Rekonstruksi Tragedi Kanjuruhan di Mapolda Jatim, 30 Adegan Diperagakan, Termasuk Penembakan Gas Air Mata
Gia Yuda Pradana | 19 Oktober 2022 13:52
Bola.net - Tim gabungan investigasi dari Bareskrim Polri dan Polda Jawa Timur menggelar rekonstruksi Tragedi Kanjuruhan. Rekonstruksi berlangsung di Lapangan Sepak Bola Mapolda Jawa Timur, Rabu (19/10/2022).
Ada 30 adegan yang diperagakan dalam rekonstruksi yang berlangsung sejak pukul 08.30 hingga pukul 11.00 WIB, mulai dari pengamanan pemain, pengamanan kerusuhan, sampai penembakan gas air mata.
Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, rekonstruksi tersebut digelar untuk menindaklanjuti rekomendasi Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF).
"Selain menjawab rekomendasi dari TGIPF, juga dalam rangka untuk menjaga penyidikan ini berjalan secara transparan dan akuntabel," kata Dedi Prasetyo di Media Centre Polda Jatim, Rabu (19/10/2022).
Oleh karena itu, rekonstruksi juga dihadiri oleh perwakilan dari Kemenkopolhukam dan Kejaksaan Tinggi Jawa Timur. Mereka memantau secara langsung proses rekonstruksi di Mapolda Jatim.
Scroll ke bawah untuk informasi selengkapnya ya Bolaneters.
Fokus 3 Tersangka

Dijelaskan Dedi, rekonstruksi yang digelar di Mapolda Jatim hanya fokus kepada tiga tersangka dari aparat kepolisian. Mereka dijerat dengan pasal 359 dan 360 KUHP terkait kesalahan yang menyebabkan kematian.
"Rekonstruksi hari ini memang penyidik fokus kepada 3 tersangka. Tersangka atas nama WS, BS, dan atas nama H. Terkait pasal sangkaan 359 dan atau 360 KUHP," lanjut Desi.
"Penyidik dalam hal ini menghadirkan 54 orang, sebagai saksi maupun sebagai peran pengganti, dan juga ada 30 adegan yang dilaksanakan," tegasnya.
Penembakan Gas Air Mata

Namun, dalam rekonstruksi, ada beberapa adegan yang janggal, yakni adegan ke-19 sampai 25 terkait penembakan gas air mata. Sebab, penembakan dilakukan ke arah sentelban.
Padahal, berdasarkan keterangan saksi mata dan video yang beredar, ada sejumlah proyektil gas air mata yang ditembakkan ke arah tribune. Terkait hal itu, Dedi belum bisa menjelaskan lebih jauh.
"Jadi, secara materi penyidikan itu, penyidik yang akan menyampaikan. Kalau misalnya tersangka mau menyebutkan seperti itu, itu haknya dia (tersangka)," tandasnya.
(Bola.net/Mustopa El Abdy)
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
'Keseruan' Iwan Bule Fun Football Bareng Presiden FIFA, Netizen: Nuraninya Dipakai, Korban Sudah 133
Soal Rekomendasi TGIPF, PSSI Tunggu Hasil Evaluasi Tim Task Force
Wali Kota Malang Tanggung Pendidikan Putra-Putri Almarhum Andi Setiawan, Korban Jiwa ke-133 Tragedi
Korban Jiwa ke-133 Tragedi Kanjuruhan Meninggal Akibat Multiple Trauma
Wawancara Ketua Panpel Arema Abdul Haris: Kontroversi Tiket, Gas Air Mata, Pintu 13, dan Sindiran un
Video Cover Story: Tragedi Kanjuruhan, Titik Nadir Sepak Bola Indonesia
Di Balik Dinding Ruang Ganti Pemain Arema: 3,5 Jam yang Mencekam, Tinggalkan Trauma Mendalam
Testimoni Jurnalis Saksi Mata Tragedi Kanjuruhan: Korban Terus Datang bak Air Bah, Hati Saya Rasanya
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Arema FC Tuntaskan Penyaluran Santunan ke Keluarga 135 Korban Tragedi Kanjuruhan
Bola Indonesia 22 Agustus 2024, 22:47
-
Spanduk tentang Tragedi Kanjuruhan Terbentang di Stadion Soepriadi Blitar
Bola Indonesia 12 Agustus 2024, 17:39
LATEST UPDATE
-
Liverpool Jalani Pramusim, 8 Pemain Ini Butuh Penampilan Impresif
Liga Inggris 24 Juli 2026, 01:00
-
Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 22:03
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34













