Review: Laga Perdana SCM Cup, Arema Cronus Bekuk Naga Mekes
Editor Bolanet | 18 Januari 2015 17:14
- Arema Cronus memulai perjalanan mereka pada SCM Cup 2015 dengan mulus. Menjamu Mitra Kukar di Stadion Kanjuruhan Malang, Minggu (18/01), anak asuh Suharno ini menang dengan skor 5-2.
Arema Cronus memulai laga yang merupakan ajang kompetitif pertama bagi mereka dengan kikuk. Meski langsung tampil menyerang, buruknya koordinasi mereka membuat serangan demi serangan mereka kandas di kaki barisan belakang Mitra Kukar.
Menit delapan, serangan Arema akhirnya membuahkan peluang pertama. Namun, sundulan Hendro Siswanto, memanfaatkan umpan diagonal Hasim Kipuw, melenceng dari gawang Wawan Hendrawan.
Lima menit berselang, giliran I Gede Sukadana yang memiliki peluang mencetak gol. Namun, sepakan gelandang Arema ini masih melambung di atas gawang Mitra Kukar.
Asyik menyerang, gawang Arema nyaris kebobolan. Memanfaatkan buruknya koordinasi barisan belakang Arema, Septian David Maulana nyaris membobol gawang Made Wardhana. Namun, sepakan eks penggawa Timnas U-19 ini terlalu lemah. Walhasil, Made Wardhana bisa mengantisipasi bola yang meluncur ke gawangnya.
Menit 18, lagi-lagi barisan belakang Arema menunjukkan koordinasi yang buruk. Hasilnya, tanpa pengawalan, Dibyo Cesario melaju sendirian tak terkawal ke kotak penalti tuan rumah. Beruntung bagi Arema, Fabiano Beltrame mampu mencuri bola dari Dibyo.
Arema akhirnya bisa unggul pada menit 24. Tendangan bebas Ahmad Bustomi memantul tanah dan meluncur ke gawang Mitra Kukar. Wawan Hendrawan tak bisa berbuat apapun mencegah bola membobol gawangnya. Pasalnya, Wawan berkonsentrasi mengantisipasi pergerakan Cristian Gonzales di mulut gawangnya.
Mitra Kukar tak perlu waktu lama menyamakan kedudukan. Dua menit berselang, memanfaatkan kelengahan lini belakang Arema, Diego Michiels melakukan solo-run dan mengakhiri aksi individunya dengan sepakan keras ke gawang Arema.
Kembali imbang membuat tensi pertandingan kian tinggi. Arema dan Mitra Kukar bergantian melepas serangan ke pertahanan tim lawan.
Menit 38, Arema akhirnya kembali unggul. Memanfaatkan sodoran Abblode Yao Rudy, Cristian Gonzales melepas tendangan keras ke sisi kiri gawang Mitra Kukar. Meski sudah berupaya melompat menjangkau bola, Wawan Hendrawan harus menyaksikan gawangnya bobol kedua kalinya di babak pertama ini.
Tiga menit babak kedua dimulai, Arema memiliki peluang menambah keunggulan. Namun, kali ini, sepakan Cristian Gonzales masih melambung jauh di atas mistar gawang Mitra Kukar.
Menit 50, giliran Sukadana nyaris membobol gawang Mitra Kukar. Memanfaatkan posisi Wawan yang maju meninggalkan sarangnya, Sukadana menendang bola tinggi melewati jangkauan Wawan. Namun, kali ini bola hanya membentur mistar gawang.
Mitra Kukar sempat membahayakan gawang Arema pada menit 62. Namun, sepakan Yogi Rahadian masih menyamping gawang Made Wardhana.
Enam menit berselang giliran Anindito Wahyu memiliki peluang membobol gawang Arema. Namun kali ini Made Wardhana tangkas mengantisipasi arah bola.
Menit 71, Samsul Arif menambah keunggulan Arema Cronus. Menerima sodoran Ahmad Noviandani, Samsul melepaskan sepakan keras ke gawang Mitra Kukar.
Samsul nyaris menggandakan pundi-pundi golnya pada menit 75. Namun, sepakannya kali ini masih tipis melenceng dari gawang Wawan Hendrawan.
Lima menit berselang, Arema kembali menambah gol mereka. Memanfaatkan sundulan Cristian Gonzales, dari sepak pojok Ahmad Bustomi, Victor Igbonefo mencocor bola ke gawang Mitra Kukar.
Kian jauh unggul, Arema kian nyaman dalam mengendalikan jalannya pertandingan. Beberapa kali serbuan mereka membuat barisan pertahanan Mitra Kukar kelabakan.
Lima menit sebelum laga usai, Mitra Kukar memperkecil ketinggalan mereka. Melalui eksekusi penalti, menyusul pelanggaran Fabiano Beltrame pada Diego Michiels, Zulkifli Syukur membobol gawang Made Wardhana.
Ahmad Noviandani akhirnya mencatatkan namanya pada daftar pencetak gol. Menit 90, memanfaatkan kacaunya lini belakang Mitra Kukar, dia mencetak gol kelima Arema. (den/dim)
Arema Cronus memulai laga yang merupakan ajang kompetitif pertama bagi mereka dengan kikuk. Meski langsung tampil menyerang, buruknya koordinasi mereka membuat serangan demi serangan mereka kandas di kaki barisan belakang Mitra Kukar.
Menit delapan, serangan Arema akhirnya membuahkan peluang pertama. Namun, sundulan Hendro Siswanto, memanfaatkan umpan diagonal Hasim Kipuw, melenceng dari gawang Wawan Hendrawan.
Lima menit berselang, giliran I Gede Sukadana yang memiliki peluang mencetak gol. Namun, sepakan gelandang Arema ini masih melambung di atas gawang Mitra Kukar.
Asyik menyerang, gawang Arema nyaris kebobolan. Memanfaatkan buruknya koordinasi barisan belakang Arema, Septian David Maulana nyaris membobol gawang Made Wardhana. Namun, sepakan eks penggawa Timnas U-19 ini terlalu lemah. Walhasil, Made Wardhana bisa mengantisipasi bola yang meluncur ke gawangnya.
Menit 18, lagi-lagi barisan belakang Arema menunjukkan koordinasi yang buruk. Hasilnya, tanpa pengawalan, Dibyo Cesario melaju sendirian tak terkawal ke kotak penalti tuan rumah. Beruntung bagi Arema, Fabiano Beltrame mampu mencuri bola dari Dibyo.
Arema akhirnya bisa unggul pada menit 24. Tendangan bebas Ahmad Bustomi memantul tanah dan meluncur ke gawang Mitra Kukar. Wawan Hendrawan tak bisa berbuat apapun mencegah bola membobol gawangnya. Pasalnya, Wawan berkonsentrasi mengantisipasi pergerakan Cristian Gonzales di mulut gawangnya.
Mitra Kukar tak perlu waktu lama menyamakan kedudukan. Dua menit berselang, memanfaatkan kelengahan lini belakang Arema, Diego Michiels melakukan solo-run dan mengakhiri aksi individunya dengan sepakan keras ke gawang Arema.
Kembali imbang membuat tensi pertandingan kian tinggi. Arema dan Mitra Kukar bergantian melepas serangan ke pertahanan tim lawan.
Menit 38, Arema akhirnya kembali unggul. Memanfaatkan sodoran Abblode Yao Rudy, Cristian Gonzales melepas tendangan keras ke sisi kiri gawang Mitra Kukar. Meski sudah berupaya melompat menjangkau bola, Wawan Hendrawan harus menyaksikan gawangnya bobol kedua kalinya di babak pertama ini.
Tiga menit babak kedua dimulai, Arema memiliki peluang menambah keunggulan. Namun, kali ini, sepakan Cristian Gonzales masih melambung jauh di atas mistar gawang Mitra Kukar.
Menit 50, giliran Sukadana nyaris membobol gawang Mitra Kukar. Memanfaatkan posisi Wawan yang maju meninggalkan sarangnya, Sukadana menendang bola tinggi melewati jangkauan Wawan. Namun, kali ini bola hanya membentur mistar gawang.
Mitra Kukar sempat membahayakan gawang Arema pada menit 62. Namun, sepakan Yogi Rahadian masih menyamping gawang Made Wardhana.
Enam menit berselang giliran Anindito Wahyu memiliki peluang membobol gawang Arema. Namun kali ini Made Wardhana tangkas mengantisipasi arah bola.
Menit 71, Samsul Arif menambah keunggulan Arema Cronus. Menerima sodoran Ahmad Noviandani, Samsul melepaskan sepakan keras ke gawang Mitra Kukar.
Samsul nyaris menggandakan pundi-pundi golnya pada menit 75. Namun, sepakannya kali ini masih tipis melenceng dari gawang Wawan Hendrawan.
Lima menit berselang, Arema kembali menambah gol mereka. Memanfaatkan sundulan Cristian Gonzales, dari sepak pojok Ahmad Bustomi, Victor Igbonefo mencocor bola ke gawang Mitra Kukar.
Kian jauh unggul, Arema kian nyaman dalam mengendalikan jalannya pertandingan. Beberapa kali serbuan mereka membuat barisan pertahanan Mitra Kukar kelabakan.
Lima menit sebelum laga usai, Mitra Kukar memperkecil ketinggalan mereka. Melalui eksekusi penalti, menyusul pelanggaran Fabiano Beltrame pada Diego Michiels, Zulkifli Syukur membobol gawang Made Wardhana.
Ahmad Noviandani akhirnya mencatatkan namanya pada daftar pencetak gol. Menit 90, memanfaatkan kacaunya lini belakang Mitra Kukar, dia mencetak gol kelima Arema. (den/dim)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bangladesh vs Malaysia 25 September 2026
Tim Nasional 24 September 2026, 19:21
-
Hitung-hitungan Ranking FIFA Timnas Indonesia vs Singapura: Jika Menang, Bisa Naik 2 Tingkat
Tim Nasional 24 September 2026, 19:16
-
Ranking FIFA Peserta FIFA ASEAN Cup 2026: Indonesia Masuk 3 Besar, Thailand Teratas
Tim Nasional 24 September 2026, 18:49
-
Zinedine Zidane Panggil Pemain MU ini ke Timnas Senior Prancis
Piala Eropa 24 September 2026, 17:49
-
Adu Tajam Ole Romeny vs Ilhan Fandi: Siapa Bakal Cetak Gol di Laga Indonesia vs Singapura?
Tim Nasional 24 September 2026, 17:43
-
Cabor Menembak Tambah Medali Perak Tim Indonesia di Asian Games 2026
Olahraga Lain-Lain 24 September 2026, 17:18
-
3 Kekalahan Beruntun Bikin Mental PSS Sleman Tertekan
Bola Indonesia 24 September 2026, 17:13
-
Bintang Timnas Portugal ini Dukung Lamine Yamal Menangkan Ballon d'Or 2026
Liga Spanyol 24 September 2026, 17:07
-
Luke Vickery dan Dion Markx Menanti Debut Bersama Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
Tim Nasional 24 September 2026, 16:46
-
Aneh Tapi Nyata! Pemain Sejago Raphinha Tidak Masuk 30 Besar Ballon d'Or 2026
Liga Spanyol 24 September 2026, 16:32
-
Bintang Bangladesh Terpukau Progres Timnas Indonesia: Kaget Jika Gagal ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 24 September 2026, 16:16
-
Timnas Indonesia Jadi Skuad Termuda di FIFA ASEAN Cup 2026: Rerata Usia 26,7 Tahun
Tim Nasional 24 September 2026, 16:04
-
Diincar MU, Bintang Crystal Palace Ini Siap untuk Geser ke Old Trafford?
Liga Inggris 24 September 2026, 16:00
-
Sayu Bella Sukma Dewi Tambah Medali Tim Indonesia di Asian Games 2026
Olahraga Lain-Lain 24 September 2026, 15:53
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33





