PSSI Tetap Butuh Saran Menpora
Editor Bolanet | 8 Desember 2012 01:00
- Ketua Komdis PSSI sekaligus penanggung jawab Timnas Indonesia, Bernhard Limbong, berharap situasi konflik bisa segera berakhir. Karena itu, Limbong menginginkan tetap adanya sumbang saran dari pemerintah, yakni Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora).
Menpora diharapkan tetap membantu penyelesaian konflik sepak bola nasional, meski terjadi pergantian kepemimpinan, ujarnya.
Cara yang harus dilakukan yaitu Menpora segera menjawab surat FIFA. Intinya, Menpora harus menerangkan bahwa siap membantu dengan meminta waktu, sambungnya.
Sebelumnya, FIFA mengirimkan surat tertanggal 26 November agar pemerintah, dalam hal ini Menpora, dapat mengambil langkah tegas dan menyelesaikan konflik sepak bola. Andi Mallarangeng, selaku Menpora kala itu, menjawabnya dengan memanggil pihak yang berseteru, PSSI dan Komite Penyelamat Sepakbola Indonesia (KPSI) pada Rabu (5/12) lalu.
Dalam pertemuan tersebut, menghasilkan kesepakatan bahwa kedua pihak akan berupa maksimal supaya Indonesia tidak dikenai sanksi dari FIFA. Selain itu, segala kebijakan yang diambil, PSSI dan KPSI tetap mengacu pada MoU.
Sayangnya, perbedaan pendapat terjadi menyangkut voters (pemilik suara sah PSSI) dalam Kongres. Misalnya, pihak KPSI sepaham dengan Menpora bahwa voters di Kongres 10 Desember, berasal dari voters Kongres Luar Biasa (KLB) di Solo. Sedangkan PSSI, memilih tidak mengikutinya karena statuta tidak mengakomodasi MoU atau Joint Committee.
Kongres PSSI yakni dengan voters Palangkaraya. Perubahan tempat dan waktu Kongres, sangat tidak mungkin. Sebab, PSSI sudah membayar segala keperluan di Palangkaraya, tukasnya.
Kini, tidak perlu meributkan voters mana yang akan menjadi acuan. Terpenting, bagaimana penggabungan kompetisi, revisi statuta, pengembalian empat Komite Eksekutif (Exco) bisa segera terlaksana, tutupnya. (esa/dzi)
Menpora diharapkan tetap membantu penyelesaian konflik sepak bola nasional, meski terjadi pergantian kepemimpinan, ujarnya.
Cara yang harus dilakukan yaitu Menpora segera menjawab surat FIFA. Intinya, Menpora harus menerangkan bahwa siap membantu dengan meminta waktu, sambungnya.
Sebelumnya, FIFA mengirimkan surat tertanggal 26 November agar pemerintah, dalam hal ini Menpora, dapat mengambil langkah tegas dan menyelesaikan konflik sepak bola. Andi Mallarangeng, selaku Menpora kala itu, menjawabnya dengan memanggil pihak yang berseteru, PSSI dan Komite Penyelamat Sepakbola Indonesia (KPSI) pada Rabu (5/12) lalu.
Dalam pertemuan tersebut, menghasilkan kesepakatan bahwa kedua pihak akan berupa maksimal supaya Indonesia tidak dikenai sanksi dari FIFA. Selain itu, segala kebijakan yang diambil, PSSI dan KPSI tetap mengacu pada MoU.
Sayangnya, perbedaan pendapat terjadi menyangkut voters (pemilik suara sah PSSI) dalam Kongres. Misalnya, pihak KPSI sepaham dengan Menpora bahwa voters di Kongres 10 Desember, berasal dari voters Kongres Luar Biasa (KLB) di Solo. Sedangkan PSSI, memilih tidak mengikutinya karena statuta tidak mengakomodasi MoU atau Joint Committee.
Kongres PSSI yakni dengan voters Palangkaraya. Perubahan tempat dan waktu Kongres, sangat tidak mungkin. Sebab, PSSI sudah membayar segala keperluan di Palangkaraya, tukasnya.
Kini, tidak perlu meributkan voters mana yang akan menjadi acuan. Terpenting, bagaimana penggabungan kompetisi, revisi statuta, pengembalian empat Komite Eksekutif (Exco) bisa segera terlaksana, tutupnya. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Konsisten di Jalur Emas, Indonesia Lampaui Target Harian SEA Games 2025
Olahraga Lain-Lain 15 Desember 2025, 16:55
-
Bonus Emas SEA Games 2025 Tembus Rp1 Miliar, Menpora Erick: Bukti Cinta Presiden Prabowo
News 12 Desember 2025, 15:36
LATEST UPDATE
-
Emi Martinez Pertimbangkan Mundur dari Timnas Argentina
Piala Dunia 22 Juli 2026, 01:18
-
Kejutan Bursa Transfer: Real Madrid Pantau Ferran Torres!
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 00:15
-
Arda Guler Jadi Pilar Proyek Baru Jose Mourinho di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 23:59
-
FIFA Hapus Kartu Merah Leandro Paredes di Final Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Juli 2026, 22:29
-
Real Madrid dan Seragam Putih yang Lahir dari Sebuah Mimpi di Inggris
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 22:10
-
Pemain PSG di Piala Dunia 2026: Fabian Ruiz Juara, Dembele Bersinar
Piala Dunia 21 Juli 2026, 21:21
-
Marcos Santos Bangun Identitas Baru untuk Arema FC Musim 2026/2027
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 21:07
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55












