PSSI Ingin Lengkapi Komplek NYTC Dengan Lapangan Rumput dan Lampu
Editor Bolanet | 30 Juli 2015 21:27
- Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia () di bawah pimpinan La Nyalla Mahmud Matalitti, kini memiliki lapangan yang sangat bisa diandalkan. Yakni, di kompleks National Youth Training Centre (), Sawangan.
Hanya saja diterangkan Sekretaris Jendral (Sekjen) PSSI, Azwan Karim, lapangan tersebut masih membutuhkan beberapa fasilitas, termasuk lampu. Dilanjutkan Azwan, keberadaan lampu sangat dibutuhkan supaya bisa dipakai pada saat malam hari.
Masih dikatakannya, PSSI sebetulnya ingin mendapatkan lampu lewat program FIFA Goal Project selanjutnya. Bahkan hal tersebut, semula menjadi permintaan kedua setelah FIFA mengucurkan 500 ribu dolar AS atau sekitar Rp6 miliar untuk pembuatan lapangan sintetis.
Kalau Goal Project pertama kami meminta lapangan dan itu sudah selesai, tinggal perawatan. Untuk Goal Project berikutnya kami ingin melengkapi aksesoris. Sebab, biaya untuk lampu tidak murah, ujar Azwan Karim.
Selain itu, dilanjutkannya, PSSI juga ingin melengkapi komplek NYTC dengan lapangan berumput asli.
Di komplek itu ada tanah kosong, bisa membangun 7 hingga 8 lapangan dengan rumput. PSSI bisa mendapatkan itu, federasi lain saja sudah sampai 11 kali mendapatkan program FIFA Goal Project, imbuhnya.
Kalau FIFA Goal Project sudah jalan dan tender sudah jadi, termasuk pekerjaannya sampai 50 persen, federasi bisa memasukkan proposal lagi ke FIFA. Setelah lapangan sintetis jadi, kami ingin meminta lampu, pungkasnya [initial]
(esa/asa)
Hanya saja diterangkan Sekretaris Jendral (Sekjen) PSSI, Azwan Karim, lapangan tersebut masih membutuhkan beberapa fasilitas, termasuk lampu. Dilanjutkan Azwan, keberadaan lampu sangat dibutuhkan supaya bisa dipakai pada saat malam hari.
Masih dikatakannya, PSSI sebetulnya ingin mendapatkan lampu lewat program FIFA Goal Project selanjutnya. Bahkan hal tersebut, semula menjadi permintaan kedua setelah FIFA mengucurkan 500 ribu dolar AS atau sekitar Rp6 miliar untuk pembuatan lapangan sintetis.
Kalau Goal Project pertama kami meminta lapangan dan itu sudah selesai, tinggal perawatan. Untuk Goal Project berikutnya kami ingin melengkapi aksesoris. Sebab, biaya untuk lampu tidak murah, ujar Azwan Karim.
Selain itu, dilanjutkannya, PSSI juga ingin melengkapi komplek NYTC dengan lapangan berumput asli.
Di komplek itu ada tanah kosong, bisa membangun 7 hingga 8 lapangan dengan rumput. PSSI bisa mendapatkan itu, federasi lain saja sudah sampai 11 kali mendapatkan program FIFA Goal Project, imbuhnya.
Kalau FIFA Goal Project sudah jalan dan tender sudah jadi, termasuk pekerjaannya sampai 50 persen, federasi bisa memasukkan proposal lagi ke FIFA. Setelah lapangan sintetis jadi, kami ingin meminta lampu, pungkasnya [initial]
Baca Ini Juga
- Jalankan Amanat FIFA, PSSI Rampungkan Pembangunan Lapangan Sintetis
- Kembali Ingatkan Promotor, PSSI Pastikan Otorisasi PIS
- Pastikan Kelanjutan Kompetisi, PSSI Gelar Rapat Exco
- PSSI Tak Bosan Ancam Klub Peserta Turnamen Kemenpora
- Menang di PTUN, Exco PSSI Teruskan Program Kerja
- PSSI Akan Laporkan Kemenangan di PTUN ke FIFA
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kejutan! La Nyalla Masuk Daftar Calon Ketua Umum PSSI
Bola Indonesia 2 Oktober 2019, 18:20
-
Kata La Nyalla, Penunjukan Gusti Randa jadi Ketua Umum Salahi Statuta PSSI
Bola Indonesia 21 Maret 2019, 15:12
-
PSSI Pastikan Bayar Utang ke La Nyalla Mattalitti
Bola Indonesia 1 November 2018, 20:59
-
PSSI Berkomitmen Bayar Hutang Pada La Nyalla
Bola Indonesia 8 Februari 2018, 21:23
LATEST UPDATE
-
Real Madrid Mau Rekrut Vitinha? Lupakan Saja!
Liga Spanyol 5 Maret 2026, 23:00
-
Hasil Persik vs PSBS Biak: Comeback Manis Macan Putih
Bola Indonesia 5 Maret 2026, 22:41
-
Hasil Persijap vs Persis: Tanpa Gol di Stadion Gelora Bumi Kartini
Bola Indonesia 5 Maret 2026, 22:30
-
Prediksi Wolves vs Liverpool 7 Maret 2026
Liga Inggris 5 Maret 2026, 20:17
LATEST EDITORIAL
-
5 Perebutan Transfer Panas Man Utd vs Man City: Siapa Lebih Unggul?
Editorial 4 Maret 2026, 14:37















