PSSI Harapkan Semua Pihak Proporsional Sikapi Kematian Diego Mendieta
Editor Bolanet | 4 Desember 2012 15:22
Kita ikut berduka cita atas kepergian Diego Mendieta. Secara kemanusiaan, kita siap membantu. Ada orang kena musibah, yang kewajiban kita harus membantu, ungkap Deputi Sekretaris Jenderal PSSI, Tondo Widodo, Selasa (04/12).
Namun, kita juga harus proporsional dalam bersikap. Jika ada kejadian seperti ini, harusnya yang berperan aktif adalah manajemen klub dan PT
Liga Indonesia, yang mengelola kompetisi tempat Diego bermain. Yang jelas, harapan kami adalah jangan sampai musibah ini dipolitisir, sambungnya.
Di lain pihak, Mantan Ketua Umum Persis Solo FX Hadi Rudiatmo sempat menyebut agar pemulangan jenazah almarhum Diego Mendieta ke kampung halamannya di Paraguay, menjadi tanggung jawab PSSI. Selain anggota Komite Normalisasi ini berharap agar meninggalnya mantan penyerang Persis Solo ini harus menjadi pengalaman bagi jajaran pengurus Persis dan PSSI.
Sebelumnya, Selasa (04/12), setelah sakit selama hampir dua bulan, Diego Mendieta menghembuskan nafas terakhirnya. Dia meninggal dalam
perawatan di RS. Dr Moewardi Solo. Sebelum dirawat di Dr Moewardi, Diego sempat juga dirawat di RS PKU Muhammadiyah dan RS Yarsi Solo. Menurut kabar, Diego meninggal akibat komplikasi liver dan tipus.
Sejauh ini, belum pasti kapan jenazah pemain bernama lengkap Diego Antonio Mendieta Romero di Assuncion ini akan dibawa pulang ke tanah
kelahirannya di Paraguay. Namun, jenazahnya dipastikan akan dipulangkan ke Paraguay, sebab keluarganya, termasuk istri dan tiga anaknya berdomisili di sana. (den/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55



















