Rahmad Darmawan Merasa Madura United Dua Kali Dirugikan Wasit di Piala Menpora
Gia Yuda Pradana | 4 April 2021 09:23
Bola.net - Situasi Madura United di Grup C Piala Menpora 2021 tidak menyenangkan. Tim besutan Rahmad Darmawan tersebut hanya mengumpulkan empat poin dari empat pertandingan di grup yang dihuni lima tim ini.
Madura United praktis sudah tak berpeluang lolos dari Grup C Piala Menpora 2021. Ini sangat mereka sesali.
Raihan poin mereka sebenarnya berpotensi bertambah seandainya tidak dirugikan oleh keputusan wasit. Hal itu terjadi saat tim berjulukan Laskar Sape Kerap itu ditumbangkan 1-2 oleh Persik Kediri di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Sabtu sore (3/4/2021).
Striker Bruno Lopes sebenarnya mencetak gol dengan melepas tembakan terukur setelah menerima umpan matang dari Hugo Gomes Jaja pada injury time babak pertama laga itu. Namun, hakim garis mengangkat bendera tanda off-side.
Wasit Thoriq Alkatiri yang memimpin pertandingan pun menganulir gol itu. Padahal, dalam tayangan ulang memperlihatkan penyerang asal Brasil itu rupanya dalam posisi onside. Jika gol itu disahkan, Madura United seharusnya mendapat tambahan satu poin karena skor berakhir 2-2.
Pelatih Madura United, Rahmad Darmawan, menyentil sang pengadil yang telah membuat keputusan merugikan buat timnya itu.
“(Wasit) perlu lebih jeli dalam beberapa keputusan, banyak melihat pertandingan, bagaimana off-side itu sebenarnya terjadi. Reaksi wasit juga atau assiten wsit harus melihat saat bola akan ditendang dan saat pergerakan,” kata Rahmad Darmawan kepada Bola.com, Sabtu malam.
Keputusan wasit yang merugikan ini bukanlah kali pertama yang dialami Madura United di Piala Menpora 2021. Hal serupa juga terjadi saat mereka dikalahkan Persebaya dengan skor 1-2 dalam pertandingan kedua, Minggu (28/3/2021).
Bukan Kali Pertama

Kali ini, striker Beto Goncalves yang mencetak gol pada menit kelima. Setelah gol itu tercipta, wasit Musthofa Umarella melihat asisten wasit mengangkat bendera sehingga gol itu dianulir. Padahal, dalam tayangan ulang, terlihat jelas Beto dalam posisi onside sebelum gol itu lahir.
Jika tak dirugikan dalam dua pertandingan itu, Madura United seharusnya sudah mengantongi enam poin. Angka itu amat penting buat tim asal Pulau Garam tersebut yang ingin menembus babak perempat final.
“Kadang memang di satu pertandngan kita bisa jadi dirugikan oleh wasit. Repotnya kalau tidak pakai VAR (video assistant referee), kondisinya suka tidak suka kami harus bisa menerima itu. Terlepas dari kontroversi dan rasa tidak puas, apapun setelah wasit meniup peluit, kami tidak bisa mengubah hasil,” ujar pelatih yang akrab disapa RD itu.
“Saya juga menyoroti pelanggaran-pelanggaran yang menjurus brutal tapi tidak mendapat kartu merah (oleh pemain lawan). Dua hal itu yang perlu saya kritisi. Selebihnya, saya harus menerima. Itu bagian dari human error,” imbuhnya.
Tak Bisa Berbuat Banyak

Sayang, keputusan wasit dalam pertandingan tidak dapat diganggu gugat. Madura United juga sudah tidak bisa berbuat apa-apa meski bukti tayangan ulang bisa dipertontonkan. Mereka harus puas dengan empat poin dari empat laga di Grup C.
“Tentu, kami merasa kecewa dan dirugikan. Tapi, kami mau ngomong apa? Karena kami tidak bisa mengubah keputusan di lapangan tanpa VAR. Ini harus membuat kita sama-sama belajar dalam artian untuk lebih jeli lagi memutuskan mana offside, mana onside,” tutur RD.
Madura United sudah tidak memiliki agenda pertandingan lagi di Grup C. Mereka tetap berpeluang lolos. Namun, itu masih bergantung pada hasil pertandingan empat tim lain pada 7 April, yakni Persebaya Surabaya, PSS Sleman, Persela Lamongan, dan Persik Kediri.
Disadur dari: Bola.com/Aditya Wany/Wiwig Prayugi
Published: 3 April 2021
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
3 Fakta Menarik dari Grup C Piala Menpora 2021: Hattrick Persela, Persaingan Ketat
7 Tim Lolos ke 8 Besar Piala Menpora 2021: Persebaya Menyusul dari Grup C yang Masih Ketat
Organisasi Pertahanan Persela Dinilai Alami Kemajuan
Imbang Lawan Persebaya, Persela Mengaku Bermain di Luar Skenario
Clean Sheet Lawan Persela, Aji Santoso Memuji Penampilan Satria Tama
Gagal Kalahkan Persela, Aji Santoso Senang Persebaya Kunci Tiket ke Perempat Final
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi BRI Super League: Persija vs Persik 26 Oktober 2026
Bola Indonesia 26 Oktober 2026, 08:12
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Madura United 26 Oktober 2026
Bola Indonesia 26 Oktober 2026, 08:07
-
Persik Kediri Tebar Ancaman pada Persija Jakarta
Bola Indonesia 23 Oktober 2026, 22:10
-
Hasil Madura United vs Persib: Laskar Sape Kerap Tumbangkan Maung Bandung
Bola Indonesia 22 Oktober 2026, 21:13
-
Link Streaming Madura United vs Persib, 22 Oktober 2026
Bola Indonesia 22 Oktober 2026, 18:00
LATEST UPDATE
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
BRI Tulungagung dan PWI Salurkan 250 Paket Sembako untuk Warga Kampung Pemulung
News 31 Oktober 2026, 17:13
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18







