata
Asad Arifin | 8 April 2026 20:29
Bola.net - PSBS Biak berada dalam situasi kritis di BRI Super League 2025/2026. Ancaman degradasi kini semakin nyata. Tanda-tanda bakal turun kasta mulai terlihat jika tak ada perubahan.
Kekalahan telak 1-6 dari Bali United pada pekan ke-26 menjadi pukulan terbaru. Hasil ini mempertegas tren negatif tim.
Badai Pasifik tidak hanya kalah. Mereka kembali menunjukkan rapuhnya lini pertahanan.
Sebelumnya, PSBS Biak juga sempat kalah 2-6 dari Malut United. Pola kekalahan besar terus berulang.
Kini, mereka terbenam di dasar klasemen dengan 18 poin dari 26 laga. Posisi ini membuat peluang bertahan semakin menipis.
Performa Anjlok dan Lini Belakang yang Rapuh

Secara matematis, PSBS Biak masih punya peluang selamat. Mereka hanya terpaut tiga poin dari zona aman. Namun, performa di lapangan tidak mendukung optimisme tersebut. Tim asuhan Marian Mihail gagal menunjukkan progres.
Sejak Januari 2026, PSBS Biak tidak pernah menang. Mereka melewati delapan pertandingan tanpa kemenangan.
Dari periode itu, mereka hanya meraih dua poin. Catatan ini menjadi indikator krisis performa yang serius.
Masalah terbesar ada di lini belakang. Hingga pekan ke-26, mereka sudah kebobolan 59 gol. Jumlah ini menjadi yang terburuk di liga. Tidak ada tim lain yang kebobolan lebih dari 50 gol.
Situasi ini membuat PSBS sulit bersaing. Setiap kesalahan kecil berujung pada hukuman besar. Tanpa perbaikan signifikan, peluang bertahan akan semakin kecil. Waktu mereka semakin terbatas.
Tekanan Internal dan Persaingan Papan Bawah

Masalah PSBS Biak tidak hanya di lapangan. Kondisi finansial klub juga menjadi perhatian serius.
Nama PSBS muncul dalam daftar FIFA Registration Ban. Bahkan, mereka terlibat dalam lebih dari satu kasus. Situasi ini berpotensi mengganggu stabilitas tim. Fokus pemain dan manajemen bisa terpecah.
Di saat yang sama, rival di papan bawah mulai bangkit. Persis Solo dan Persijap Jepara terus mengumpulkan poin. Kedua tim perlahan menjauh dari zona degradasi. Ini membuat tekanan pada PSBS semakin besar.
Semen Padang juga melakukan langkah cepat. Mereka mengganti pelatih demi menyelamatkan musim.
Langkah tersebut menunjukkan keseriusan pesaing. PSBS justru terlihat stagnan tanpa perubahan signifikan.
Jika situasi ini terus berlanjut, degradasi bukan lagi ancaman. Itu bisa menjadi kenyataan pahit bagi Badai Pasifik.
Klasemen BRI Super League 2025/2026
Baca Ini Juga:
Persija Jakarta vs Persebaya Surabaya: Duel Klasik Penuh Drama di Jakarta
Persita Tangerang vs Arema FC: Singo Edan Siap Curi Poin di Tangerang
Bambang Pamungkas Sangat Kecewa Persija Kering Kemenangan di 3 Partai Terakhir BRI Super League, Berikan Permintaan ke Pelatih dan Pemain
Persib tak Tersentuh Kekalahan di 14 Laga BRI Super League, Umuh Muchtar Justru Beri Peringatan Tegas
Persija Jakarta Raja Kartu Merah di BRI Super League 2025/2026: Tanda Bahaya di Tengah Perburuan Gelar!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

