PSSI Sebut Telah Lakukan Advokasi kepada Suporter Korban Tragedi Kanjuruhan
Gia Yuda Pradana | 10 November 2022 08:41
Bola.net - PSSI menegaskan tak tinggal diam untuk mengadvokasi korban Tragedi Kanjuruhan. Ketua Departemen Pemberdayaan Suporter PSSI, Budiman Dalimunthe, menyebut bahwa pihaknya terus berusaha untuk mengadvokasi para korban tragedi tersebut.
"Ini yang saat ini sedang dilakukan dan masih berjalan," ucap Budiman.
"Dari departemen saya, kami selalu lakukan sosialisasi aturan. Untuk advokasi mungkin di bagian legal," sambungnya.
Selain itu, Budiman menyebut bahwa advokasi juga dilakukan oleh Asosiasi Kabupaten (Askab) dan Asosiasi Kota (Askot) PSSI. Mereka, sambung Budiman, merupakan kepanjangan tangan dari PSSI.
"Kami selalu berkoordinasi dengan mereka. Mereka juga sudah melakukan sejumlah langkah, termasuk pendampingan trauma healing," tuturnya.
"Kalau langsung pusat nanti terlalu lama. Pusat memang tetap harus turun langsung, tapi yang paling cepat adalah lewat Askab dan Askot," Budiman menambahkan.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Pastikan Tragedi Kanjuruhan yang Terakhir

Lebih lanjut, Budiman menyebut, PSSI juga telah berusaha memastikan bahwa Tragedi Kanjuruhan menjadi tragedi yang terakhir di sepak bola Indonesia. Salah satunya, menurut Budiman, adalah dengan melakukan sosialisasi soal undang-undang yang menyangkut suporter.
"Kita bisa lakukan sosialisasi hak dan kewajiban suporter, di antaranya ada di UU Keolahragaan," tutur Budiman.
"Kita sejak dua tahun lalu sudah lakukan sosialisasi ini. Terakhir kita lakukan di DPR kemarin," ia menandaskan.
(Bola.net/Dendy Gandakususmah)
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Bentuk Empati, Federasi Sepak Bola Belanda Kirim Karangan Bunga ke Kanjuruhan
- Dicopot Satu, Pasang Seribu! Aremania Bereaksi Soal Banyaknya Spanduk Tragedi Kanjuruhan yang Hilang
- Arema FC Gelar Doa Bersama Peringati 40 Hari Tragedi Kanjuruhan
- Kejaksaan Tinggi Jawa Timur Resmi Kembalikan Berkas Tersangka Tragedi Kanjuruhan
- Hasil Autopsi Dua Korban Tragedi Kanjuruhan Paling Lambat Dua Bulan Lagi
- Jasad Dua Putrinya Diautopsi, Ini Ungkapan Hati Ayah Korban Tragedi Kanjuruhan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persija dan Playmaker Brasil Sepakat Berpisah, Segera Bergabung dengan Arema FC
Bola Indonesia 19 Januari 2026, 08:47
-
Persib Bandung Dekati Layvin Kurzawa, Eks Bek PSG Siap Ramaikan BRI Super League
Bola Indonesia 18 Januari 2026, 21:39
-
Kabar Duka, Asisten Pelatih Arema FC Kuncoro Tutup Usia
Bola Indonesia 18 Januari 2026, 18:32
-
BRI Super League 2025/2026: Arema FC dan Ian Puleio Resmi Berpisah
Bola Indonesia 16 Januari 2026, 21:44
LATEST UPDATE
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Monaco: Live SCTV, Mengenang Drama 2004 di Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:08
-
Tempat Menonton Bodo/Glimt vs Man City: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:00
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
-
Prediksi Slavia Praha vs Barcelona 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 17:00
-
Marc-Andre ter Stegen Absen dari Barcelona, Segera Jalani Tes Medis di Girona
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:45
-
Daftar Pemain Barcelona untuk Laga Liga Champions Kontra Slavia Praha
Liga Champions 20 Januari 2026, 16:26
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








