PSSI Disanksi FIFA, Ini Harapan Rahmad Darmawan
Editor Bolanet | 8 Juni 2015 16:16
- Hukuman yang diterima PSSI dari FIFA membuat sepakbola Indonesia seakan mati suri. Hal ini pun tak lepas dari sorotan pelatih kawakan nasional, Rahmad Darmawan.
Menurut pria yang kini membesut Persija Jakarta tersebut, baik pihak Kemenpora maupun PSSI kini harus berpikir tentang nasib para pemain dan pelatih ke depan jika konflik ini tak segera disudahi.
Hal seperti ini harus segera diakhiri. Dampaknya sangat besar sekali untuk kegiatan sepakbola. Kalau bicara prestasi dan menjaga kualitas permainan, harus dimulai dari kompetisi. Betul kompetisi dan organisasi harus diperbaiki, tapi tidak dengan seperti ini. Terlebih, tidak ada hal positif yang diperlihatkan, ujar Rahmad Darmawan.
Tidak hanya itu, Coach RD meminta PSSI dan Menpora mendahulukan nilai keolahragaan. Dengan demikian, sebesar apapun persoalan yang kini terjadi, bisa terselesaikan.
Membangun apapun harus dimulai dengan kebersamaan, rasa persahabatan, bukan permusuhan. Olahraga mengedepankan nilai-nilai seperti itu. Apalagi, kita akan menghadapi Ramadan. Ini harus menjadi momentum dan dimaksimalkan serta semua pihak saling memaafkan. Kemudian PSSI dan pemerintah bersinergi, imbuhnya.
Saya sendiri jujur menyayangkan semua bisa terjadi. Saya berharap sanksi bisa cepat dicabut. Kalau perlu momentum Ramadan, semua saling memaafkan, tutupnya. [initial]
(esa/pra)
Menurut pria yang kini membesut Persija Jakarta tersebut, baik pihak Kemenpora maupun PSSI kini harus berpikir tentang nasib para pemain dan pelatih ke depan jika konflik ini tak segera disudahi.
Hal seperti ini harus segera diakhiri. Dampaknya sangat besar sekali untuk kegiatan sepakbola. Kalau bicara prestasi dan menjaga kualitas permainan, harus dimulai dari kompetisi. Betul kompetisi dan organisasi harus diperbaiki, tapi tidak dengan seperti ini. Terlebih, tidak ada hal positif yang diperlihatkan, ujar Rahmad Darmawan.
Tidak hanya itu, Coach RD meminta PSSI dan Menpora mendahulukan nilai keolahragaan. Dengan demikian, sebesar apapun persoalan yang kini terjadi, bisa terselesaikan.
Membangun apapun harus dimulai dengan kebersamaan, rasa persahabatan, bukan permusuhan. Olahraga mengedepankan nilai-nilai seperti itu. Apalagi, kita akan menghadapi Ramadan. Ini harus menjadi momentum dan dimaksimalkan serta semua pihak saling memaafkan. Kemudian PSSI dan pemerintah bersinergi, imbuhnya.
Saya sendiri jujur menyayangkan semua bisa terjadi. Saya berharap sanksi bisa cepat dicabut. Kalau perlu momentum Ramadan, semua saling memaafkan, tutupnya. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Paceklik Gol di AC Milan, Christian Pulisic Tegaskan tak Panik
Liga Italia 8 Mei 2026, 17:49
-
Michael Carrick Belum Lupa Momen Pahit di Kandang Sunderland
Liga Inggris 8 Mei 2026, 17:47
-
Prediksi Parma vs Roma 10 Mei 2026
Liga Italia 8 Mei 2026, 17:43
-
Jadwal Serie A Pekan Ini Live di ANTV dan Vidio, 9-12 Mei 2026
Liga Italia 8 Mei 2026, 17:25
-
Prediksi West Ham vs Arsenal 10 Mei 2026
Liga Inggris 8 Mei 2026, 17:17
-
Trent Alexander-Anold Dicoret Timnas Inggris Masih Sulit Diterima
Piala Dunia 8 Mei 2026, 17:17
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Atletico Madrid
Editorial 5 Mei 2026, 21:55















