Review Menpora Cup: Lumat Mitra Kukar, Arema Puncaki Grup B
Editor Bolanet | 23 September 2013 20:48
- Arema Indonesia kembali sukses mengemas poin penuh dalam ajang Menpora Cup 2013. Menjamu Mitra Kukar, di Stadion Kanjuruhan, Senin (23/09), Greg Nwokolo dan kawan-kawan mengakhiri laga dengan kemenangan 4-1.
Arema langsung menyerang begitu laga dimulai. Trio Keith Kayamba Gumbs, Cristian Gonzales dan Greg Nwokolo, yang menjadi trisula serangan Arema langsung menebar teror bagi lini belakang Mitra Kukar. Sayang duet Hamka Hamzah dan Rahmad Latif tampil kokoh membuat benteng Kukar belum tertembus.
Sementara itu, Mitra Kukar yang ogah dijadikan bulan-bulanan mencoba menekan balik melalui kecepatan Frangi Pane dan Zulham Zamrun.
Jual beli serangan terjadi sampai menit 19 ketika Arema akhirnya sukses membobol gawang Kukar. Kesalahan Syamsidar mengantisipasi umpan Gumbs dimanfaatkan Cristian Gonzales menyontek bola ke gawang yang sudah kosong.
Ketinggalan, Kukar berusaha menggencarkan serangan ke pertahanan Arema. Namun upaya Ilija Spasojevic dan kawan-kawan masih bisa diredam duet Munhar dan Thierry Gatthuesi.
Sebaliknya, meski telah unggul, Arema tetap menunjukkan permainan agresif. Beberapa kali pergerakan Gonzales dan Gumbs membuat kocar-kacir lini pertahanan Kukar.
Menit 43 petaka akhirnya menghampiri kubu Mitra Kukar. Bola liar hasil duel udara Edmar dan Hamka Hamzah coba disapu Syamsidar. Sayang, alih-alih menjauh dari area berbahaya, bola justru melintir dan masuk ke gawangnya sendiri.
Di babak kedua, Syamsidar -yang kerap membuat blunder di babak pertama- ditarik keluar. Posisinya diganti Joice Sorongan.
Pergantian kiper ini tak membuat gawang Kukar lebih aman. Terbukti, belum genap semenit laga babak kedua dimulai, gawang anak asuh Stefan Hanson ini kembali bobol. Sepakan keras Gonzales dari luar kotak penalti tak bisa diantisipasi Sorongan.
Tertinggal tiga gol, Hansson menginstruksikan anak asuhnya bermain lebih menyerang. Untuk menambah tajam serangan, dia memasukkan Jajang Mulyana, menggantikan Spasojevic yang sudah terpincang-pincang.
Upaya Kukar sedikit menampakkan hasil. Menit 54, barisan penyerang mereka mampu mengurung pertahanan Arema. Beruntun I Made Wardana cekatan mengamankan gawangnya.
Alih-alih mencetak gol, gawang Kukar kembali bobol. Sepakan keras Greg Nwokolo menit 64 sempat membentur Rahmad Latif dan membuat bola berubah arah sehingga tak bisa diantisipasi Joice Sorongan.
Menit 77, Mitra Kukar mampu mencetak gol balasan melalui Raphael Maitimo. Sepakan gelandang Timnas Indonesia ini dari sisi kanan gawang Arema tak mampu ditahan Made Wardana.
Jelang laga usai, kedua tim melakukan jual beli serangan. Namun, sampai wasit Juwari meniup peluit panjang, tanda laga berakhir, tak ada tambahan gol tercipta.
Dengan kemenangan ini, peluang Arema melaju ke partai final kian besar. Saat ini, mereka berada di puncak klasemen Grup B dengan raihan enam poin dari dua kali kemenangan. Sementara, kekalahan ini membuat Mitra Kukar terjerembab di dasar klasemen tanpa raihan poin sama sekali. (den/dzi)
Arema langsung menyerang begitu laga dimulai. Trio Keith Kayamba Gumbs, Cristian Gonzales dan Greg Nwokolo, yang menjadi trisula serangan Arema langsung menebar teror bagi lini belakang Mitra Kukar. Sayang duet Hamka Hamzah dan Rahmad Latif tampil kokoh membuat benteng Kukar belum tertembus.
Sementara itu, Mitra Kukar yang ogah dijadikan bulan-bulanan mencoba menekan balik melalui kecepatan Frangi Pane dan Zulham Zamrun.
Jual beli serangan terjadi sampai menit 19 ketika Arema akhirnya sukses membobol gawang Kukar. Kesalahan Syamsidar mengantisipasi umpan Gumbs dimanfaatkan Cristian Gonzales menyontek bola ke gawang yang sudah kosong.
Ketinggalan, Kukar berusaha menggencarkan serangan ke pertahanan Arema. Namun upaya Ilija Spasojevic dan kawan-kawan masih bisa diredam duet Munhar dan Thierry Gatthuesi.
Sebaliknya, meski telah unggul, Arema tetap menunjukkan permainan agresif. Beberapa kali pergerakan Gonzales dan Gumbs membuat kocar-kacir lini pertahanan Kukar.
Menit 43 petaka akhirnya menghampiri kubu Mitra Kukar. Bola liar hasil duel udara Edmar dan Hamka Hamzah coba disapu Syamsidar. Sayang, alih-alih menjauh dari area berbahaya, bola justru melintir dan masuk ke gawangnya sendiri.
Di babak kedua, Syamsidar -yang kerap membuat blunder di babak pertama- ditarik keluar. Posisinya diganti Joice Sorongan.
Pergantian kiper ini tak membuat gawang Kukar lebih aman. Terbukti, belum genap semenit laga babak kedua dimulai, gawang anak asuh Stefan Hanson ini kembali bobol. Sepakan keras Gonzales dari luar kotak penalti tak bisa diantisipasi Sorongan.
Tertinggal tiga gol, Hansson menginstruksikan anak asuhnya bermain lebih menyerang. Untuk menambah tajam serangan, dia memasukkan Jajang Mulyana, menggantikan Spasojevic yang sudah terpincang-pincang.
Upaya Kukar sedikit menampakkan hasil. Menit 54, barisan penyerang mereka mampu mengurung pertahanan Arema. Beruntun I Made Wardana cekatan mengamankan gawangnya.
Alih-alih mencetak gol, gawang Kukar kembali bobol. Sepakan keras Greg Nwokolo menit 64 sempat membentur Rahmad Latif dan membuat bola berubah arah sehingga tak bisa diantisipasi Joice Sorongan.
Menit 77, Mitra Kukar mampu mencetak gol balasan melalui Raphael Maitimo. Sepakan gelandang Timnas Indonesia ini dari sisi kanan gawang Arema tak mampu ditahan Made Wardana.
Jelang laga usai, kedua tim melakukan jual beli serangan. Namun, sampai wasit Juwari meniup peluit panjang, tanda laga berakhir, tak ada tambahan gol tercipta.
Dengan kemenangan ini, peluang Arema melaju ke partai final kian besar. Saat ini, mereka berada di puncak klasemen Grup B dengan raihan enam poin dari dua kali kemenangan. Sementara, kekalahan ini membuat Mitra Kukar terjerembab di dasar klasemen tanpa raihan poin sama sekali. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Klub Liga 2 Sudah Terima Subsidi dari PT LIB
Bola Indonesia 20 Mei 2020, 22:17
-
Iwan Bule Desak 5 Klub Liga 2 Lunasi Tunggakan Gaji
Bola Indonesia 13 Maret 2020, 20:06
-
Endri Irawan Ingin Majukan Sepak Bola Indonesia Lewat Exco PSSI
Bola Indonesia 30 Oktober 2019, 04:14
LATEST UPDATE
-
Tantang Australia, Menang Harga Mati untuk Timnas Indonesia U-20
Tim Nasional 6 September 2026, 11:00
-
Jadwal Timnas Indonesia U-20 vs Australia Sore Ini: Laga Hidup dan Mati Garuda Muda!
Liga Inggris 6 September 2026, 10:30
-
Messi Bikin Assist, Inter Miami Dua Kali Kena Comeback Atlanta United
Bola Dunia Lainnya 6 September 2026, 10:08
-
Real Madrid Terpeleset Lawan Real Betis, Bos Barcelona: Bodo Amat!
Liga Spanyol 6 September 2026, 10:00
-
Tantang Valencia, Lamine Yamal Bakal Absen Bela Barcelona?
Liga Spanyol 6 September 2026, 09:30
-
Jamu Chelsea, 3 Pemain Arsenal Berpotensi Comeback
Liga Inggris 6 September 2026, 09:00
-
Arsenal vs Chelsea, Mikel Arteta Siap Kesampingkan Pertemanan dengan Xabi Alonso
Liga Inggris 6 September 2026, 08:30
-
Xabi Alonso Terheran-heran dengan Kegacoran Morgan Rogers di Chelsea
Liga Inggris 6 September 2026, 08:00
-
Tantang Arsenal, Moises Caicedo Bisa Perkuat Chelsea?
Liga Inggris 6 September 2026, 07:30
-
MU Tandang ke Everton, Benjamin Sesko Sudah Siap Jadi Starter?
Liga Inggris 6 September 2026, 07:00
-
Michael Carrick Prediksi MU Bakal Kerepotan di Kandang Everton
Liga Inggris 6 September 2026, 06:30
-
Bos Inter Milan Sanjung Napoli: Mereka Lawan yang Benar-benar Merepotkan!
Liga Italia 6 September 2026, 06:00
-
Cristiano Ronaldo Tak Berkutik, Al-Nassr Telan Kekalahan Pertama di Musim 2026/2027
Asia 6 September 2026, 05:28
-
Comeback Lawan Napoli, Chivu Sanjung Mental Juara Inter Milan
Liga Inggris 6 September 2026, 05:03
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51



