Review ISL: Persela Lumat PSM 3-1
Editor Bolanet | 27 Februari 2014 21:07
- Persela Lamongan berhasil bangkit dari kekalahan di Tenggarong. Meladeni perlawanan PSM Makassar di Stadion Surajaya, Kamis (27/2) malam ini, Laskar Joko Tingkir menang dengan skor telak 3-1. Ini adalah kemenangan kedua bagi tim kebanggan LA Mania ini.
Kedua tim masih saling meraba kekuatan di lima menit awal pertandingan. Baru menginjak menit ke-11 babak pertama, Roman Golian membuat tuan rumah unggul 1-0. Memanfaatkan kesalahan komunikasi antara Andi Oddang dengan kiper Markus Haris Maulana, Roman dengan mudah mencocorkan bola ke gawang Juku Eja, julukan PSM.
Absennya banyak penggawa PSM membuat pertandingan berjalan timpang. Pelatih Rudy Keltjes tak dapat menurunkan Ardan Aras, Mario Costas, Syamsul Chaerudin karena cedera. Sedangkan Michael Baird absen karena akumulasi kartu kuning. Hingga menit ke-25, laga dikuasai tuan rumah. Sedangkan tim tamu hanya mengandalkan counter attack.
Memasuki menit ke-32, giliran Arif Ariyanto yang mencatatkan namanya di papan skor. Memanfaatkan blunder yang dibuat bek PSM, sepakan Arif gagal diamankan kiper Markus Haris Maulana. Gol mantan penggawa Persebaya ini sekaligus mengubah kedudukan menjadi 2-0 untuk keunggulan Laskar Joko Tingkir, julukan Persela Lamongan.
Menjelang pertandingan usai, Persela terus menggempur pertahanan PSM. Untuk memperbaiki lini belakang, pelatih Rudy Keltjes memasukkan Djayusman Triasdi menggantikan Agung Prasetyo. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum. Masuk awal babak kedua, Juku Eja meningkatkan aktifitas serangan mereka ke pertahanan Persela. Tapi hingga menit ke-60, tak ada perubahan skor.
Justru tuan rumah mampu memperbesar keunggulan menjadi 3-0 setelag. Zainal Arifin mencetak gol pada menit ke-68. Gol ketiga ini memompa semangat anak-anak Lamongan untuk memperbesar keunggulan. Baru pada menit ke-81, PSM memperkecil skor menjadi 1-3 lewat free kick kapten kesebelasan, Ponaryo Astaman.
PSM harus bermain dengan 10 orang setelah Andi Oddang menderita cedera. Sementara slot pergantian pemain sudah habis. Kalah jumlah pemain membuat Pasukan Ramang tertekan oleh tuan rumah. Skor 3-1 untuk keunggulan Persela bertahan hingga pluit panjang. (faw/dzi)
Kedua tim masih saling meraba kekuatan di lima menit awal pertandingan. Baru menginjak menit ke-11 babak pertama, Roman Golian membuat tuan rumah unggul 1-0. Memanfaatkan kesalahan komunikasi antara Andi Oddang dengan kiper Markus Haris Maulana, Roman dengan mudah mencocorkan bola ke gawang Juku Eja, julukan PSM.
Absennya banyak penggawa PSM membuat pertandingan berjalan timpang. Pelatih Rudy Keltjes tak dapat menurunkan Ardan Aras, Mario Costas, Syamsul Chaerudin karena cedera. Sedangkan Michael Baird absen karena akumulasi kartu kuning. Hingga menit ke-25, laga dikuasai tuan rumah. Sedangkan tim tamu hanya mengandalkan counter attack.
Memasuki menit ke-32, giliran Arif Ariyanto yang mencatatkan namanya di papan skor. Memanfaatkan blunder yang dibuat bek PSM, sepakan Arif gagal diamankan kiper Markus Haris Maulana. Gol mantan penggawa Persebaya ini sekaligus mengubah kedudukan menjadi 2-0 untuk keunggulan Laskar Joko Tingkir, julukan Persela Lamongan.
Menjelang pertandingan usai, Persela terus menggempur pertahanan PSM. Untuk memperbaiki lini belakang, pelatih Rudy Keltjes memasukkan Djayusman Triasdi menggantikan Agung Prasetyo. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum. Masuk awal babak kedua, Juku Eja meningkatkan aktifitas serangan mereka ke pertahanan Persela. Tapi hingga menit ke-60, tak ada perubahan skor.
Justru tuan rumah mampu memperbesar keunggulan menjadi 3-0 setelag. Zainal Arifin mencetak gol pada menit ke-68. Gol ketiga ini memompa semangat anak-anak Lamongan untuk memperbesar keunggulan. Baru pada menit ke-81, PSM memperkecil skor menjadi 1-3 lewat free kick kapten kesebelasan, Ponaryo Astaman.
PSM harus bermain dengan 10 orang setelah Andi Oddang menderita cedera. Sementara slot pergantian pemain sudah habis. Kalah jumlah pemain membuat Pasukan Ramang tertekan oleh tuan rumah. Skor 3-1 untuk keunggulan Persela bertahan hingga pluit panjang. (faw/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs PSM Makassar 16 Oktober 2026
Bola Indonesia 15 Oktober 2026, 16:27
-
Hasil BRI Super League: Java United Tekuk Borneo FC, PSS Libas PSM Makassar
Bola Indonesia 11 Oktober 2026, 17:50
-
Makin Kuat! Wakili Indonesia di Kompetisi Regional, Borneo FC Dapat Sokongan Mitra Baru!
Bola Indonesia 22 September 2026, 21:43
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Persita 19 September 2026
Bola Indonesia 18 September 2026, 15:48
-
Hasil BRI Suoer League Sore Ini: Persita dan PSM Raih Comeback Dramatis!
Bola Indonesia 13 September 2026, 17:30
LATEST UPDATE
-
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 23:56
-
Ezri Konsa Bikin Arsenal Tetap Kokoh Walau Tanpa William Saliba
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 22:25
-
Kinerja Jose Mourinho yang Memuaskan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:16
-
Menang di Markas Barcelona, Real Madrid dan Jose Mourinho Dapat Pujian dari Ronaldo
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:01
-
Kabar Buruk bagi Inter, Lautaro Martinez Terancam Absen di Derby Milan
Liga Italia 27 Oktober 2026, 20:46
-
Candaan Diktator Berujung Petaka, Kylian Mbappe Terancam Diboikot China!
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 20:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



