PSM Pantau Pemain Muda Potensial di Liga Jusuf Kalla
Editor Bolanet | 17 Agustus 2012 08:00
- PSM Makassar masih ingin mengembangkan pemain muda berbakat. Untuk itu manajemen memantau pemain-pemain yang berlaga di Liga Jusuf Kalla (JK) yang digelar PSSI Sulawesi Selatan.
Kami mulai memantau pemain muda yang memang berkompeten untuk dibina di PSM nanti, kata asisten pelatih PSM, Imran Amirullah.
Imran menambahkan bahwa Sulawesi Selatan, khususnya Makassar, memiliki banyak pemain muda yang bertalenta. Namun, mereka sulit dipantau karena memang jarang ada kompetisi, bahkan tidak ada satu pun kompetisi resmi di bawah naungan PSSI yang bergulir selama kurun waktu lima tahun terakhir.
Melalui Liga JK, Imran berharap akan lahir pemain generasi Ramang. Apalagi, PSM ke depannya akan membentuk akademi sepakbola yang nantinya bisa mendidik pemain muda.
Kompetisi ini juga memudahkan kami memantau pemain muda berbakat yang ada di Kabupaten. Oleh karena itu gebrakan dari PSSI Sulsel ini, harus terus kita dukung bersama, tutur Imran.
Ketua Panitia Penyelenggara Liga JK, Japri Y Timbo menyambut positif niat Manajemen PSM untuk mencari pemain muda di Liga JK. Apa lagi menurut dia, salah satu tujuan digulirkannya liga JK tersebut memang untuk mencari bibit muda untuk diorbitkan.
Dari ratusan pesepakbola muda di Liga JK, kalau dipantau dengan baik pastinya ada yang bisa masuk skuad PSM. Tidak perlu banyak-banyak, satu atau dua dulu, kami sudah senang. Apa lagi Sulsel dari dulu dikenal sebagai gudangnya pemain muda potensial, tegas Japri.
Japri menyebutkan jika konsep Liga JK sendiri menganut sistem semi profesional. Semua perangkat hingga regulasi pertandingan diadopsi dari penyelenggaraan liga kasta teratas. Hanya saja, liga ini dikhususkan bagi pesepakbola umur 21 tahun ke bawah.
Bahkan kami juga punya tim pemantau. Tak hanya melaporkan pemain berbakat, tapi juga melaporkan jalannya pertandingan, kinerja wasit dan panpel lokal,” tegas mantan Direktur Operasional PSM Makassar era ISL ini. (nda/dzi)
Kami mulai memantau pemain muda yang memang berkompeten untuk dibina di PSM nanti, kata asisten pelatih PSM, Imran Amirullah.
Imran menambahkan bahwa Sulawesi Selatan, khususnya Makassar, memiliki banyak pemain muda yang bertalenta. Namun, mereka sulit dipantau karena memang jarang ada kompetisi, bahkan tidak ada satu pun kompetisi resmi di bawah naungan PSSI yang bergulir selama kurun waktu lima tahun terakhir.
Melalui Liga JK, Imran berharap akan lahir pemain generasi Ramang. Apalagi, PSM ke depannya akan membentuk akademi sepakbola yang nantinya bisa mendidik pemain muda.
Kompetisi ini juga memudahkan kami memantau pemain muda berbakat yang ada di Kabupaten. Oleh karena itu gebrakan dari PSSI Sulsel ini, harus terus kita dukung bersama, tutur Imran.
Ketua Panitia Penyelenggara Liga JK, Japri Y Timbo menyambut positif niat Manajemen PSM untuk mencari pemain muda di Liga JK. Apa lagi menurut dia, salah satu tujuan digulirkannya liga JK tersebut memang untuk mencari bibit muda untuk diorbitkan.
Dari ratusan pesepakbola muda di Liga JK, kalau dipantau dengan baik pastinya ada yang bisa masuk skuad PSM. Tidak perlu banyak-banyak, satu atau dua dulu, kami sudah senang. Apa lagi Sulsel dari dulu dikenal sebagai gudangnya pemain muda potensial, tegas Japri.
Japri menyebutkan jika konsep Liga JK sendiri menganut sistem semi profesional. Semua perangkat hingga regulasi pertandingan diadopsi dari penyelenggaraan liga kasta teratas. Hanya saja, liga ini dikhususkan bagi pesepakbola umur 21 tahun ke bawah.
Bahkan kami juga punya tim pemantau. Tak hanya melaporkan pemain berbakat, tapi juga melaporkan jalannya pertandingan, kinerja wasit dan panpel lokal,” tegas mantan Direktur Operasional PSM Makassar era ISL ini. (nda/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Turnamen Liga Jusuf Kalla Resmi Digelar
Bola Indonesia 16 Juli 2012, 20:48
-
Jusuf Kalla Dipastikan Buka Liga JK 2012
Bola Indonesia 13 Juli 2012, 10:17
-
PSSI Sulsel Gelar Liga Jusuf Kalla U-21
Bola Indonesia 5 Juli 2012, 22:05
LATEST UPDATE
-
Elliot Anderson Puji Bintang MU Ini: Dia Pemain Top!
Liga Inggris 15 September 2026, 00:13
-
Juventus Ngidam Super-sub Arsenal Ini?
Liga Italia 14 September 2026, 23:42
-
Kalah di Derby Manchester, MU Janji Bakal Lekas Bangkit!
Liga Inggris 14 September 2026, 23:30
-
Baru Menang Sekali di EPL 2026/2027, Nasib Michael Carrick di MU Masih Aman?
Liga Inggris 14 September 2026, 23:08
-
Bukan Haaland, Dua Pemain Ini Dinilai Berjasa Besar Hantarkan Man City Kalahkan MU!
Liga Inggris 14 September 2026, 20:40
-
Shin Tae-yong Kirim Pesan Penting usai Persija Sapu Bersih 2 Laga Awal BRI Super League
Bola Indonesia 14 September 2026, 20:19
-
Menuju MotoGP Mandalika 2026, Pertamina Bawa Atmosfer Balap Lebih Dekat ke Masyarakat Indonesia
Otomotif 14 September 2026, 19:51
-
Nama: Erling Haaland, Hobi: Membobol Gawang Manchester United!
Liga Inggris 14 September 2026, 19:41
-
Ketika Jose Mourinho Jatuh Hati Pada Arda Guler
Liga Spanyol 14 September 2026, 19:32
-
Sesumbar Lamine Yamal: Saya Lebih Layak Menangkan Ballon d'Or Ketimbang Mbappe!
Liga Spanyol 14 September 2026, 19:22
-
Kalah dari Sassuolo, Juventus Masih Percaya Luciano Spalletti
Liga Italia 14 September 2026, 19:03
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33




