Rachmat Irianto dan 7 Alumni Lapangan Karanggayam yang Berpisah dengan Persebaya
Asad Arifin | 7 April 2022 14:34
Bola.net - Persebaya Surabaya baru saja berpisah dengan kaptennya, Rachmat Irianto. Perpisahan ini terasa emosional. Bukan soal alasan, tetapi pupusnya potensi Persebaya jadi satu-satunya klub yang dibela Rian.
Rachmat Irianto memilih pindah klub untuk 'menyelamatkan keluarganya'. Sebab, keluarga pemain 22 tahun itu disebut mendapat teror sebagai dampak dari permainannya di atas lapangan bersama Persebaya. Rian pindah ke Persib Bandung.
Rian boleh dibilang mewakili DNA sepak bola Surabaya. Dia memulai karier di kompetisi internal. Rian adalah pemain jebolan Lapangan Karanggayam yang sangat legendaris di kancah pembinaan sepak bola Surabaya.
Dengan alasan berbeda, tak semua jebolan kompetisi internal ini tertampung di tim senior Persebaya Surabaya. Banyak diantara mereka yang akhirnya bergabung ke klub lain untuk melanjutkan asa sebagai pemain profesional.
Siapa saja pemain-pemain top jebolan Lapangan Karanggayam yang tidak membela Persebaya? Simak selengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Andik Vermansah

Kisah Andik Vermansah bersama Persebaya hanya berjalan seumur jagung. Dualisme kompetisi yang terjadi pada medio 2012 lalu, membuatnya nekat berkelana di Malaysia bersama Selangor FA (kini Selangor FC).
Setelah tujuh tahun berkiprah di Negeri Jiran, Andik kemudian memilih kembali ke Indonesia. Negosiasi dengan Persebaya sempat dilakukan, tetapi nyatanya ia justru berlabuh ke klub tetangga, Madura United.
Kepindahannya ke klub berjuluk Laskar Sape Kerrap itu juga terasa sangat emosional. Andik bahkan memiliki klausul tertentu di kontraknya yang membuatnya bisa menghindari pertemuan dengan Persebaya di kompetisi domestik.
Pemain berusia 30 tahun itu kini bermain untuk Bhayangkara FC. Kepindahannya di awal musim 2020 sempat disesalkan Bonek, loyalis Persebaya yang menganggapnya lupa asal usul klub berjuluk The Guardian itu.
Evan Dimas

Kepindahan Evan Dimas ke Arema FC pada bursa transer kali ini, tak sesederhana kelihatannya. Sebagai pemain jebolan kompetisi internal Persebaya, transfernya kali ini ibarat menyeberang ke kubu rival.
Penggawa tim nasional (timnas) Indonesia ini memang tak pernah memiliki kesempatan mengenakan seragam 'asli' Persebaya. Sejak kemunculannya di sepakbola tanah air, ia sudah mendapat cap 'pengkhianat' lantaran memperkuat Bhayangkara FC.
Pemain yang kini berusia 27 tahun tersebut itu sempat melemparkan kode untuk pulang ke Jawa Timur pada awal musim 2020. Tetapi gayung tak bersambut. Alih-alih 'berbaikan' dengan Persebaya, ia justru merapat ke Persija Jakarta.
Misbakus Solikin

Berbeda dengan Evan Dimas, Misbakus Solikin masih beruntung sempat membela Persebaya. Bahkan, pemain asli Surabaya tersebut merupakan bagian integral tim yang membawa Persebaya promosi ke kasta teratas pada musim 2017 lalu.
Sayangnya, ia mulai terpinggirkan sejak kedatangan Aji Santoso pada pertengahan 2019 lalu. Hingga akhirnya pintu keluar Persebaya harus dilewatinya semusim berselang.
Sempat menjalani trial singkat bersama Madura United, pria yang akrab disapa Mis ini akhirnya berlabuh ke PSS Sleman. Di kompetisi BRI Liga 1 2021/22, pemain berusia 29 tahun ini mulai mendapatkan kepercayaan sejak I Putu Gede menjabat sebagai pelatih kepala.
Andik Rendika Rama

Kisah Andik Rendika Rama bisa dibilang mirip dengan karibnya, Evan Dimas. Sebagai pemain jebolan kompetisi internal Persebaya, ia juga tak pernah mendapatkan kesempatan yang sama.
Sempat bersinar bersama Persija Jakarta, pria yang akrab disapa Rama ini akhirnya mudik ke Jawa Timur dengan memperkuat Madura United. Setelah lima setengah tahun, akhirnya ia mencoba tantangan baru.
Tak tanggung-tanggung, pemain berusia 29 tahun ini memilih menyeberang ke Arema FC. Di sana, ia akan bermain bersama Evan Dimas untuk pertama kalinya di sebuah klub profesional.
Hansamu Yama

Hansamu Yama sempat dipandang sebagai salah satu kapten masa depan Persebaya. Apalagi, ia menjadi satu-satunya jebolan kompetisi internal Persebaya yang mau 'pulang' setelah bersinar di klub lain.
Tetapi kariernya juga tak bisa terbilang lama, di awal musim 2021 ia memutuskan hengkang ke Bhayangkara FC. Tak menemui kesepakatan dalam perpanjangan kontrak menjadi alasan yang mengapung saat itu.
Tetapi, pria asal Mojokerto tersebut itu sudah tak lagi memperkuat The Guardian, julukan Bhayangkara FC selepas kompetisi BRI Liga 1 2021/22. Dia baru saja diumumkan sebagai rekrutan baru Persija Jakarta.
Samuel Reimas dan Sidik Saimima

Dua pemain jebolan internal Persebaya lainnya yang berprestasi adalah Samuel Reimas dan M. Sidik Saimima. Walaupun tak sering mendapatkan kesempatan, keduanya merupakan bagian Bali United yang meraih gelar BRI Liga 1 2021/22.
Bagi Reimas, ini merupakan gelar keduanya secara beruntun sejak didaratkan dari Perseru Serui. Sayangnya, kebersamaanya dipastikan berakhir lantaran kontraknya tak dilanjutkan manajemen.
Sementara Saimima, merupakan bagian tim yang mengangkat Persebaya promosi pada 2018 lalu. Setelah terpinggirkan ke Perseru dan PSS Sleman, ia mendapat kesempatan bergabung dengan Bali United sejak awal musim 2020.
Klasemen Akhir BRI Liga 1
Disadur dari Bola.com: Wahyu Pratama/Gregah Nurikhsani, 7 Maret 2022
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
- Kambuaya dan Irianto Diminta Bantu Persib Berprestasi di Liga 1 dan Piala AFC Musim Depan
- Alasan Persib Tidak Perpanjang Kontrak Esteban Vizcarra untuk Liga 1 Musim Depan: Sudah Menua
- Persib Lepas Pemain ke-5 dan ke-6 untuk Liga 1 Musim Depan, Termasuk Bruno Cantanhade
- Update Rekap Transfer Resmi BRI Liga 1 2022/2023
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bara Api di Old Trafford: Tensi Tinggi Roy Keane dengan Istri Michael Carrick
Liga Inggris 19 Januari 2026, 22:24
-
BRI Super League: Persebaya dan Peran Sentral Bernardo Tavares di Bursa Transfer
Bola Indonesia 15 Januari 2026, 17:01
-
AC Milan Kehilangan Arah Tanpa Luka Modric: Usia 40 Tahun, tapi Sangat Menentukan
Liga Italia 13 Januari 2026, 21:41
LATEST UPDATE
-
Al Nassr Tekuk Damac, Ronaldo Cetak Gol ke-960 dan Pangkas Jarak dengan Al Hilal
Asia 22 Januari 2026, 03:33
-
Hasil Qarabag vs Eintracht Frankfurt: Drama Injury Time Singkirkan Wakil Jerman
Liga Champions 22 Januari 2026, 03:21
-
Hasil Galatasaray vs Atletico Madrid: Gol Bunuh Diri Selamatkan Tuan Rumah
Liga Champions 22 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Braga vs Nottm Forest 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Celta Vigo vs LOSC 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Roma vs VfB Stuttgart 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Bologna vs Celtic 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 00:45
-
Prediksi PAOK vs Real Betis 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 00:45
-
Prediksi Fenerbahce vs Aston Villa 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 00:45
-
Bayangan Starting XI Timnas Indonesia di FIFA Series 2026: Ujian Awal John Herdman
Tim Nasional 21 Januari 2026, 20:56
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06







