PSSI Belum Menyerah Hadirkan VAR di Indonesia
Yaumil Azis | 19 Juni 2019 09:00
Bola.net - Federasi sepak bola Indonesia, PSSI, belum menyerah menghadirkan Video Assistant Referee (VAR) di Tanah Air. Peralatan pendukung wasit tersebut rencananya akan diimplementasikan dalam kompetisi Liga 1.
Terkait dengan itu, rencana PSSI untuk menggunakan VAR di Liga 1 terus dimatangkan dan dijalankan. Dan, prosesnya akan dimulai dengan penyusunan timeline untuk pelatihan dari FIFA bagi para wasit.
Penggunaan VAR untuk Liga 1 ini sudah menjadi keputusan rapat Komite Eksekutif PSSI pada akhir Mei 2019 lalu. Terkait dengan hal ini, PT Liga Indonesia Baru (LIB) sebagai operator kompetisi, diminta untuk segera membuat kajian dari sisi anggaran dan insfrastruktur. Sementara PSSI akan menyiapkan kajian yang terkait regulasi berdasarkan peraturan FIFA.
Rencana ini memang masih berjalan. Untuk menggunakan VAR minimum ada tiga operator yang terdiri dari dua wasit yang telah tersertifikasi training dan satu operator yang juga telah tersertifikasi dan empat orang wasit serta asisten di lapangan yang telah melewati training.
“PSSI sudah membuka pembicaraan dengan provider atau penyedia teknologi VAR,” kata Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria. Ditambahkan, untuk penggunaan VAR, harus melewati protool yang telah diatur oleh FIFA dan PSSI akan menjalani semua tahapan yang dimulai hari ini.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Metode Baru
Metode Video Assistant Referee (VAR) merupakan metode baru yang pertama kali diimplemantasikan FIFA pada Piala Dunia 2018 di Rusia.Dalam penerapannya, tidak semua pelanggaran memerlukan bantuan VAR. Kalau wasit merasa pelanggaran yang terjadi sudah dianggap jelas dan yakin dengan keputusan yang diambilnya, VAR tidak diperlukan lagi.
VAR digunakan manakala wasit merasa ada kejanggalan dalam pengambilan keputusannya. Wasit kemudian berkomunikasi melalui sistem cek ke VAR. Setelah itu baru ditampilkan tayangan ulang VAR. Bukan permintaan pemain atau tim, tapi langsung keputusan wasit.
Dikejar Waktu
Sebelumnya, Ratu Tisha mengakui pihaknya harus berkejaran dengan waktu untuk mengimplementasikan VAR di Liga 1 2019. Namun, permasalahan lahir. Contohnya terkait Sumber Daya Manusia (SDM) yang belum memadai. Perangkat pertandingan, kata Tisha, masih perlu banyak belajar untuk menggunakan metode canggih tersebut.
"Seperti jumlah minimal wasit yang memegang lisensi untuk mengoperasikan VAR dan lain-lain. Ada dua kajian yang harus kami selesaikan dalam waktu singkat. Nanti pada 5 Juni pada kongres tahunan FIFA, kami akan nyatakan bahwa Indonesia intens dalam penggunaan VAR dan arahan dari FIFA sampai 2020," tutur Tisha.
Sumber: Liputan6.com
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Jadwal Live Streaming MotoGP Spanyol 2026 di Vidio, 24-26 April 2026
Otomotif 20 April 2026, 11:55
-
Jadwal Lengkap Balapan MotoGP 2026
Otomotif 20 April 2026, 11:43
-
Jadwal Live Streaming Seri 1 Mandalika Racing Series 2026, 24-26 April 2026
Otomotif 20 April 2026, 11:39
-
Jadwal Lengkap Balapan Pertamina Mandalika Racing Series 2026
Otomotif 20 April 2026, 10:55
LATEST EDITORIAL
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00
















