Review: Eks Timnas U-19 Tumbangkan Star Legends
Editor Bolanet | 15 November 2014 17:38
- Star Indonesia yang berisikan eks pemain Timnas U-19 berhasil mengalahkan Star Legends dalam pertandingan Starbol, Sabtu (15/11) sore di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT). Star Indonesia menang tipis 2-1.
Pada babak pertama, Star Legends digawangi, Hendro Kartiko, Bejo Sugiyantoro, Charis Yulianto, Ismed Sofyan, Michel Salgado, Ponaryo Astaman, Tony Sucipto, Feri Pahabol, Andik Vermansah, Budi Sudarsono dan Fernando Morientes. Sedangkan Star Indonesia diperkuat sejumlah eks pemain Timnas U-19, seperti Ravi Murdianto, Febly Gushendra, Hansamu Yama, Dimas Derajat dan Paulo Sitanggang.
Baru lima menit pertandingan berjalan, tim Star Legends sudah memperoleh peluang melalui Feri Pahabol. Sayang bola digagalkan kiper Ravi Murdianto dan tiang gawang. Bola pantul disambar Michel Salgado. Sayang sepakannya melambung. Andik Vermansah yang dipasang sejak menit pertama, menunjukkan kelasnya dengan sebuah assist kepada Fernando Morientes. Sayang tendangan Moro masih melambung.
Tendangan ke gawang pertama Morientes baru tercipta di menit ke-17 usai memanfaatkan umpan Tony Sucipto. Akan tetapi bola dapat diblok Ravi Murdianto. Hingga 20 menit awal babak pertama, tim Star Legends yang banyak dihuni pemain tua, masih mampu mengimbangi permainan anak-anak Star Indonesia. Penonton sempat bertepuk tangan kala Morientes mencetak gol di menit ke-21. Sayang gol dianulir karena Moro terjebak offside.
Menit ke-31, usai menerima umpan Andik, Ismed menyodorkan crossing ke arah Morientes. Akan tetapi bola masih melebar di kiri gawang. Menit ke-34, Morientes melakukan tembakan percobaan dari luar kotak penalti. Lagi-lagi bola melambung. Menit ke-41, Budi Sudarsono dari Star Legends digantikan Uston Nawawi. Baru dua menit merumput, Uston coba mempertunjukkan kesaktiannya dalam mengeksekusi tendangan jarak jauh. Sayang arah bola melebar.
Menit ke-45, Andik kembali memberikan umpan matang untuk Morientes. Meski tinggal berhadapan dengan kiper, sepakan Moro dapat diblok Ravi Murdianto. Hingga babak pertama usai, Salgado dan Morientes nampak belum kehilangan sentuhan magisnya. Hanya saja tidak bisa dipungkiri bila stamina mereka tak seprima di masa jaya. Pada paruh kedua, Morientes dan Salgado gabung dengan Star Indonesia.
Sedangkan Star Legends memasukkan sejumlah darah segar, seperti Gendut Doni, Indrianto Nugroho, Anang Ma'ruf, Alex Pulalo dan Taufiq. Babak kedua baru masuk menit ke-52, Andik Vermanyah mencatatkan namanya di papan skor. Meneruskan crossing Anang Ma'ruf, Andik berhasil mencuri bola dari Rudolf Yanto sebelum menjebol gawang Awan Setho. Morientes membuka peluang untuk Star Indonesia di menit ke-60. Tapi bola berhasil digagalkan kiper Hendro Kartiko.
Star Indonesia akhirnya menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat Hendra Sandi Gunawan di menit ke-67. Mendapat assist dari Morientes, Sandi berhasil memperdaya Hendro Kartiko. Menit ke-77, Martinus membuat Star Indonesia unggul 2-1. Meski sudah memasuki 15 menit akhir pertandingan, stamina para pemain Star Legends belum habis. Mereka bahkan tetap bersemangat untuk mengejar ketertinggalan.
Gendut Doni melepaskan sepakan dari dalam kotak penalti menit ke-86, tapi bola melambung. Semenit berikutnya, tendangan mendatar Morientes dapat ditepis Hendro Kartiko. Hendro kembali menepis peluang Morientes di menit ke-89. Skor 2-1 untuk kemenangan Star Indonesia bertahan hingga bubar laga. [initial]
Pada babak pertama, Star Legends digawangi, Hendro Kartiko, Bejo Sugiyantoro, Charis Yulianto, Ismed Sofyan, Michel Salgado, Ponaryo Astaman, Tony Sucipto, Feri Pahabol, Andik Vermansah, Budi Sudarsono dan Fernando Morientes. Sedangkan Star Indonesia diperkuat sejumlah eks pemain Timnas U-19, seperti Ravi Murdianto, Febly Gushendra, Hansamu Yama, Dimas Derajat dan Paulo Sitanggang.
Baru lima menit pertandingan berjalan, tim Star Legends sudah memperoleh peluang melalui Feri Pahabol. Sayang bola digagalkan kiper Ravi Murdianto dan tiang gawang. Bola pantul disambar Michel Salgado. Sayang sepakannya melambung. Andik Vermansah yang dipasang sejak menit pertama, menunjukkan kelasnya dengan sebuah assist kepada Fernando Morientes. Sayang tendangan Moro masih melambung.
Tendangan ke gawang pertama Morientes baru tercipta di menit ke-17 usai memanfaatkan umpan Tony Sucipto. Akan tetapi bola dapat diblok Ravi Murdianto. Hingga 20 menit awal babak pertama, tim Star Legends yang banyak dihuni pemain tua, masih mampu mengimbangi permainan anak-anak Star Indonesia. Penonton sempat bertepuk tangan kala Morientes mencetak gol di menit ke-21. Sayang gol dianulir karena Moro terjebak offside.
Menit ke-31, usai menerima umpan Andik, Ismed menyodorkan crossing ke arah Morientes. Akan tetapi bola masih melebar di kiri gawang. Menit ke-34, Morientes melakukan tembakan percobaan dari luar kotak penalti. Lagi-lagi bola melambung. Menit ke-41, Budi Sudarsono dari Star Legends digantikan Uston Nawawi. Baru dua menit merumput, Uston coba mempertunjukkan kesaktiannya dalam mengeksekusi tendangan jarak jauh. Sayang arah bola melebar.
Menit ke-45, Andik kembali memberikan umpan matang untuk Morientes. Meski tinggal berhadapan dengan kiper, sepakan Moro dapat diblok Ravi Murdianto. Hingga babak pertama usai, Salgado dan Morientes nampak belum kehilangan sentuhan magisnya. Hanya saja tidak bisa dipungkiri bila stamina mereka tak seprima di masa jaya. Pada paruh kedua, Morientes dan Salgado gabung dengan Star Indonesia.
Sedangkan Star Legends memasukkan sejumlah darah segar, seperti Gendut Doni, Indrianto Nugroho, Anang Ma'ruf, Alex Pulalo dan Taufiq. Babak kedua baru masuk menit ke-52, Andik Vermanyah mencatatkan namanya di papan skor. Meneruskan crossing Anang Ma'ruf, Andik berhasil mencuri bola dari Rudolf Yanto sebelum menjebol gawang Awan Setho. Morientes membuka peluang untuk Star Indonesia di menit ke-60. Tapi bola berhasil digagalkan kiper Hendro Kartiko.
Star Indonesia akhirnya menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat Hendra Sandi Gunawan di menit ke-67. Mendapat assist dari Morientes, Sandi berhasil memperdaya Hendro Kartiko. Menit ke-77, Martinus membuat Star Indonesia unggul 2-1. Meski sudah memasuki 15 menit akhir pertandingan, stamina para pemain Star Legends belum habis. Mereka bahkan tetap bersemangat untuk mengejar ketertinggalan.
Gendut Doni melepaskan sepakan dari dalam kotak penalti menit ke-86, tapi bola melambung. Semenit berikutnya, tendangan mendatar Morientes dapat ditepis Hendro Kartiko. Hendro kembali menepis peluang Morientes di menit ke-89. Skor 2-1 untuk kemenangan Star Indonesia bertahan hingga bubar laga. [initial]
(faw/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Morientes: Kylian Mbappe Bakal Pindah ke Real Madrid Musim Depan
Liga Spanyol 26 Januari 2022, 14:34
-
Karim Benzema: Tua, Kapten, Tanggung jawab, dan Pemain Komplet
Liga Spanyol 6 Oktober 2021, 14:51
-
Wahai Eden Hazard, Segera Minta Maaf Ke Fans Real Madrid
Liga Champions 7 Mei 2021, 05:38
-
Tamu Dihantam Badai Cedera, Real Madrid Pantang Remehkan Liverpool
Liga Champions 6 April 2021, 09:35
-
Dalam Kondisi Terbaiknya, Hazard Dinilai Selevel Lionel Messi
Liga Spanyol 8 September 2020, 23:55
LATEST UPDATE
-
Michael Carrick Patah Hati! Mantan Anak Asunya Ogah Gabung MU!
Liga Inggris 7 Juni 2026, 07:30
-
Hasil Brasil vs Mesir: Endrick Jadi Penentu Kemenangan Selecao
Piala Dunia 7 Juni 2026, 07:26
-
Prediksi Timnas Indonesia U-19 vs Vietnam U-19 7 Juni 2026
Tim Nasional 7 Juni 2026, 07:00
-
Lewis Hall Mahal, MU Kejar Bek Lincah Barcelona Ini
Liga Inggris 7 Juni 2026, 06:00
-
Bintang Everton Ini Tolak Kontrak Baru Demi Gabung MU
Liga Inggris 7 Juni 2026, 05:40
-
Wonderkid MU Ini Kaget Tiba-tiba Diminta Main di Piala Dunia 2026!
Piala Dunia 7 Juni 2026, 05:20
-
Anthony Martial Tinggalkan Klubnya Setelah Hanya 20 Laga
Bola Dunia Lainnya 7 Juni 2026, 04:55
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47








