Review: Arema Permak PSBK Blitar di Laga Kedua
Editor Bolanet | 3 Maret 2015 21:10
- Arema Cronus sukses menuntaskan dendam mereka pada PSBK Blitar. Pada laga uji coba, yang digelar di Stadion Soepriyadi Blitar, Selasa (03/03), Arema ini menang tiga gol tak berbalas. Tiga gol Arema dicetak Cristian Gonzales, Sengbah Kennedy dan Fabiano Beltrame. Kemenangan ini merupakan balasan atas kekalahan Arema dari PSBK 0-1 pada pertandingan sore tadi.
Pada laga kedua ini, Arema Cronus menurunkan susunan pemain yang sebagian besar pemain inti mereka.
Dengan materi pemain macam Gonzales, Samsul Arif dan Ahmad Bustomi, Arema langsung menggebrak begitu laga dimulai. Menit tiga, mereka mendapat peluang emas pertama. Namun, kiper PSBK Arif Musyafak masih cekatan menangkap sepakan keras Cristian Gonzales.
Tiga menit berselang, giliran Sengbah Kennedy berpeluang membawa timnya unggul. Sayang, sepakan Jabrik -sapaan karib Kennedy- masih melenceng dari gawang PSBK.
Tuan rumah enggan dijadikan bulan-bulanan serbuan penggawa Arema Cronus. Mereka mencoba membalas melalui Fatchul Ihya pada menit 12. Namun bola sepakannya masih melambung di atas gawang Arema.
Lima menit berselang, mereka kembali mengancam gawang Arema. Namun, kali ini, Harmoko gagal mengarahkan bola ke gawang Kurnia Meiga.
Kebuntuan serangan Arema akhirnya pecah pada menit 35. Sundulan Gonzales, meneruskan umpan diagonal Ahmad Bustomi, merobek gawang PSBK. Gol ini tak lepas dari kesalahan Arif Musyafak dalam membaca arah bola.
Kebobolan, PSBK tersentak. Mereka langsung berupaya menyamakan kedudukan. Namun, peluang mereka pada menit 36 masih gagal. Kurnia Meiga cekatan menangkap sepakan keras Fatchul Ihya. Sementara, sundulan Eka Hera semenit kemudian masih melenceng dari gawang Meiga.
Jelang babak pertama usai, Arema memiliki dua peluang mengancam gawang PSBK. Namun, Arif Musyafak masih sigap menjinakkan tendangan bebas Fabiano Beltrame pada menit 42. Sementara, sepakan Samsul Arif sesaat berselang melambung di atas gawang PSBK.
Pada babak kedua, serbuan Arema kian gencar. Mengandalkan kecepatan Ahmad Alfarizi dan Benny Wahyudi, Arema berupaya menekan pertahanan PSBK.
Dua menit babak kedua berlangsung, Samsul Arif nyaris menggandakan keunggulan timnya. Namun, sundulannya -menyambut umpan Alfarizi- masih melebar.
Menit 48, Arema memperlebar keunggulan mereka. Sundulan Kennedy memanfaatkan umpan sepak pojok Bustomi meluncur deras ke gawang PSBK.
Fabiano mencatatkan namanya di daftar pencetak gol pada menit 51. Eksekusi penaltinya -menyusul pelanggaran Gedhong pada Dendy Santoso- meluncur deras ke sisi kanan gawang. Sementara, Arif Musyafak hanya bergeming menatap bola membobol gawangnya.
Ketinggalan tiga gol tanpa balas, PSBK kembali mencoba mengejar. Namun, sepakan Harmoko pada menit 65 masih tipis di samping gawang Meiga.
Lima menit berselang giliran Fatchul Ihya kembali meneror gawang Arema. Namun, kali ini sepakan kerasnya masih melambung tinggi di atas gawang Arema.
Arema sendiri tak mau mengendurkan serangan. Namun, sampai laga usai tak ada tambahan gol tercipta. (den/dzi)
Pada laga kedua ini, Arema Cronus menurunkan susunan pemain yang sebagian besar pemain inti mereka.
Dengan materi pemain macam Gonzales, Samsul Arif dan Ahmad Bustomi, Arema langsung menggebrak begitu laga dimulai. Menit tiga, mereka mendapat peluang emas pertama. Namun, kiper PSBK Arif Musyafak masih cekatan menangkap sepakan keras Cristian Gonzales.
Tiga menit berselang, giliran Sengbah Kennedy berpeluang membawa timnya unggul. Sayang, sepakan Jabrik -sapaan karib Kennedy- masih melenceng dari gawang PSBK.
Tuan rumah enggan dijadikan bulan-bulanan serbuan penggawa Arema Cronus. Mereka mencoba membalas melalui Fatchul Ihya pada menit 12. Namun bola sepakannya masih melambung di atas gawang Arema.
Lima menit berselang, mereka kembali mengancam gawang Arema. Namun, kali ini, Harmoko gagal mengarahkan bola ke gawang Kurnia Meiga.
Kebuntuan serangan Arema akhirnya pecah pada menit 35. Sundulan Gonzales, meneruskan umpan diagonal Ahmad Bustomi, merobek gawang PSBK. Gol ini tak lepas dari kesalahan Arif Musyafak dalam membaca arah bola.
Kebobolan, PSBK tersentak. Mereka langsung berupaya menyamakan kedudukan. Namun, peluang mereka pada menit 36 masih gagal. Kurnia Meiga cekatan menangkap sepakan keras Fatchul Ihya. Sementara, sundulan Eka Hera semenit kemudian masih melenceng dari gawang Meiga.
Jelang babak pertama usai, Arema memiliki dua peluang mengancam gawang PSBK. Namun, Arif Musyafak masih sigap menjinakkan tendangan bebas Fabiano Beltrame pada menit 42. Sementara, sepakan Samsul Arif sesaat berselang melambung di atas gawang PSBK.
Pada babak kedua, serbuan Arema kian gencar. Mengandalkan kecepatan Ahmad Alfarizi dan Benny Wahyudi, Arema berupaya menekan pertahanan PSBK.
Dua menit babak kedua berlangsung, Samsul Arif nyaris menggandakan keunggulan timnya. Namun, sundulannya -menyambut umpan Alfarizi- masih melebar.
Menit 48, Arema memperlebar keunggulan mereka. Sundulan Kennedy memanfaatkan umpan sepak pojok Bustomi meluncur deras ke gawang PSBK.
Fabiano mencatatkan namanya di daftar pencetak gol pada menit 51. Eksekusi penaltinya -menyusul pelanggaran Gedhong pada Dendy Santoso- meluncur deras ke sisi kanan gawang. Sementara, Arif Musyafak hanya bergeming menatap bola membobol gawangnya.
Ketinggalan tiga gol tanpa balas, PSBK kembali mencoba mengejar. Namun, sepakan Harmoko pada menit 65 masih tipis di samping gawang Meiga.
Lima menit berselang giliran Fatchul Ihya kembali meneror gawang Arema. Namun, kali ini sepakan kerasnya masih melambung tinggi di atas gawang Arema.
Arema sendiri tak mau mengendurkan serangan. Namun, sampai laga usai tak ada tambahan gol tercipta. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sempat Join Proyek Los Galacticos ala Arema Cronus, Ini Kisah Greg Nwokolo
Bola Indonesia 12 Desember 2023, 23:45
-
Hari Terbaik dalam Hidup! Ini Kisah Bek Persita Tangerang Christian Rontini jadi Mualaf
Bola Indonesia 25 September 2023, 15:25
-
Reputasi Turun, Liga 1 Hanya Peringkat 6 di Asia Tenggara
Bola Indonesia 16 Juni 2023, 03:00
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Java United vs Bhayangkara FC di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 15:17
-
Prediksi Barcelona vs Alaves 1 November 2026
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 14:26
-
Prediksi Milan vs Inter 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 13:29
-
Prediksi Bayern vs Dortmund 1 November 2026
Bundesliga 30 Oktober 2026, 12:31
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
-
Manchester United Catat Kerugian Transfer Terbesar di Eropa
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:41
-
Raphinha Dipanggil Timnas Brasil, Barcelona Kembali Khawatir
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:33
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



