PSSI Hapus Sejumlah Peraturan Organisasi
Editor Bolanet | 27 Januari 2014 20:10
- Sebuah terobosan dilakukan PSSI dalam Kongres Tahunan 2014 di Hotel Shangri-La Surabaya, Minggu (26/01) lalu. Demi meningkatkan jumlah pelatih dan wasit, federasi sepakbola Indonesia ini menghapus sejumlah Peraturan Organisasi.
Pedoman Organisasi tentang perwasitan juga kepelatihan -yang selama ini bisa menghambat pengembangan sepakbola- kita hapuskan, ujar Ketum PSSI, Djohar Arifin, pada .
Dengan penghapusan ini, kita kembalikan ke statuta dan regulasi. Jadi, ini kita lakukan untuk memudahkan memperbanyak kuantitas sumber daya manusia pelatih dan wasit dan juga lainnya, sambungnya.
Selain melakukan penghapusan sejumlah peraturan organisasi, dalam kongres yang diiringi demonstrasi Arek Bonek 1927 ini, PSSI juga menetapkan dua perubahan dalam keorganisasian mereka. PSSI mengubah nama Pengurus Provinsi menjadi Asosiasi Provinsi. Selain itu, mereka juga menyusun sistem untuk membangun sepakbola Indonesia ke depannya.
Dengan adanya sistem ini, siapapun pengurus PSSI ke depan, sudah ada garis besar haluan pembangunan sepakbola indonesia. Jadi akan memudahkan siapapun membangun sepakbola Indonesia ke arah yang lebih baik lagi, tandasnya. (den/dzi)
Pedoman Organisasi tentang perwasitan juga kepelatihan -yang selama ini bisa menghambat pengembangan sepakbola- kita hapuskan, ujar Ketum PSSI, Djohar Arifin, pada .
Dengan penghapusan ini, kita kembalikan ke statuta dan regulasi. Jadi, ini kita lakukan untuk memudahkan memperbanyak kuantitas sumber daya manusia pelatih dan wasit dan juga lainnya, sambungnya.
Selain melakukan penghapusan sejumlah peraturan organisasi, dalam kongres yang diiringi demonstrasi Arek Bonek 1927 ini, PSSI juga menetapkan dua perubahan dalam keorganisasian mereka. PSSI mengubah nama Pengurus Provinsi menjadi Asosiasi Provinsi. Selain itu, mereka juga menyusun sistem untuk membangun sepakbola Indonesia ke depannya.
Dengan adanya sistem ini, siapapun pengurus PSSI ke depan, sudah ada garis besar haluan pembangunan sepakbola indonesia. Jadi akan memudahkan siapapun membangun sepakbola Indonesia ke arah yang lebih baik lagi, tandasnya. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Xabi Alonso Minta Chelsea Move On dari Enzo Fernandez
Liga Inggris 4 September 2026, 22:35
-
Michael Carrick Yakin Joshua Zirkzee Masih Penting untuk Manchester United
Liga Inggris 4 September 2026, 22:00
-
Jude Bellingham Makin Bersinar di Sistem Jose Mourinho: Lebih Bebas dan Lebih Berbahaya
Liga Spanyol 4 September 2026, 21:25
-
Hasil BRI Super League: Bali United Bungkam PSS Sleman, Dua Gol Dianulir
Bola Indonesia 4 September 2026, 21:19
-
Chelsea Siapkan 100 Juta Euro untuk Pengganti Enzo Fernandez
Liga Inggris 4 September 2026, 20:50
-
Alasan Manchester United Tak Merekrut Mamadou Sangare meski Sempat Memantaunya
Liga Inggris 4 September 2026, 20:15
-
Barcelona Punya Alasan Khusus Pilih Gabriel Jesus Setelah Gagal Datangkan Julian Alvarez
Liga Spanyol 4 September 2026, 19:40
-
Bintang Chelsea Mulai Cemas karena Xabi Alonso, Siap Pergi Januari
Liga Inggris 4 September 2026, 19:05
-
Jose Mourinho Segera Jalani Ujian Besar di Real Madrid: Hadapi Betis dan Inter
Liga Spanyol 4 September 2026, 18:30
-
Arsenal Daftarkan 22 Pemain di Liga Champions, William Saliba Tetap Dibawa
Liga Champions 4 September 2026, 17:55
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 5-6 September 2026
Liga Inggris 4 September 2026, 17:48
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51







